lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Hasil Kroasia vs Ghana pada laga terakhir Grup L Piala Dunia 2026 berakhir sesuai prediksi. Kroasia menang tipis 2-1 atas Ghana, sekaligus membuktikan bahwa prediksi skor yang sebelumnya kami sajikan benar-benar terjadi. Kemenangan ini membawa Luka Modric dan kolega melenggang ke babak 32 besar sebagai runner-up grup, sementara Ghana harus berharap lewat jalur peringkat ketiga terbaik.
Keberhasilan menebak hasil pertandingan ini menjadi bukti bahwa duel Kroasia kontra Ghana memang diprediksi berlangsung ketat. Ghana sempat memberi perlawanan sengit, namun pengalaman para pemain senior Kroasia kembali menjadi pembeda di momen-momen krusial.
Hasil Kroasia vs Ghana Berjalan Ketat Sejak Awal
Kroasia langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit-menit awal. Penguasaan bola mereka mencapai 53 persen dengan distribusi umpan yang sangat rapi.
Tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-31. Martin Baturina mengirimkan umpan matang kepada Petar Sucic yang sukses menaklukkan penjaga gawang Ghana untuk membawa Kroasia unggul 1-0.
Meski memimpin, Kroasia tak mampu benar-benar mengendalikan jalannya pertandingan. Ghana justru tampil lebih berani setiap kali memperoleh ruang untuk melakukan serangan balik.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan tipis Kroasia.
Ghana Bangkit, Kroasia Menjawab Lewat Pengalaman
Memasuki babak kedua, Ghana tampil jauh lebih agresif. Perubahan strategi langsung membuahkan hasil pada menit ke-73 ketika Dennis Luckassen sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Gol tersebut sempat membuat pertandingan kembali terbuka.
Namun hanya berselang 10 menit, kualitas para pemain senior Kroasia kembali berbicara. Luka Modric memperlihatkan visi bermain luar biasa dengan mengirim assist yang diselesaikan Nikola Vlasic menjadi gol kemenangan pada menit ke-83.
Gol itu sekaligus memastikan Kroasia mengamankan kemenangan penting dengan skor 2-1.
Legiun Veteran Jadi Pembeda
Meski dihuni banyak pemain muda, identitas Kroasia tetap bertumpu pada pengalaman para pemain senior.
Luka Modric kembali menjadi motor permainan di lini tengah. Gelandang veteran tersebut tampil tenang mengatur tempo, mendistribusikan bola, hingga menyumbang assist penting bagi gol kemenangan Nikola Vlasic.
Pengalaman para pemain seperti Modric, Ivan Perisic, hingga Mateo Kovacic membuat Kroasia mampu tetap tenang ketika Ghana berhasil menyamakan kedudukan.
Inilah yang menjadi pembeda utama dibanding Ghana yang beberapa kali kehilangan konsentrasi di fase akhir pertandingan.
Statistik Tidak Sepenuhnya Berpihak pada Kroasia
Menariknya, statistik pertandingan menunjukkan duel berlangsung cukup seimbang.
Kroasia menguasai bola sebanyak 53 persen, sedangkan Ghana memperoleh 47 persen.
Kroasia mencatatkan 8 tembakan dengan 4 mengarah ke gawang, sementara Ghana melepaskan 6 tembakan dan hanya satu yang tepat sasaran.
Walaupun Ghana memiliki nilai expected goals (xG) 0,73, lebih tinggi dibanding Kroasia yang hanya 0,42, efektivitas penyelesaian akhir menjadi faktor penentu kemenangan tim Eropa tersebut.
Akurasi operan Kroasia juga mencapai 91 persen, menunjukkan kualitas permainan yang tetap terjaga hingga akhir laga.
Kroasia Melangkah, Ghana Masih Menunggu
Kemenangan ini memastikan Kroasia finis di posisi kedua Grup L dengan koleksi enam poin, menemani Inggris yang menjadi juara grup.
Sementara Ghana mengakhiri fase grup dengan empat poin dan masih harus menunggu hasil dari grup lain untuk menjaga peluang lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Prediksi skor yang tepat sejak sebelum pertandingan sekaligus memperlihatkan bahwa pengalaman Kroasia memang menjadi faktor utama dalam laga ini. Ketika pertandingan berjalan ketat, Legiun Veteran kembali membuktikan kelasnya dan membawa negaranya melangkah ke fase gugur Piala Dunia 2026. (HS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.

