Jagoan Piala Dunia 2026 Pilihan Asep Sopari, Aslim dan Pejabat Tasikmalaya-Ciamis Lainnya

lintaspriangan.comBERITA TASIKMALAYA. Siapa jagoan Piala Dunia 2026 para pejabat di Tasikmalaya dan Ciamis? Pertanyaan ringan itu ternyata memunculkan jawaban yang cukup beragam. Dari Wakil Bupati Tasikmalaya H. Asep Sopari Al-Ayubi, S.P., M.I.P., Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim, S.H., M.Si., hingga sejumlah pejabat di Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Ciamis, masing-masing punya pilihan.

Ada yang mantap menjagokan Prancis. Ada yang tetap percaya Argentina. Ada pula yang memilih Spanyol, Portugal, Maroko, bahkan Jerman yang sudah lebih dulu gugur. Namanya juga bola, kadang pilihan hati memang tidak selalu sejalan dengan papan skor. Meski sudah gugur, tapi tetap di hati, dan tinggal bilang, “hanjakal tos ka laut.”

Redaksi Lintas Priangan mengirimkan pertanyaan singkat melalui WhatsApp kepada 60 nomor pejabat dari tiga daerah, yakni Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Ciamis. Pertanyaan dikirim pada Jumat (03/07/2026), mulai pukul 13.00 WIB, dengan kesempatan menjawab hingga pukul 23.00 WIB.

Dari jumlah tersebut, 25 narasumber memberikan jawaban tepat waktu dan dapat diolah sebagai data utama berita. Sebanyak 13 jawaban masuk terlambat setelah berita keburu naik, 6 nomor hanya berstatus ceklis sampai berita ini tayang, sementara 16 nomor lainnya tidak memberikan jawaban. Dari 25 jawaban utama tersebut, 21 narasumber menyebut tim pilihan, sedangkan 4 narasumber abstain atau tidak memilih karena mengaku tidak mengikuti dan tidak memantau perkembangan Piala Dunia 2026.

Prancis Paling Banyak Disebut, Argentina Tetap Menggoda

Dari 25 jawaban utama yang masuk, Prancis menjadi negara paling banyak disebut sebagai jagoan Piala Dunia 2026. Jika jawaban ganda turut dihitung sebagai penyebutan, Prancis muncul 11 kali. Argentina menyusul dengan 8 penyebutan.

Pilihan lain juga muncul, meski tidak sebanyak dua negara tersebut. Spanyol dipilih dua narasumber, dan ikut disebut sebagai favorit ketiga oleh salah satu narasumber. Jerman, Portugal, dan Maroko masing-masing disebut satu kali. Sementara 4 narasumber tidak menjagokan tim tertentu karena tidak mengikuti atau tidak memonitor perkembangan Piala Dunia.

Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayubi, S.P., M.I.P., menjagokan Prancis. Ia menilai tim tersebut memiliki banyak bintang muda, terutama Kylian Mbappe. Menurutnya, Prancis juga memiliki mental juara dan permainan yang kompak.

Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, S.H., M.Si., memilih Argentina sebagai jagoannya. Meski tidak menyampaikan alasan panjang, pilihan Aslim membuat persaingan Prancis dan Argentina dalam daftar jawaban pejabat Tasikmalaya-Ciamis terasa semakin menarik.

Jawaban paling analitis datang dari Drs. Ade Hendar, M.M., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tasikmalaya. Ia menjagokan Prancis dan Argentina sebagai dua kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026, dengan Prancis sebagai favorit utama dan Argentina sebagai penantang terkuat. Di luar keduanya, Spanyol juga ia nilai patut diperhitungkan sebagai favorit ketiga.

Menurut Ade, Prancis kuat karena ketajaman Kylian Mbappé, kedalaman skuad yang merata, serta mentalitas juara tim asuhan Didier Deschamps. Sementara Argentina tetap berbahaya karena magis Lionel Messi belum habis, ditopang organisasi permainan yang rapi dan pengalaman tim. Namun, ia mengingatkan Piala Dunia 2026 tetap penuh kejutan, seperti tersingkirnya Jerman oleh Paraguay lewat adu penalti. Karena itu, Amerika Serikat dan Maroko juga layak dilirik sebagai kuda hitam.

