lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali menuai apresiasi di tingkat nasional. Kali ini, penghargaan datang dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Zudan Arif Fakrulloh, yang menilai sejumlah program unggulan daerah layak dijadikan contoh bagi wilayah lain di Indonesia.
Apresiasi tersebut disampaikan saat kunjungan kerja yang dirangkaikan dengan apel pagi akbar di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Senin, 6 April 2026.
Tiga Inovasi Tasikmalaya Jadi Perhatian BKN
Dalam sambutannya, Zudan mengungkapkan kekagumannya terhadap terobosan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati.
Menurutnya, terdapat tiga program yang sangat potensial untuk direplikasi secara nasional karena memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Saya menemukan tiga program yang perlu kita kembangkan ke daerah lain. Ini lahir dari kecerdasan, empati, dan keinginan kuat untuk memajukan Kabupaten Tasikmalaya,” ujar Zudan.
Gerakan Menanam Pohon dan Pelepasan Burung
Program pertama yang mendapat apresiasi adalah gerakan menanam pohon serta pelepasan burung sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan.
Inovasi ini dinilai mampu menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap alam sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.
Langkah tersebut juga menjadi bentuk nyata komitmen daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Kebijakan 627 PPPK Diperpanjang
Sorotan berikutnya tertuju pada kebijakan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang memperpanjang masa kerja 627 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Di tengah sejumlah daerah yang justru melakukan pengurangan tenaga PPPK, keputusan ini dipandang sebagai bentuk keberpihakan terhadap aparatur sipil negara sekaligus menjaga stabilitas pelayanan publik.
Zudan menyebut langkah ini sebagai kebijakan progresif yang patut diapresiasi.
Layanan Kesehatan Jemput Bola
Program ketiga yang mendapat perhatian adalah pelayanan kesehatan jemput bola.
Melalui inovasi ini, layanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara langsung, terutama di wilayah yang akses kesehatannya masih terbatas.
Pendekatan tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mempercepat penanganan kesehatan masyarakat.
Selaras dengan Prinsip Pelayanan 4K BKN
Zudan menegaskan, seluruh inovasi tersebut sejalan dengan kebijakan BKN yang mengedepankan prinsip pelayanan 4K.
Empat prinsip itu meliputi kemudahan, kecepatan, kemanfaatan, dan kebahagiaan.
Menurutnya, pelayanan publik yang baik harus mudah diakses, cepat diberikan, memberikan manfaat nyata, serta mampu menghadirkan kebahagiaan bagi ASN maupun masyarakat.
Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik
Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen untuk terus memperkuat inovasi, memperluas kolaborasi lintas sektor, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.
Dengan apresiasi dari BKN, Kabupaten Tasikmalaya semakin menunjukkan posisinya sebagai salah satu daerah yang aktif menghadirkan inovasi pelayanan publik di Indonesia. (hs)

