lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Belum reda kabar penemuan pria tergantung di rel kereta Ciawi, warga Tasikmalaya kembali dikagetkan oleh peristiwa lain pada Kamis, 4 Juni 2026. Kali ini, seorang laki-laki ditemukan meninggal dunia di dalam sumur air di wilayah Cicurug, Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.
Penemuan mayat dalam sumur di Tawang Tasikmalaya itu sontak menggegerkan warga sekitar. Sumur tersebut bukan lokasi asing bagi warga, melainkan biasa digunakan untuk kebutuhan air masyarakat. Karena itu, temuan tersebut membuat suasana pagi di lingkungan Cicurug berubah tegang.
Saksi Melihat Rambut Mengambang Saat Menimba Air
Berdasarkan laporan yang dihimpun, peristiwa itu diketahui sekitar pukul 08.45 WIB. Seorang warga bernama Ecin, 70 tahun, datang ke sumur air di Gg H Kosasih, Jalan Siliwangi atau kawasan Cicurug, RT 001 RW 005, Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.
Seperti biasa, saksi hendak menimba air untuk kebutuhan harian. Namun, setelah dua kali menimba, ia melihat sesuatu menyerupai rambut mengambang di permukaan air sumur. Merasa curiga, saksi kembali mengecek menggunakan ember timba.
Dari pengecekan itu, terlihat kepala seorang laki-laki di permukaan air. Sementara bagian tubuhnya berada dalam kondisi tenggelam di dalam sumur. Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada warga sekitar sebelum akhirnya dilaporkan kepada aparat kepolisian.
Keterangan lain datang dari Ade, 64 tahun, warga yang rumahnya berada dekat dengan lokasi sumur. Ia menerangkan, pada malam hari sekitar pukul 00.30 WIB sempat mendengar suara keras dari arah penutup sumur. Namun, suara tersebut masih menjadi bagian dari keterangan saksi dan belum dapat dipastikan sebagai waktu kejadian.
Polisi Olah TKP, Korban Dibawa ke RSUD dr Soekardjo
Setelah menerima laporan, anggota Piket Polsek Tawang bersama Pamapta, Tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota, Piket Siaga Reskrim, serta unsur terkait mendatangi lokasi sekitar pukul 09.10 WIB. Petugas kemudian melakukan cek dan olah tempat kejadian perkara.
Korban diketahui bernama Ana Supriatna, laki-laki kelahiran Tasikmalaya, 12 Februari 1984. Korban tercatat sebagai warga Gg H Hamdan, Blok Pepabri, Cicurug, RT 001 RW 005, Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.
Dari fakta awal di lokasi, korban ditemukan dalam kondisi badan tenggelam dan kepala mengambang, terlihat dari atas sumur. Korban juga terlihat menggunakan pakaian berwarna hitam. Menurut keterangan masyarakat, kedalaman sumur diperkirakan sekitar enam meter.
Proses evakuasi dilakukan dengan bantuan BPBD Kota Tasikmalaya. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa ke RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam laporan awal, keluarga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan menjalani pengobatan rutin. Meski demikian, aparat tetap melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, membuat dokumentasi, dan melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti meninggalnya korban belum disimpulkan secara resmi. Aparat masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk keterangan saksi yang melihat kondisi sumur pada pagi hari dan keterangan warga yang mendengar suara keras dari arah penutup sumur pada malam sebelumnya. (AI/AS)
























