Titik Terang Masalah Padel di Kota Tasikmalaya: Case Closed!

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Polemik lapangan padel yang sempat menyeret isu perizinan, sidak DPRD, hingga keresahan pekerja, akhirnya menemukan titik terang. Rabu, 25 Februari 2026, seluruh perwakilan pengelola lapangan padel di Kota Tasikmalaya duduk satu meja dengan Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya. Forum itu menjadi titik temu bab panjang yang beberapa pekan terakhir menyita energi banyak pihak.

Dari pertemuan tersebut terungkap data resmi yang selama ini hanya beredar setengah-setengah. Total lapangan padel di Kota Tasikmalaya berjumlah 20 lokasi. Empat di antaranya telah mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Empat lainnya baru memiliki PBG dan masih menunggu SLF. Sementara 12 lokasi sisanya tengah berproses. Dari keseluruhan itu, delapan lapangan sudah beroperasi.

Angka-angka itu menjelaskan satu hal: persoalan ini bukan hitam-putih. Ada yang sudah patuh, ada yang setengah jalan, dan ada yang masih menuntaskan administrasi. Dalam posisi itulah Komisi III mengambil sikap yang lebih bijak. DPRD tidak meminta penghentian total operasional. Sebaliknya, pengelola diminta segera menyelesaikan seluruh perizinan, sementara lembaga perizinan diingatkan agar tidak mempersulit proses.

Baca Berita Tasikmalaya lainnya: Ranking 2 di Sekolah, Nisa Mengemis Tiap Malam di Pusat Kota Tasikmalaya

Keputusan itu sekaligus menjawab kekhawatiran yang sempat muncul, terutama dari para pekerja. Sebelumnya, pemberitaan di Lintas Priangan menyoroti suara pekerja lapangan yang menggantungkan hidup pada proyek padel. Bagi mereka, polemik izin bukan sekadar urusan dokumen, melainkan soal keberlanjutan pekerjaan. Ketika pembangunan tersendat, penghasilan pun ikut terancam. Di tengah sulitnya mencari kerja, proyek seperti ini menjadi harapan nyata, bukan sekadar tren olahraga kelas menengah.

Situasi itulah yang membuat polemik padel berkembang menjadi isu sensitif. Di satu sisi, ada kewajiban hukum yang tak bisa diabaikan. PBG dan SLF bukan formalitas; keduanya menyangkut standar bangunan dan kelayakan fungsi. Di sisi lain, ada perputaran ekonomi yang sudah berjalan, dari pengelola, pekerja konstruksi, hingga tenaga operasional.

Baca Berita Tasikmalaya lainnya: Ada Indikasi Korupsi di SDN Ternama di Kota Tasikmalaya, tapi Menguap!

Melalui pertemuan tadi, DPRD menyebut persoalan ini selesai di tingkat dewan. Tidak perlu lagi audiensi lanjutan. Tahap berikutnya adalah komunikasi teknis dan koordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan seluruh proses izin benar-benar dituntaskan.

Namun โ€œcase closedโ€ dalam konteks ini bukan berarti pekerjaan selesai. Justru sebaliknya, ini menjadi ujian konsistensi. Apakah proses SLF bisa dipercepat tanpa menurunkan standar? Apakah semua pengelola benar-benar menepati komitmen? dan Apakah lembaga yang mengeluarkan izin tidak mbalelo?

Baca Berita Tasikmalaya lainnya: Gerakan Pangan Murah Pemkot Tasikmalaya Dimulai Besok, Catat Lokasinya!

Padel di Kota Tasikmalaya kini berada di fase penataan. Euforia tetap ada, lapangan tetap ramai, usaha tetap berjalan. Tapi setelah riuh perdebatan, pesan yang tersisa sederhana: olahraga boleh berkembang, investasi boleh tumbuh, namun administrasi tidak boleh tertinggal, dan ujung-ujungnya tetap harus memberikan maslahat untuk masyarakat.

Baca Berita Tasikmalaya lainnya: Ade Hendar: SEABlings dan Status WNI Memicu Patriotisme Indonesia

Jika semua pihak konsisten, polemik ini akan dikenang sebagai fase transisi. Jika tidak, ia bisa kembali menjadi bola panas yang memantul lebih keras dari sebelumnya. (AS)


Berita terkait Padel Tasikmalaya:

PRIANGAN TIMUR

4 Kawasan Ini Pernah Jadi Pusat Kabupaten Tasikmalaya

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Kabupaten Tasikmalaya mencapai usia 394 tahun pada...

Kemenhaj Pangandaran Kawal Haji Inklusif 2027: Jangan Ada Jemaah yang Merasa Sendirian

lintaspriangan.com,ย BERITA PANGANDARAN.ย Perjalanan menuju Tanah Suci tidak selalu ditempuh dengan...

1.062 KK di 5 Desa Terdampak Kekeringan di Ciamis, BPBD Salurkan 50 Ribu Liter Air Bersih

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Musim kemarau mulai menunjukkan dampak kekeringan...

Krisis Air Bersih Kabupaten Tasikmalaya Meluas, 16.869 Warga Terdampak

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA.ย Krisis air bersih di Kabupaten Tasikmalaya meluas seiring...

Ketua DPRD: Kota Tasikmalaya Harus Jadi Kota yang Mendengar Anak

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA.ย  Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim, S.H.,...

JAWA BARAT

Berani Lumpuhkan Begal? Dedi Mulyadi Siapkan Sayembara Begal Jabar Hadiah hingga Rp50 Juta

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan...

Klinik Berobat Unik di Cianjur, Pasien Tetap Dilayani Meski Tak Punya Uang

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Di tengah biaya pelayanan kesehatan yang...

Come See Mie Fest 2026 Bandung Hadirkan Barasuara hingga J-Rocks

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Come See Mie Fest 2026 memasuki hari...

Waspada, Prakiraan Angin Kencang di Jawa Barat Mulai Hari Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA JABAR.ย Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memasukkan Jawa...

Ini Pesan Kiai Sumedang untuk Presiden Prabowo

lintaspriangan.com,ย BERITA SUMEDANG.ย Kiai asal Sumedang, KH Muhammad Muhyiddin Abdul Qodir...

Kebakaran di Sukabumi, 3 Anak Meninggal Dunia

lintaspriangan.com,ย BERITAย SUKABUMI. Kebakaran di Sukabumi menewaskan tiga anak kakak-beradik di...

Pencarian Berakhir Duka, Korban Tenggelam di Waduk Jatiluhur Ditemukan Meninggal Dunia

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Operasi pencarian terhadap seorang pemuda yang...

JIDA 2026 Dibuka 23 Juli, Warga Jabar Ikuti Pelatihan Gratis

lintaspriangan.com,ย BERITA JABAR. Jabar Istimewa Digital Academy atau JIDA...
spot_img

Olahraga

Popular Categories

spot_imgspot_img