lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Ciamis, Dian Budiyana, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Himpunan Artis Musisi dan Penyanyi Indonesia atau HAPMI Ciamis periode 2026–2030.
Terpilihnya Dian membawa harapan baru bagi para musisi Ciamis, penyanyi, hingga pelaku seni hiburan di Tatar Galuh. Di sisi lain, kepengurusan baru juga dinilai menghadapi pekerjaan rumah besar dalam memperkuat ekosistem seni dan industri kreatif Ciamis agar lebih berkembang dan mampu bersaing lebih luas.
Dalam keterangannya, Dian mengaku sempat tidak menyangka akan dipercaya memimpin HAPMI Ciamis. Kesibukannya sebagai kepala dinas membuat dirinya sempat ragu menerima amanah tersebut. Namun dorongan dari anggota, senior organisasi, hingga semangat memajukan dunia seni di Ciamis membuatnya akhirnya bersedia menerima mandat itu.
“Ini amanah bersama yang harus dijalankan dengan kebersamaan. Yang paling utama bagaimana HAPMI bisa hadir untuk memfasilitasi para musisi, penyanyi, dan seniman agar punya ruang berkembang dan bisa tampil di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Menurut Dian, langkah awal yang akan dilakukan adalah memperkuat komunikasi dan konsolidasi internal organisasi. Ia menilai organisasi seni Ciamis harus memiliki visi dan arah program yang jelas agar mampu menjawab perkembangan dunia seni dan hiburan saat ini.
“Organisasi harus punya visi dan program nyata. Nanti semuanya akan dibicarakan bersama melalui musyawarah, termasuk bagaimana menyikapi perkembangan seni dan musik ke depan,” katanya.
Ia memastikan kepengurusan baru akan melanjutkan berbagai program positif yang telah dibangun sebelumnya. Dian menilai HAPMI memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan industri kreatif Ciamis, khususnya di sektor musik dan hiburan.
“Kita harus meneruskan hal-hal baik yang sudah berjalan, kemudian dikembangkan agar HAPMI semakin maju dan benar-benar memberi manfaat bagi para pelaku seni,” ucapnya.
Terpilihnya Dian juga memunculkan harapan agar HAPMI Ciamis tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi ruang pembinaan dan pengembangan talenta musik daerah. Terlebih, potensi penyanyi dan musisi lokal di Kabupaten Ciamis dinilai cukup besar, termasuk dari kalangan generasi muda di wilayah pelosok.
Sejumlah laporan media sebelumnya menyebut masih banyak talenta musik daerah yang belum tersentuh pembinaan maksimal serta membutuhkan ruang tampil yang lebih luas. Bahkan, penguatan industri kreatif lokal dinilai menjadi tantangan penting bagi organisasi seni dan pemerintah daerah. (sumber)
Dalam laporan lain, HAPMI Ciamis juga pernah disebut aktif melakukan pembinaan penyanyi dan musisi berbakat dari kalangan pelajar hingga tampil di berbagai event dan panggung hiburan. (sumber)
Dian mengaku sebelum menerima amanah tersebut dirinya terlebih dahulu meminta restu dari para sesepuh organisasi, pengurus lama, hingga Bupati Ciamis. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga soliditas organisasi ke depan.
Sementara itu, Ketua Umum HAPMI Ciamis periode 2022–2026, Ang Icep, menyampaikan dukungan penuh atas terpilihnya Dian Budiyana sebagai ketua baru. Ia optimistis organisasi tersebut akan semakin berkembang di bawah kepemimpinan Dian.
“Saya mendukung penuh Pak Dian memimpin HAPMI. Dengan pengalaman dan kapasitas beliau, saya yakin organisasi ini bisa semakin maju. Program-program yang belum selesai mudah-mudahan bisa diteruskan dan ditingkatkan,” ujar Ang Icep.
Pergantian kepemimpinan di tubuh HAPMI Ciamis tersebut diharapkan menjadi momentum baru bagi kebangkitan seni dan industri kreatif daerah. Dengan potensi pelaku seni Ciamis yang cukup besar, organisasi itu diharapkan mampu melahirkan lebih banyak talenta berprestasi sekaligus membawa nama Ciamis semakin dikenal di dunia seni dan hiburan. (NID/AS)

