lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Porseni Madrasah Jabar 2026 memasuki hari terakhir penyelenggaraan di Kota Tasikmalaya, Senin, 24 Agustus 2026. Ajang tingkat Provinsi Jawa Barat itu dijadwalkan berlangsung selama tiga hari sejak 22 Agustus dengan mempertemukan kontingen madrasah dari berbagai kabupaten dan kota.
Kota Tasikmalaya sebagai tuan rumah menurunkan 174 peserta dari tiga jenjang madrasah. Mereka terdiri atas 56 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), 58 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 60 siswa Madrasah Aliyah (MA).
174 Siswa Kota Tasikmalaya Turun di 13 Cabang
Kontingen Kota Tasikmalaya dalam Porseni Madrasah Jabar mengikuti 13 cabang perlombaan. Berdasarkan keterangan Pemerintah Kota Tasikmalaya saat apel kontingen pada 19 Agustus, cabang tersebut terdiri atas sembilan cabang seni dan empat cabang olahraga.
Empat cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Porseni meliputi bulu tangkis, tenis meja, futsal, dan bola voli. Sementara cabang seni antara lain mencakup perlombaan Al-Qur’an, pidato dalam sejumlah bahasa, kaligrafi, dan solo vokal.
Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat menyebut Porseni diselenggarakan Pengurus Wilayah Persatuan Guru Madrasah Indonesia Jawa Barat. Pada pembukaan di Taman Dadaha, Sabtu, 22 Agustus 2026, Kakanwil Kemenag Jawa Barat Dudu Rohman secara resmi membuka kompetisi tersebut.
Rangkaian pembukaan diawali defile kontingen dari kabupaten dan kota di Jawa Barat. Peserta bergerak dari kawasan Taman Kota Tasikmalaya sebelum mengikuti pembukaan di kawasan Dadaha. Kemenag Jawa Barat mencatat lebih dari 7.000 anggota kontingen siswa madrasah hadir dalam penyelenggaraan tersebut.
Kota Tasikmalaya Jadi Tuan Rumah Kompetisi Tingkat Jabar
Penyelenggaraan Porseni Madrasah Jabar menempatkan sejumlah fasilitas di Kota Tasikmalaya sebagai lokasi pertandingan. Kawasan Dadaha menjadi salah satu pusat kegiatan sejak pembukaan pada 22 Agustus.
Sebelum kompetisi dimulai, Pemerintah Kota Tasikmalaya melepas kontingen daerah di Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya pada 19 Agustus. Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra Negara saat itu meminta peserta menjaga kepercayaan diri dan sportivitas selama mengikuti perlombaan.
Kakanwil Kemenag Jawa Barat Dudu Rohman dalam pembukaan menyatakan Porseni menjadi ruang bagi peserta didik madrasah untuk mengembangkan potensi di luar pembelajaran akademik. Ia juga meminta peserta menjaga sportivitas dan persaudaraan selama kompetisi.
Dengan jadwal penyelenggaraan sampai Senin, 24 Agustus 2026, rangkaian pertandingan dan penentuan hasil akhir menjadi peg utama Porseni Madrasah Jabar pada hari terakhir. Hasil perolehan medali dan juara umum perlu merujuk pengumuman resmi panitia setelah seluruh cabang selesai dipertandingkan. (NS/AS)







