Kevin Diks Kapten Gladbach, Merah Putih Kembali Bikin Sejarah di Eropa

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Ada kebanggaan tersendiri bagi sepak bola Indonesia ketika ban kapten sebuah klub Bundesliga Jerman melingkar di lengan pemain yang membawa nama Merah Putih.

Momen itu kembali hadir lewat Kevin Diks.

Bek Timnas Indonesia tersebut dipercaya menjadi kapten Borussia Mönchengladbach saat menghadapi TSV Schott Mainz pada putaran pertama DFB-Pokal 2026/2027, Minggu (23/8/2026).

Hasilnya pun sempurna. Gladbach menang telak 5-0 dan memastikan langkah ke babak berikutnya.

Kevin Diks bermain penuh selama 90 menit dalam pertandingan tersebut. Meski tidak mencetak gol, perannya di lini belakang tetap penting dalam membantu Gladbach mengamankan kemenangan besar.

Yang membuat laga ini terasa spesial bagi Indonesia bukan semata-mata skor 5-0.

Ada ban kapten di lengan Kevin Diks.

Bukan Sekadar Ban Kapten

Kepercayaan tersebut memiliki cerita tersendiri.

Pada Maret 2026, Kevin Diks sudah lebih dulu mencatat sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang menjadi kapten dalam pertandingan Bundesliga. Saat itu, ia mengenakan ban kapten Borussia Mönchengladbach setelah kapten utama tim harus meninggalkan pertandingan. Momen tersebut mendapat perhatian luas karena menjadi tonggak baru bagi pemain Indonesia di kasta tertinggi sepak bola Jerman.

Kini, kepercayaan tersebut kembali datang.

Memasuki musim 2026/2027, Borussia Mönchengladbach bahkan menunjuk Kevin Diks sebagai wakil kapten. Kapten utama tetap dipercayakan kepada Tim Kleindienst, sementara Diks mengambil posisi wakil kapten yang sebelumnya ditempati Nico Elvedi.

Artinya, kepercayaan kepada Diks bukan lagi sekadar momen sesaat ketika seorang kapten harus digantikan.

Ia sudah masuk ke dalam struktur kepemimpinan tim.

Dan itu tentu menjadi kabar yang membanggakan bagi sepak bola Indonesia.

Merah Putih Berkibar dari Bundesliga

Ada masa ketika pemain Indonesia di Eropa masih menjadi sesuatu yang langka.

Kini situasinya mulai berbeda.

Kevin Diks bukan hanya menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil di Bundesliga, tetapi juga telah dipercaya mengenakan ban kapten di kompetisi kasta tertinggi Jerman.

Lebih menarik lagi, pada awal musim 2026/2027 ia kembali dipercaya memimpin Borussia Mönchengladbach dalam pertandingan kompetitif DFB-Pokal.

Bagi publik Indonesia, momen tersebut tentu lebih dari sekadar statistik pertandingan.

Ada simbol yang ikut terbawa.

Ketika Kevin Diks berdiri sebagai kapten klub Bundesliga, nama Indonesia ikut berada di sana.

Bukan sebagai penonton.

Bukan sekadar pelengkap.

Tetapi sebagai pemain yang dipercaya memimpin salah satu klub yang berkompetisi di level tertinggi sepak bola Jerman.

Borussia Mönchengladbach sendiri menyebut Kevin Diks sebagai pemain Indonesia pertama yang menjadi kapten klub tersebut. Kepercayaan itu menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan kariernya di Jerman.

Sejarah yang Harus Dijaga, Bukan Sekadar Dirayakan

Namun, satu hal yang juga menarik untuk dicatat, sejarah tersebut tidak datang begitu saja.

Kevin Diks harus terlebih dahulu merebut kepercayaan di lapangan.

Ia menjadi pemain penting di lini belakang Gladbach dan kemudian mendapat tanggung jawab lebih besar dalam struktur kepemimpinan tim.

Pada laga melawan Schott Mainz, kepercayaan tersebut kembali dibayar dengan penampilan penuh selama 90 menit dan kemenangan telak 5-0.

Sejauh penelusuran terhadap sumber yang tersedia, belum ditemukan catatan kuat yang menunjukkan pemain Indonesia lain pernah menjadi kapten klub di kompetisi kasta tertinggi Eropa sebelum Kevin Diks. Karena itu, cukup nyaman rasanya ketika kita dapat menyebut Kevin Diks sebagai pemain Indonesia pertama yang menjadi kapten di Bundesliga—sebuah rekor yang memang telah diberitakan secara luas dan dikonfirmasi oleh berbagai sumber.

Sementara itu, ban kapten di DFB-Pokal menjadi kelanjutan dari perjalanan tersebut.

Bagi Indonesia, kisah Kevin Diks layak mendapat perhatian bukan karena ia sekadar memakai ban kapten.

Lebih dari itu, ia sedang menunjukkan bahwa pemain yang membawa nama Indonesia juga mampu mendapatkan kepercayaan untuk memimpin di panggung sepak bola Eropa.

Merah Putih kini bukan hanya hadir di tribun.

Ia ikut berlari di lapangan, bertahan, berjuang, dan bahkan memimpin.

Dan Kevin Diks sedang menulis salah satu halaman menarik dari perjalanan itu. (HS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

SDN 1 Gerba Ciamis Terbakar, Api Muncul Saat Anak Bermain Layangan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Bangunan SDN 1 Gerba di Dusun...

Penetapan Calon Ketua KONI Banjar Dijadwalkan Hari Ini, 8 Bacalon Sebelumnya Ambil Formulir

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Tahapan pemilihan Ketua KONI Banjar periode 2026–2030...

Rektor ITG Baru Dorong Pemanfaatan AI untuk Pembelajaran dan Inovasi

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Memasuki Senin, 24 Agustus 2026, Rektor ITG periode...

Porseni Madrasah Jabar Masuki Hari Terakhir, 174 Siswa Kota Tasikmalaya Berlaga

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Porseni Madrasah Jabar 2026 memasuki hari terakhir...

Gudang Miras di Ciamis Kembali Digerebek FPI, Puluhan Botol Dihancurkan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peredaran minuman keras (miras) di Kabupaten...

JAWA BARAT

Eagle Fight Championship Digelar di Cirebon 23 Agustus, 80 Petarung Dijadwalkan Berlaga

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Eagle Fight Championship dijadwalkan digelar di Wahaha...

Sumedang Swimming Sprint Masuki Hari Terakhir 23 Agustus, 1.556 Atlet Berlaga

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Sumedang Swimming Sprint KA IV dijadwalkan memasuki...

Pameran Alutsista Bekasi Berlanjut 23 Agustus, Panser Anoa Bisa Dilihat Warga

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pameran alutsista Bekasi masih dijadwalkan berlangsung di...

Bandung Art Month 9 Mulai 23 Agustus, Berlangsung Sebulan di Berbagai Ruang Seni

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Bandung Art Month 9 memasuki periode penyelenggaraan mulai...

Gempa M5,8 Guncang Sumur Banten, Disusul M3,8: Warga agar Waspada

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,8...

Bandung Great Sale Mulai 21 Agustus, Lebih dari 700 Pelaku Usaha Terlibat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Bandung Great Sale 2026 dijadwalkan mulai Jumat,...

Warga Perbatasan Kuningan-Cirebon Siaga Kebakaran Bentuk MPA

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Masyarakat di kawasan perbatasan Kabupaten Kuningan...

Pemuda Kabupaten Bogor Punya Usaha? Kesempatan Emas Program Inkubasi, Kuota Terbatas

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kabar baik bagi pemuda Kabupaten Bogor...

Olahraga

Popular Categories