lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA – Lapangan Makodim 0612/Tasikmalaya di Jalan Otto Iskandardinata No. 9, Empangsari, Kecamatan Tawang, Sabtu (4/7/2026), dipenuhi semangat puluhan generasi muda yang mengikuti kegiatan Persami KKRI 2026. Mereka resmi memulai pendidikan karakter dan kepemimpinan melalui Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Kadet Komponen Cadangan Republik Indonesia (KKRI).
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Turut hadir Pasiter Kodim 0612 Kapten Inf Tonce Ronal Manurung, Pasipamops Kapten Cba Lulus R, Danramil 1202/Indihiang Mayor Inf Enjang Santana, para pembina KKRI, serta puluhan kadet dari berbagai sekolah di Tasikmalaya.
Bagi TNI, Persami KKRI 2026 bukan sekadar kegiatan perkemahan biasa, melainkan sarana membentuk karakter generasi muda agar memiliki disiplin, jiwa kepemimpinan, dan rasa cinta tanah air yang kuat.
Persami KKRI 2026 Jadi Wadah Pembinaan Karakter Generasi Muda
Dalam amanatnya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim menegaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk membangun mental dan karakter para peserta di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Menurutnya, generasi muda saat ini menghadapi berbagai pengaruh negatif, mulai dari penyalahgunaan teknologi digital, informasi bohong, hingga pergaulan yang dapat mengikis semangat kebangsaan.
“Kegiatan ini bukan sekadar ajang berkumpul atau berlatih. Ini wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan,” tegasnya.
Ia menilai pembinaan sejak dini menjadi langkah penting untuk mencetak generasi yang tangguh dan memiliki integritas dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui berbagai materi yang diberikan selama Persami, para kadet diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Dandim Tekankan Pentingnya Nasionalisme dan Persaudaraan
Dandim 0612/Tasikmalaya menekankan bahwa para peserta berasal dari latar belakang yang berbeda, namun harus mampu menjunjung tinggi persatuan dan kebersamaan.
Menurutnya, identitas sebagai kadet KKRI harus menjadi perekat yang menghilangkan sekat perbedaan dan memperkuat rasa persaudaraan.
“Yang kalian dapat di sini bukan cuma baris-berbaris. Ini bekal jadi pribadi tangguh, punya cinta kepada bangsa dan negara, serta mampu menjadi contoh di sekolah, di rumah, dan di masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para peserta agar menghormati perbedaan serta menghindari sikap yang dapat memecah belah persatuan.
“Kalian beda sekolah, beda latar belakang. Tapi begitu memakai atribut KKRI, kalian adalah saudara. Jaga kebersamaan dan hormati sesama,” pesannya.
Pesan tersebut disambut antusias oleh para kadet yang mengikuti upacara pembukaan dengan penuh khidmat.
Disiplin dan Keselamatan Jadi Prioritas Utama
Selain materi kepemimpinan dan wawasan kebangsaan, Persami KKRI 2026 juga menekankan pentingnya disiplin, kesehatan, dan keselamatan selama kegiatan berlangsung.
Dandim meminta seluruh peserta untuk memanfaatkan setiap sesi pelatihan sebagai kesempatan memperluas wawasan dan mengasah kemampuan diri.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh kedisiplinan dan kemampuan menjaga tanggung jawab.
“Selama Persami berlangsung, buka mata, buka telinga, dan buka pikiran. Jadikan setiap latihan sebagai kesempatan untuk naik kelas menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan peserta tetap menjadi prioritas utama dengan mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan oleh para pembina dan pelatih.
Melalui kegiatan ini, Kodim 0612/Tasikmalaya berharap lahir generasi muda yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, semangat nasionalisme, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.(KRS/AHOL)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
