lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Juventus sukses membawa pulang tiga poin penting usai menundukkan Lecce dengan skor tipis 1-0 pada pekan ke-36 Liga Italia Serie A di Stadio Via del Mare, Sabtu (10/5/2026) dini hari WIB.
Laga bahkan belum berjalan lama ketika gol menit 1 Juventus langsung mengejutkan tuan rumah. Penyerang andalan Juventus, Dusan Vlahovic, berhasil mencetak gol cepat saat pertandingan baru memasuki menit pertama.
Gol tersebut lahir melalui skema serangan cepat yang membuat lini belakang Lecce belum siap sepenuhnya. Juventus langsung tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan dan mampu memanfaatkan celah di area pertahanan lawan.
Vlahovic yang menerima umpan matang tanpa ragu menuntaskan peluang menjadi gol pembuka. Stadion Via del Mare sempat terdiam karena Lecce kebobolan ketika pertandingan baru saja dimulai.
Gol menit 1 Juventus itu ternyata menjadi penentu hasil akhir pertandingan. Meski hanya unggul satu gol, Juventus tampil dominan hampir sepanjang laga dan terus memberikan tekanan kepada tuan rumah.
Berdasarkan statistik pertandingan, Juventus menguasai bola hingga 65 persen, sedangkan Lecce hanya mencatatkan 35 persen penguasaan bola. Tim tamu juga lebih agresif dalam membangun serangan dengan total 15 tembakan, sementara Lecce hanya melepaskan delapan percobaan.
Dominasi Juventus semakin terlihat dari kualitas peluang yang mereka ciptakan. Tim asal Turin tersebut membukukan expected goals (xG) sebesar 2,15, sedangkan Lecce hanya mencatatkan 0,88.
Selain itu, Juventus juga unggul dalam jumlah sentuhan di kotak penalti lawan. Mereka mencatatkan 39 sentuhan di area berbahaya Lecce, sedangkan tim tuan rumah hanya memiliki 10 sentuhan sepanjang pertandingan.
Hasil Lecce vs Juventus sebenarnya bisa berakhir dengan skor lebih besar untuk tim tamu. Juventus sempat mencetak dua gol tambahan pada babak kedua, tetapi semuanya dianulir setelah tinjauan VAR.
Gol kedua Dusan Vlahovic pada menit ke-48 dibatalkan karena offside. Tidak lama kemudian, gol Pierre Kalulu pada menit ke-59 juga dianulir dengan alasan serupa.
Walau demikian, Juventus tetap tampil lebih dominan dibanding Lecce. Mereka mampu mengontrol tempo permainan dan membuat lawan kesulitan mengembangkan serangan.
Lecce sendiri sebenarnya menunjukkan pertahanan yang cukup disiplin. Mereka melakukan 35 sapuan dan 12 pencegatan untuk menghalau serangan Juventus yang terus datang bergelombang.
Penampilan kiper Lecce juga layak mendapatkan apresiasi. Ia melakukan lima penyelamatan penting yang membuat skor tetap bertahan 1-0 hingga laga usai.
Namun, tekanan yang terus diberikan Juventus membuat Lecce kesulitan keluar dari area pertahanan sendiri. Gol menit 1 Juventus membuat tim tuan rumah dipaksa bermain di bawah tekanan hampir sepanjang pertandingan.
Dusan Vlahovic menjadi salah satu sosok paling menentukan dalam laga ini. Selain mencetak gol cepat, striker asal Serbia tersebut beberapa kali merepotkan lini belakang Lecce melalui pergerakan agresif dan kemampuan membuka ruang.
Kemenangan ini sangat penting bagi Juventus dalam persaingan papan atas klasemen Serie A terbaru. Tambahan tiga poin membuat Juventus kini mengoleksi 68 poin dari 36 pertandingan dan tetap bertahan di posisi ketiga klasemen sementara.
Mereka unggul tipis atas AC Milan yang berada tepat di bawah dengan 67 poin. Situasi tersebut membuat persaingan zona Liga Champions semakin ketat menjelang akhir musim.
Sementara itu, Lecce masih berada dekat zona degradasi. Kekalahan kandang ini membuat mereka tertahan di posisi ke-17 dengan 32 poin dan belum sepenuhnya aman dari ancaman turun kasta musim ini.
Bagi Juventus, kemenangan tipis ini tetap terasa penting. Meski hanya menang 1-0, gol cepat sejak menit pertama sudah cukup untuk membawa pulang tiga poin penting dari markas Lecce. (AS/AS)

