lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Festival Literasi Ciamis 2026 memasuki hari kedua pada Rabu, 23 September 2026. Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan itu berlangsung selama tiga hari, 22–24 September 2026, di halaman kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis.
Festival tersebut resmi dibuka Bupati Ciamis Herdiat Sunarya pada Selasa, 22 September 2026. Kegiatan mengusung tema “Bersinergi dengan Literasi, Mewujudkan Ciamis Maju dan Berkelanjutan” serta terbuka untuk masyarakat selama rangkaian festival berlangsung.
Pameran Buku hingga Lokakarya Penulisan
Rangkaian Festival Literasi Ciamis 2026 tidak hanya berisi kegiatan membaca. Berdasarkan informasi resmi yang dipublikasikan Tribratanews Polda Jawa Barat, agenda festival mencakup berbagai lomba, pameran buku, sesi berbagi pengalaman, hingga lokakarya penulisan.
Kegiatan tersebut diarahkan untuk melibatkan masyarakat dari berbagai kelompok usia. Pada pembukaan hari pertama, hadir perwakilan pelajar tingkat SLTP dan SLTA bersama unsur pemerintah daerah serta masyarakat.
Festival juga menjadi bagian dari upaya daerah memperluas fungsi perpustakaan sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan kemampuan masyarakat. Dalam Rencana Strategis Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis 2025–2029, pemerintah daerah memasukkan program Pembudayaan Gemar Membaca Tingkat Daerah Kabupaten/Kota sebagai salah satu kegiatan utama.
Program tersebut antara lain mencakup pengembangan literasi berbasis inklusi sosial serta dukungan terhadap kegiatan Duta Baca, Bunda Baca, dan Bunda Literasi di tingkat daerah. Dokumen perencanaan itu menunjukkan pengembangan literasi menjadi program yang berjalan lintas tahun, bukan hanya melalui penyelenggaraan satu kegiatan festival.
Festival Berlangsung Sampai Kamis
Festival Literasi Ciamis 2026 masih akan berlangsung hingga Kamis, 24 September 2026. Dengan demikian, masyarakat masih memiliki kesempatan mengikuti rangkaian kegiatan setelah pembukaan yang dilaksanakan sehari sebelumnya.
Bupati Ciamis dalam pembukaan festival mengajak masyarakat, terutama generasi muda, memperkuat kebiasaan membaca dan menulis serta mengembangkan kreativitas. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi yang menuntut masyarakat terus memperbarui pengetahuan.
Pemerintah daerah juga melibatkan unsur pendidikan dan komunitas dalam kegiatan literasi tersebut. Pendekatan itu sejalan dengan program Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang menempatkan pembudayaan gemar membaca dan pengembangan literasi berbasis inklusi sosial sebagai bagian dari agenda pelayanan perpustakaan daerah.
Memasuki hari kedua pada 23 September, fokus Festival Literasi Ciamis tetap pada kegiatan yang mempertemukan masyarakat dengan buku, pengetahuan, kegiatan menulis, serta ruang pengembangan kreativitas. Festival dijadwalkan berakhir pada 24 September 2026. (NS/AS)







