Waspada! Uang Palsu di Tasikmalaya Sasar Warung Kecil

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Masyarakat Tasikmalaya, khususnya para pemilik warung kecil, diimbau untuk ekstra waspada saat menerima pembayaran uang tunai. Peringatan serius ini datang menyusul temuan peredaran uang palsu di Tasikmalaya yang modusnya terungkap menyasar para pedagang kecil.

Peringatan ini ditegaskan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Tasikmalaya, Jimmy Didi Setiawan. Hal itu disampaikannya di sela-sela pemusnahan barang bukti di halaman kantor Kejari Tasikmalaya, Senin (17/11/2025), sebagaimana dilansir berbagai media. Dalam kegiatan itu, turut dimusnahkan uang palsu senilai total Rp 28,7 juta.

Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya memusnahkan ratusan lembar uang palsu pecahan seratus ribuan. Total ada 287 lembar, atau setara dengan Rp 28.700.000, yang dimusnahkan.

Namun, yang lebih mengkhawatirkan bukanlah jumlahnya, melainkan target peredarannya.

Kajari Jimmy Didi Setiawan memberikan sorotan khusus pada temuan uang palsu ini. Menurutnya, dampak dari kejahatan ini dirasakan langsung oleh masyarakat di lapisan paling bawah.

“Masalah uang palsu (upal) ini dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Jimmy kepada wartawan.

Ia menjelaskan, para pelaku kejahatan ini sengaja tidak menyasar toko-toko besar atau pusat perbelanjaan modern. Sebaliknya, mereka justru mengarahkan targetnya ke warung-warung kelontong dan pedagang kecil yang minim alat deteksi.

Kajari: Secara Kasat Mata Sangat Mirip Asli

Alasan di balik pemilihan target itu, kata Jimmy, sangat jelas. Para pelaku ini tahu persis kelemahan yang ada di level pedagang kecil.

“Sebab tujuannya menyebarkan ke warung-warung kecil. Kan kalau di toko besar biasanya sudah ada alatnya untuk mengecek keaslian uang,” jelasnya.

Modus ini tentu sangat merugikan para pedagang kecil yang seringkali tidak memiliki alat deteksi maupun pengetahuan yang cukup untuk membedakan uang asli dan palsu.

Kekhawatiran ini diperparah dengan kualitas uang palsu yang ditemukan. Jimmy mengungkapkan, secara kasat mata, bentuk uang palsu yang dimusnahkan tersebut sangat mirip dengan uang asli. Bagi orang awam, akan sangat sulit untuk membedakannya dalam sekali lihat atau dalam transaksi yang terburu-buru.

Melihat bahaya nyata ini, Kejaksaan meminta agar otoritas terkait tidak tinggal diam.

“Maka dari itu, kejaksaan meminta agar Bank Indonesia atau perbankan aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” tegas Jimmy.

Sosialisasi ini, lanjutnya, sangat vital agar masyarakat umum, terutama pemilik warung, memiliki bekal pengetahuan cara membedakan uang palsu dengan yang asli. Ini adalah langkah pencegahan utama agar peredaran uang palsu di Tasikmalaya tidak semakin meluas dan memakan lebih banyak korban.

Dimusnahkan Bersama Ribuan Butir Psikotropika

Pemusnahan uang palsu senilai puluhan juta rupiah itu sendiri merupakan bagian dari kegiatan pemusnahan barang bukti yang lebih besar. Total, ada barang bukti dari 22 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) yang dilenyapkan hari itu.

Sementara itu, Plt Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (Kasi PAPBB), Chandra Pradipt, merinci barang bukti lain yang dimusnahkan.

“Barang bukti yang dimusnahkan meliputi psikotropika dan zat adiktif sebanyak 2.296 butir,” kata Chandra.

Selain itu, ada pula tembakau sintetis seberat 163,28 gram. Ini menunjukkan bahwa ancaman narkotika dan zat adiktif di wilayah Tasikmalaya juga masih sangat tinggi.

Barang bukti lain yang turut dimusnahkan adalah pakaian, seperti baju, celana, jaket, tas, dan masker sebanyak 27 buah, yang umumnya terkait kasus asusila. Ada pula satu buah senjata tajam, serta 69 perkakas lain seperti plat kendaraan, flashdisk, kunci, tas, telepon genggam, dan berbagai dokumen.

Chandra memastikan seluruh proses pemusnahan telah berjalan sesuai prosedur. “Barang bukti yang dimusnahkan ini sesuai dengan standar keamanan dan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Kajari Jimmy Didi Setiawan menambahkan, pemusnahan ini adalah amanat Pasal 270 KUHAP. Ini juga menjadi wujud komitmen Kejaksaan dalam menjamin transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum.

“Kami menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh aparat penegak hukum yang telah berperan dalam pelaksanaan sistem peradilan pidana di wilayah Tasikmalaya,” tutupnya. (GPS)

[td_block_2 limit="7" offset="1" category_id=""]

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

10 Kejanggalan di Balik Penetapan Dewas RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pengangkatan Dewas RSUD dr. Soekardjo Kota...

Harga Cabai Garut Naik, Rawit Hijau Tembus Rp59.571 per Kilogram

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Harga cabai Garut mengalami kenaikan berdasarkan pembaruan...

FPI Gerebek Warung Penjual Miras di Depan Polsek Ciamis, Belasan Botol Diamankan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peredaran minuman keras (miras) di Kabupaten...

264 ASN Tasikmalaya Jalani Pemetaan Kompetensi pada 8 Oktober

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebanyak 264 aparatur sipil negara akan mengikuti...

Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya Diramaikan 25 Agenda Sepanjang Oktober

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Rangkaian Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya mulai...

JAWA BARAT

Kemenimipas Ungkap Temuan dalam kasus Lapas Cibinong, Bagaimana status Indra Kenz?

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengungkap...

Geger Video Rutan Depok Pesta Disko, 2 Petugas Diperiksa: Bagaimana Barang Terlarang Bisa Masuk?

lintaspriangan.com, BERITA DEPOK. Video sejumlah orang berjoget dengan suasana...

Dua Event Jawa Barat Digelar 4 Oktober, Jazz di Bandung dan Trail Run di Garut

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Dua event Jawa Barat berlangsung...

Jembatan Paledang-Pasir Jaya Capai 95 Persen, Ditargetkan Diresmikan Pertengahan Oktober

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Pembangunan Jembatan Paledang-Pasir Jaya di Kota...

2.300 Lowongan Kerja Subang Dibuka, Pendaftaran Operator BYD Berakhir 4 Oktober

lintaspriangan.com, BERITA SUBANG. Sebanyak 2.300 lowongan kerja Subang tersedia...

Gempa Sukabumi M 4,2 Terasa hingga Cianjur, Pusat Gempa di Laut

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Gempa Sukabumi bermagnitudo 4,2 terjadi pada...

PT Wemade Indonesia Jaya di Bongas Kulon, Dari Lapangan Kerja Lokal hingga Pasar Amerika

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Di tengah berkembangnya kawasan industri di...

Papandayan Jazz Festival 2026 Dimulai Hari Ini, Ruth Sahanaya hingga Diskoria Tampil di Bandung

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Papandayan Jazz Festival 2026 dimulai di The...

Olahraga

Popular Categories