Polusi Berbahaya Terdeteksi di Kawasan Pabrik Kapur Cipatat, 39 Perusahaan Diselidiki

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG BARAT. Hasil uji laboratorium awal Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat mengungkap kondisi yang patut menjadi perhatian. Tiga parameter pencemar udara di kawasan industri pengolahan batu kapur dan pertambangan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, tercatat telah melampaui baku mutu lingkungan, menandakan tingginya paparan debu dan menjadi alarm polusi pabrik Kapur di Cipatat yang perlu mendapat perhatian khusus dari Pemerintah dan warga sekitar.

Temuan ini merupakan tindak lanjut dari inspeksi lapangan yang sebelumnya dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap aktivitas puluhan perusahaan di kawasan Cipatat. Selain persoalan kualitas udara, pemerintah juga tengah menelusuri dugaan pelanggaran lingkungan dan ketenagakerjaan di sejumlah perusahaan.

Tiga Parameter Debu Melebihi Ambang Batas

Kepala DLH Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih, mengatakan hasil pengujian awal menunjukkan tiga parameter utama pencemar udara telah melampaui baku mutu, yakni Total Suspended Particulate (TSP), PM10, dan PM2,5.

Ketiga parameter tersebut merupakan indikator penting kualitas udara karena berkaitan langsung dengan partikel debu berukuran kecil yang dapat terhirup hingga masuk ke saluran pernapasan manusia. Paparan dalam jangka panjang berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di sekitar kawasan industri.

Meski demikian, DLH menegaskan hasil tersebut masih bersifat sementara dan belum menjadi kesimpulan akhir.

Uji Lanjutan Dilakukan Saat Pabrik Beroperasi Penuh

Untuk memperoleh gambaran yang lebih akurat, DLH Jawa Barat menjadwalkan pengambilan sampel lanjutan di beberapa titik ketika aktivitas pabrik dan pertambangan berlangsung normal.

Pengujian berikutnya dilakukan di area industri, kawasan publik, hingga lokasi pertambangan agar sumber pencemar dapat dipetakan secara lebih jelas. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan hasil yang lebih representatif sebelum pemerintah mengambil langkah penegakan hukum.

Sebanyak 39 Perusahaan Masuk Tahap Investigasi

Seiring munculnya temuan awal tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menyelidiki 39 perusahaan yang beroperasi di kawasan Cipatat.

DLH menerapkan metode klasterisasi dengan membagi wilayah menjadi beberapa zona pengawasan, kemudian berkoordinasi dengan Dinas ESDM, Disperindag, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, serta para ahli lingkungan untuk mengidentifikasi sumber pencemaran secara lebih rinci.

Perusahaan Diminta Kendalikan Debu

Sambil menunggu hasil investigasi akhir, DLH Jawa Barat telah meminta pelaku usaha segera melakukan langkah pengendalian pencemaran.

Beberapa rekomendasi yang diberikan antara lain menutup area penyimpanan material (stockpile) yang masih terbuka, memasang alat pengendali debu seperti dust collector, bag filter, atau cyclone, serta melakukan penyiraman jalan secara berkala guna mengurangi debu yang beterbangan.

Terancam Sanksi Administratif hingga Denda

DLH Jawa Barat menegaskan bahwa apabila hasil investigasi akhir membuktikan adanya pelanggaran dan perusahaan tidak menjalankan rekomendasi yang diberikan, pemerintah dapat menjatuhkan sanksi administratif hingga denda sesuai ketentuan yang berlaku.

Saat ini proses investigasi masih berlangsung. Pemerintah akan menggunakan hasil pengujian lanjutan sebagai dasar untuk menentukan langkah penegakan hukum maupun kebijakan pengendalian pencemaran udara di kawasan industri batu kapur Cipatat. (HS)


JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

PSGC Ciamis Bawa 29 Pemain, Tiga Asing Jelang Debut Liga 2

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. PSGC Ciamis memasuki tiga hari terakhir menuju...

Abu Anak Krakatau, Pemkot Tasikmalaya Siapkan PJJ jika Kualitas Udara Memburuk

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada Rabu,...

Bantuan Buku Tasikmalaya Sebesar Rp4,6 Miliar Disorot, Ada Dugaan Pengkondisian Penyedia

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Program bantuan pemerintah untuk pengadaan buku...

Beras Bantuan di Ciamis Dikeluhkan Bau dan Kusam, Bulog Klaim Kualitas Baik

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Keluhan soal kualitas beras bantuan pangan...

Jajal Becak Listrik Bantuan Presiden, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Titip Pesan untuk Penerima

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim ikut...

JAWA BARAT

Data Bencana Jawa Barat: 863 Ribu Jiwa Terdampak hingga 9 September 2026

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Data bencana Jawa Barat hingga Rabu,...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Sampai Bandung, Pemkot Siapkan Mitigasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung mulai menyiapkan langkah...

Surat Edaran Gubernur Jabar, Siaga Abu Vulkanik

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat meningkatkan...

Bandara Husein Sastranegara Ditutup akibat Abu Anak Krakatau, Estimasi hingga Pukul 16.00 WIB

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Operasional Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung...

200 Becak Listrik Cirebon Dibagikan, Pemkot Siapkan Dukungan Pengisian Daya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Sebanyak 200 unit becak listrik Cirebon telah...

Kebakaran Lahan Jawa Barat Capai 228,07 Hektare, Sukabumi Terluas

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Luas kebakaran lahan Jawa Barat mencapai 228,07...

Persib vs PSM di GBLA, 2.505 Personel Disiagakan dan Tiga Titik Disekat

lintaspriangan.com, BERITA PERSIB. Sebanyak 2.505 personel disiagakan untuk mengamankan pertandingan...

Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Mulai 6 September untuk Cegah Karhutla

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Seluruh jalur pendakian Gunung Ciremai di wilayah...

Olahraga

Popular Categories