lintaspriangan.com, BERITA KOTA BANJAR. Menjelang pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah, Supriana menekankan pentingnya penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam kepada masyarakat dan panitia kurban di Kota Banjar. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Pelatihan Dasar Penyembelihan Hewan Kurban yang digelar di halaman Pengadilan Agama Kota Banjar, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan yang melibatkan masyarakat dan panitia kurban tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Banjar dalam meningkatkan pemahaman mengenai tata cara penyembelihan hewan kurban Kota Banjar yang benar sesuai ketentuan agama sekaligus memperhatikan aspek kesehatan hewan dan keamanan pangan.
Dalam kegiatan itu, Wakil Wali Kota Banjar hadir didampingi Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjar, serta Camat Banjar. Pelatihan berlangsung dengan materi teori dan praktik dasar penyembelihan hewan kurban yang diperagakan langsung kepada peserta.
Di hadapan peserta, Wakil Wali Kota Banjar menegaskan bahwa ibadah kurban bukan hanya kegiatan rutin tahunan saat Iduladha, tetapi juga bagian penting dari ibadah yang memiliki aturan jelas dalam syariat Islam. Karena itu, masyarakat diminta memahami seluruh tahapan kurban, mulai dari proses penyembelihan, akad, hingga pembagian daging.
Menurutnya, kesempurnaan ibadah kurban harus diperhatikan agar pelaksanaannya tidak sekadar menjadi tradisi, melainkan benar-benar sesuai ketentuan agama. Ia menyebut tata cara penyembelihan yang benar menjadi bagian penting dalam menjaga kesempurnaan ibadah umat Islam.
“Kesempurnaan ibadah merupakan hal yang wajib dilakukan, khususnya dalam penyembelihan hewan kurban. Mulai dari tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam, proses akad, sampai pembagian daging kurban harus dipahami dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa syariat kurban telah diajarkan sejak zaman para nabi dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan Iduladha umat Islam hingga sekarang. Oleh sebab itu, masyarakat diminta terus meningkatkan pemahaman agar pelaksanaan kurban berjalan sesuai tuntunan agama.
“Sebagai umat Nabi Muhammad SAW, aturan kehidupan sudah dijelaskan dalam syariat Islam, termasuk tata cara penyembelihan hewan kurban. Mudah-mudahan pelatihan ini tidak hanya menambah ilmu, tetapi juga membawa keberkahan bagi masyarakat saat Iduladha nanti,” katanya.
Selain membahas aspek syariat, pelatihan penyembelihan kurban Banjar tersebut juga memberikan edukasi mengenai kesehatan hewan kurban dan penanganan daging setelah proses penyembelihan. DKP3 Kota Banjar turut memberikan pemahaman terkait pemeriksaan kesehatan hewan, teknik penyembelihan yang baik, hingga cara menjaga kualitas daging agar tetap aman dikonsumsi masyarakat.
Materi tersebut dinilai penting karena kebutuhan hewan kurban biasanya meningkat menjelang Iduladha 2026 di Banjar. Pemerintah daerah pun mendorong panitia kurban agar lebih memahami standar penyembelihan yang baik sehingga proses distribusi daging kepada masyarakat dapat berjalan lancar dan higienis.
Melalui kegiatan itu, Pemerintah Kota Banjar berharap pemahaman masyarakat terkait kurban di Banjar semakin meningkat. Panitia kurban di masjid maupun lingkungan masyarakat juga diharapkan mampu menerapkan tata cara penyembelihan sesuai syariat sekaligus memperhatikan kesehatan hewan kurban sehat Kota Banjar agar pelaksanaan Iduladha tahun ini berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan. (NID/AS)