Dukungan untuk Prancis juga datang dari Kuntara Harjasuparna, S.E., anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya dari Partai Gerindra. Ia menilai Prancis layak menjadi kandidat juara karena performanya meyakinkan. Mbappe disebut sedang gemilang dan menjadi jaminan gol, ditambah kontribusi Dembele serta Barcola. Kuntara bahkan memprediksi final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Prancis melawan Argentina.

H. Okta Jabal Nugraha, S.T., M.T., Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Ciamis, juga memilih Prancis. Menurutnya, kualitas pemain, mental, dan kerja sama tim Prancis sangat bagus.

Dari Kota Tasikmalaya, H. Cecep Kustiawan, S.P., M.P., Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Kota Tasikmalaya, menyebut Prancis sebagai calon juara. “Perancis juara. Lihat cara bermainnya sangat luar biasa,” ujarnya.

Lutfi, Protokoler Pemkot Tasikmalaya, juga menyebut Prancis sebagai tim yang paling menjanjikan. Meski tidak menjagokan secara pribadi, ia menilai secara statistik Prancis memiliki peluang kuat karena kedalaman skuadnya merata di setiap lini.

Nama lain yang menjagokan Prancis antara lain Feri Arif Maulana, S.T., M.P., Kabid Pengelolaan Sampah DLH Kota Tasikmalaya; Drs. H. Dadang Darmawan, M.Si., pejabat Pemkab Ciamis yang populer disapa Pa Dadang Medley; serta Rahmat Sutarman, Ketua Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya.

H. Dodo Rosada, S.H., M.H., Ketua Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya, menyebut Prancis dan Argentina sebagai dua tim yang sama-sama kuat. Menurutnya, pemain inti dan cadangan kedua tim sama-sama merata. Pola permainannya menarik, kualitas individu dan kerja sama tim juga saling melengkapi.

Dari Messi, Mbappe, hingga Jawaban Abstain

Argentina tetap menjadi magnet besar dalam daftar jagoan Piala Dunia 2026 para pejabat Tasikmalaya-Ciamis. Selain H. Aslim, Argentina juga dipilih H. Hanafi, S.H., M.H., Asisten Perekonomian dan Pembangunan/Asda II Kota Tasikmalaya. Hanafi sebelumnya menjagokan Belanda, tetapi setelah Belanda gugur, pilihannya beralih ke Argentina.

Ihsan Rasyad, A.KS., M.M., Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, juga menjagokan Argentina. Menurutnya, Argentina punya penampilan yang istiqomah dan stabil.

Sekretaris DPRD Kota Tasikmalaya, Yuda Permana, S.STP., M.Si., memilih Argentina karena menilai tim tersebut kuat dari sisi kolektivitas pemain di semua lini, terutama karena masih ada kemampuan Lionel Messi.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Galuh Ciamis, Amsi Yudi Purwanto, S.E., M.T., mengaku kurang mengikuti Piala Dunia. Namun ketika ditanya siapa jagoannya, ia tetap memilih Argentina. Alasannya sederhana. “Ada Messi,” ujarnya.

Di luar Prancis dan Argentina, ada juga pilihan menarik lain. Budi Rahmat, Kabid Damkar dan Penyelamatan Dinas Satpol PP Kabupaten Ciamis, menjagokan Spanyol karena menilai permainannya baik.

Enda Hidayat, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ciamis, juga memilih Spanyol. Menurutnya, para pemain Spanyol sangat lincah dan memiliki skill tinggi.

Muslim, S.Sos., M.Si., tokoh PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya, memilih Portugal. Ia menilai Portugal bermain tenang, disiplin, berpengalaman, dan saling percaya antarindividu.

Sementara itu, Ani Supiani, S.T., M.Si., Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, menjagokan Maroko. Ia menilai skill individu para pemain Maroko keren-keren dan kerja sama timnya excellent.

Ada pula jawaban yang justru membuat warna artikel ini lebih hidup. Asep Rismawan, S.IP., Ketua KPU Kota Tasikmalaya periode 2023–2027, semula menjagokan Jerman. Namun karena Jerman sudah gugur, ia menyampaikan jawaban ringan, “Tos ka laut.”

Empat narasumber lainnya memilih abstain alias tidak menjagokan tim. Hadi Riaddy, S.IP., Kepala Bapenda Kota Tasikmalaya, mengaku tidak memonitor Piala Dunia. “Aduh maaf, saya tidak memonitor Piala Dunia,” katanya.

