lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kadin Kota Tasikmalaya mencetak sejarah baru setelah menjalin kolaborasi dengan TikTok Shop melalui program TikTok Camp Afiliator yang diklaim menjadi yang pertama di Indonesia. Langkah tersebut diproyeksikan menjadi pintu pembuka penguatan ekonomi digital sekaligus promosi potensi investasi daerah.
Pj Ketua Kadin Kota Tasikmalaya, Asep Saepulloh, mengatakan kerja sama strategis itu akan mulai digulirkan dalam waktu dekat. Menurutnya, Tasikmalaya membutuhkan terobosan baru agar mampu bersaing dalam era ekonomi digital yang bergerak sangat cepat.
“Daerah harus memiliki data potensi yang jelas agar investor tertarik masuk ke Tasikmalaya,” ujar Asep saat Rapat Pimpinan Kadin Kota Tasikmalaya, Sabtu, 9 Mei 2026.
Ia menilai, keberadaan peta potensi daerah menjadi faktor penting untuk mendukung iklim investasi yang sehat. Karena itu, pihaknya ingin menghadirkan program yang bukan hanya berdampak pada promosi daerah, tetapi juga memberi ruang pertumbuhan bagi pelaku UMKM dan generasi muda.
Menurut Asep, pengembangan ekonomi digital tidak bisa dilakukan secara setengah-setengah. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor agar pelaku usaha lokal mampu mengikuti perubahan pola perdagangan yang kini bergerak menuju platform digital.
Dalam program tersebut, TikTok Shop gandeng Kadin Kota Tasikmalaya untuk memperkuat promosi produk lokal melalui ekosistem digital. Selain itu, sekitar 120 afiliator disiapkan untuk mengikuti pelatihan intensif dalam program TikTok Camp Afiliator Kadin Kota Tasikmalaya.
Program tersebut disiapkan sebagai upaya memperluas jangkauan pemasaran produk UMKM lokal melalui konten digital dan sistem afiliator. Kadin berharap produk-produk lokal Tasikmalaya dapat lebih dikenal secara luas melalui platform digital yang memiliki jangkauan nasional.
Asep menyebut, gebrakan digital Kadin Kota Tasikmalaya bersama TikTok Shop menjadi salah satu strategi memperluas pasar produk UMKM. Menurutnya, perkembangan dunia digital harus dimanfaatkan sebagai peluang ekonomi baru yang mampu menciptakan lapangan kerja.
“Kita ingin anak-anak muda Tasikmalaya punya ruang berkembang melalui ekonomi kreatif dan dunia digital,” katanya.
Selain fokus pada pengembangan afiliator, kolaborasi TikTok Shop dan Kadin Kota Tasikmalaya juga diarahkan untuk memperkuat daya tarik investasi daerah. Pihaknya berharap, langkah tersebut dapat menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif sehingga investor semakin percaya menanamkan modal di Tasikmalaya.
Sementara itu, Plh Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat yang dilakukan Kadin.
Menurutnya, Kadin Kota Tasikmalaya jadi pelopor TikTok Shop merupakan terobosan penting dalam mempercepat transformasi ekonomi digital di daerah.
“Ini langkah positif untuk membuka peluang baru bagi UMKM dan generasi muda. Saya yakin program ini bisa membawa dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Ia optimistis investasi digital Tasikmalaya bersama Kadin dan TikTok Shop dapat memperkuat promosi daerah sekaligus meningkatkan daya saing UMKM lokal di tingkat nasional. (DH)

