lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Warga Binuang, Desa Pasirhuni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, digegerkan oleh penemuan seorang laki-laki yang ditemukan meninggal dunia di area bawah jembatan rel kereta api, Kamis, 4 Juni 2026. Peristiwa pria tergantung di rel kereta Ciawi itu sontak mengundang perhatian warga sekitar karena terjadi di jalur yang cukup dikenal masyarakat setempat.
Informasi awal menyebutkan, laporan pertama kali muncul sekitar pukul 07.00 WIB. Seorang warga yang hendak pergi ke sawah melihat sosok tubuh di area bawah jembatan rel kereta. Temuan itu kemudian disampaikan kepada warga lain sebelum diteruskan ke aparat kewilayahan, Koramil, dan Polsek Ciawi.
Warga Binuang Tasikmalaya Geger, Aparat Gabungan Datang ke Lokasi
Tak lama setelah laporan masuk, unsur aparat gabungan mendatangi lokasi kejadian. Area sekitar jembatan rel kereta Pasirhuni Tasikmalaya langsung diamankan untuk mencegah warga mendekat terlalu jauh ke titik penemuan. Pengamanan juga dilakukan agar proses identifikasi awal dan evakuasi dapat berjalan tanpa hambatan.
Sejumlah unsur terlibat dalam penanganan di lapangan, mulai dari personel Koramil 1204/Ciawi, Polsek Ciawi, tim forensik, BPBD, Basarnas, unsur Muspika Kecamatan Ciawi, hingga warga sekitar yang membantu pengamanan lokasi. Suasana di sekitar lokasi sempat ramai karena kabar penemuan mayat di rel kereta Tasikmalaya itu cepat menyebar dari mulut ke mulut.
Proses penanganan disebut berlangsung sejak sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas melakukan pemeriksaan awal di lokasi, mengamankan titik kejadian, serta menyiapkan proses evakuasi. Hingga tahap awal penanganan, aparat belum langsung menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab pasti peristiwa tersebut.
Identitas Korban Masih Didalami, Jenazah Dibawa ke RSUD dr Soekardjo
Dari hasil identifikasi awal di lapangan, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki. Usianya diperkirakan sekitar 26 tahun. Saat ditemukan, korban disebut mengenakan jubah berwarna putih. Namun, hingga proses evakuasi selesai, identitas korban masih belum dipastikan dan masih dalam pendalaman pihak berwenang.
Polisi dalami identitas pria tergantung di Tasikmalaya tersebut dengan menghimpun keterangan dari warga sekitar dan melakukan pemeriksaan lanjutan. Pendalaman juga diperlukan untuk memastikan apakah korban merupakan warga sekitar lokasi atau berasal dari luar wilayah Desa Pasirhuni, Kecamatan Ciawi.
Evakuasi korban berlangsung hingga sekitar pukul 11.54 WIB. Setelah proses di lokasi selesai, jenazah dibawa ke RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan itu menjadi bagian penting untuk memastikan kondisi korban sekaligus membantu penyelidikan penyebab kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih melakukan penyelidikan. Fokus sementara diarahkan pada upaya memastikan identitas korban, menelusuri kronologi sebelum korban ditemukan, serta menggali keterangan saksi di sekitar lokasi. Aparat juga belum menyampaikan kesimpulan resmi terkait penyebab kematian korban.
Peristiwa pria ditemukan tergantung di Ciawi Tasikmalaya ini menjadi perhatian warga karena terjadi di area jembatan rel kereta yang berada tidak jauh dari aktivitas masyarakat. Meski demikian, warga diimbau tidak berspekulasi sebelum hasil pemeriksaan resmi disampaikan pihak kepolisian. (DH/AS)
























