lintaspriangan.com, OLAHRAGA. Timnas Putri Indonesia mempertahankan gelar AFF Women’s Cup setelah membantai Laos 5–0 pada pertandingan final di Kuala Lumpur Football Stadium, Malaysia, Rabu, 22 Juli 2026 malam. Kemenangan telak itu sekaligus mengantarkan Garuda Pertiwi menuju AFF Women’s Championship 2027.
Pertandingan dimulai pukul 20.45 waktu Malaysia atau 19.45 WIB. Indonesia mencetak lima gol melalui Sydney Sari Hopper, Isabelle Nottet, Estella Loupatty, Felicia de Zeeuw, dan Emily Nahon.
Laporan resmi Federasi Sepak Bola ASEAN atau AFF menyebut hasil tersebut menjadi gelar kedua bagi Timnas Putri Indonesia di AFF Women’s Cup. Indonesia sebelumnya menjuarai turnamen yang sama pada 2024.
Sydney Hopper Buka Jalan Kemenangan
Timnas Putri Indonesia langsung mengambil kendali permainan sejak babak pertama. Estella Loupatty memperoleh peluang pada menit kedelapan, tetapi tendangannya masih dapat dihentikan penjaga gawang Laos.
Tekanan berikutnya datang melalui Gea Yumanda pada menit ke-23. Tendangannya tepat mengarah ke gawang, tetapi belum mampu mengubah kedudukan.
Kebuntuan baru pecah pada menit ke-33. Berawal dari tendangan sudut Felicia de Zeeuw, pertahanan Laos gagal membersihkan bola dengan sempurna. Kemelut terjadi di depan gawang sebelum Sydney Hopper menyambar bola untuk membawa Indonesia unggul 1–0.
Laos sempat mendapatkan kesempatan akibat kesalahan umpan di lini pertahanan Indonesia. Namun, peluang tersebut tidak berhasil dikonversi menjadi gol.
Tim asuhan Satoru Mochizuki terus menekan hingga akhir babak pertama. Meski sejumlah peluang kembali tercipta, keunggulan satu gol bertahan sampai turun minum.
Empat Gol Mengalir pada Babak Kedua
Timnas Putri Indonesia tampil semakin agresif setelah jeda. Baru tiga menit babak kedua berjalan, Isabelle Nottet menggandakan keunggulan melalui tendangan jarak jauh pada menit ke-48.
Laos belum sempat keluar dari tekanan ketika Estella Loupatty mencetak gol ketiga pada menit ke-56. Pemain yang aktif membongkar pertahanan Laos dari sisi kanan itu menyelesaikan peluang dari jarak dekat.
Indonesia semakin menjauh pada menit ke-68. Felicia de Zeeuw melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang tidak mampu dihentikan penjaga gawang Laos. Skor berubah menjadi 4–0.
Pesta gol Garuda Pertiwi ditutup Emily Nahon pada menit ke-84. Setelah memperoleh bola di dalam kotak penalti, Nahon dengan tenang menuntaskan peluang menjadi gol kelima.
Keunggulan 5–0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Indonesia menutup pertandingan final dengan lima pencetak gol berbeda dan tanpa kebobolan.
Satoru Mochizuki menurunkan Laita Masykuroh di bawah mistar. Susunan pemain utama juga diisi Gea Yumanda, Emily Nahon, Remini Rumbewas, Pauline van de Pol, Isabelle Nottet, Felicia de Zeeuw, Katarina Stalin, Sheva Imut, Estella Loupatty, dan Sydney Hopper.
Timnas Putri Indonesia Pertahankan Gelar
Kemenangan atas Laos membuat Timnas Putri Indonesia meraih gelar AFF Women’s Cup untuk kedua kalinya secara beruntun. Pada edisi 2024, Indonesia menjadi juara setelah mengalahkan Kamboja 3–1 di pertandingan final.
Sydney Hopper juga menjadi bagian dari keberhasilan dua tahun lalu. Saat itu, Hopper menyumbangkan satu gol, sedangkan dua gol Indonesia lainnya dicetak Reva Octaviani.
Selain membawa pulang trofi, keberhasilan pada turnamen 2026 memastikan Indonesia berpartisipasi dalam AFF Women’s Championship 2027. Laos sebagai runner-up dan Singapura yang menempati peringkat ketiga turut memperoleh tiket ke kompetisi tersebut.
Hasil ini meneruskan perkembangan Timnas Putri Indonesia di bawah arahan Satoru Mochizuki. Setelah mempertahankan gelar AFF Women’s Cup, tantangan berikutnya adalah menghadapi persaingan dengan tim-tim putri terkuat Asia Tenggara pada 2027. (NS/AS)