H. Asep Darisman, S.Sos., M.M., Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya, juga tidak menjagokan tim saat ini. Ia mengaku tidak mengikuti sepak bola dunia. “Abdi mah teu mengikuti sepak bola dunia,” ujarnya. Namun dulu, ia menyukai Belanda dan Brasil.

Hj. Hesti Widiawati, S.E., M.M., Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setda Kota Tasikmalaya, juga tidak mengikuti perkembangan Piala Dunia dan tidak menjagokan tim tertentu. Meski begitu, ia mengaku suka jersey Argentina.

Sementara dari Kabupaten Ciamis, Ape Ruswandana, S.P., Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis, juga tidak memilih tim. Ia menjawab singkat, “Siap. Tapi duh saya nggak mantau Piala Dunia, Kang.”

Dari jawaban-jawaban tersebut, terlihat bahwa jagoan Piala Dunia 2026 versi pejabat Tasikmalaya-Ciamis mayoritas mengerucut pada dua nama besar: Prancis dan Argentina. Prancis kuat karena kualitas skuad, kedalaman pemain, mental juara, dan permainan yang dinilai kompak. Argentina tetap menggoda karena stabilitas tim dan tentu saja, pesona Lionel Messi yang belum selesai di mata para penggemarnya.

Sepak bola memang punya cara sendiri untuk membuka obrolan. Di meja kerja, para pejabat bisa bicara kebijakan. Tapi ketika Piala Dunia datang, obrolannya bisa berubah menjadi Mbappe, Messi, Prancis, Argentina, dan sesekali jawaban jujur: tidak mantau. (AS)

air bersih pangandaran

Air Bersih Pangandaran: BPBD Salurkan 5.000 Liter ke 75 Warga Batukaras

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Distribusi air bersih Pangandaran berlanjut di tengah musim kering. BPBD Kabupaten Pangandaran mencatat penyaluran 5.000 liter air bersih kepada 25 kepala keluarga atau...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Air Bersih Pangandaran: BPBD Salurkan 5.000 Liter ke 75 Warga Batukaras

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Distribusi air bersih Pangandaran berlanjut di tengah musim...

Penertiban PKL Dadaha Dijadwalkan 26 Agustus, Tenggat Pengosongan Berakhir

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Penertiban PKL Dadaha di area jogging track...

Oknum Aparat dan Ormas Diduga Bekingi Miras di Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peredaran minuman keras (miras) di Kabupaten...

560 Liter Pertalite dan 6 Barcode Nelayan: Ada Apa di Balik Kasus SL?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA — Kasus dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi...

BPBD Catat Kebakaran Lahan Cibenda Sekitar 1 Hektare di Dua Dusun

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran mencatat...

JAWA BARAT

Dana BOP Rp2,5 Miliar, Siswa Aktif Ternyata Hanya Hitungan Jari

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Ada yang janggal dalam penyaluran...

Harpernas 2026, Rumah Layak Huni Indramayu Tertinggi di Jabar; 2.200 Rutilahu Ditargetkan Dibedah

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Peringatan Hari Perumahan Nasional (Harpernas), Selasa, 25 Agustus...

Perubahan RKPD Purwakarta 2026 Berlaku, Jadi Acuan Penyusunan APBD Perubahan

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA.  Perubahan RKPD Purwakarta 2026 tercatat sebagai salah...

Eagle Fight Championship Digelar di Cirebon 23 Agustus, 80 Petarung Dijadwalkan Berlaga

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Eagle Fight Championship dijadwalkan digelar di Wahaha...

Sumedang Swimming Sprint Masuki Hari Terakhir 23 Agustus, 1.556 Atlet Berlaga

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Sumedang Swimming Sprint KA IV dijadwalkan memasuki...

Pameran Alutsista Bekasi Berlanjut 23 Agustus, Panser Anoa Bisa Dilihat Warga

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pameran alutsista Bekasi masih dijadwalkan berlangsung di...

Bandung Art Month 9 Mulai 23 Agustus, Berlangsung Sebulan di Berbagai Ruang Seni

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Bandung Art Month 9 memasuki periode penyelenggaraan mulai...

Gempa M5,8 Guncang Sumur Banten, Disusul M3,8: Warga agar Waspada

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,8...

Olahraga

Popular Categories