lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA.ย Kemendes RI di Tasikmalaya menyalurkan 3.700 paket sembako untuk yatim piatu dan kaum dhuafa. Bantuan tersebut dibagikan melalui kegiatan bakti sosial yang melibatkan Inspektur Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI, Sahabat Ryano, Gandara Group 37, serta Yonif TP 939/Macan Putih.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi sosial lintas unsur untuk membantu masyarakat rentan di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Paket sembako yang disalurkan berisi beras, minyak goreng, gula, serta kebutuhan pokok lain yang dibutuhkan warga dalam kehidupan sehari-hari.
Irjen Kemendes RI Hadir Langsung Serahkan Bantuan
Inspektur Jenderal Kemendes RI, Dr. Masyhudi, S.H., M.H., hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyerahkan bantuan secara simbolis kepada penerima manfaat di hadapan sejumlah unsur yang terlibat dalam pelaksanaan bakti sosial.
Masyhudi menyampaikan bahwa penyaluran bantuan sembako ini merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, yatim piatu dan kaum dhuafa merupakan kelompok yang perlu mendapat perhatian bersama, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya ringan bagi sebagian warga.
โBantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga penerima. Kami ingin memastikan negara hadir di tengah masyarakat, khususnya di daerah tertinggal dan kelompok yang membutuhkan,โ ujar Dr. Masyhudi.
Sebanyak 3.700 paket sembako dibagikan di Tasikmalaya melalui sejumlah titik penyaluran. Pola distribusi tersebut dilakukan agar bantuan lebih mudah dijangkau oleh penerima manfaat dan proses pembagian dapat berjalan tertib.
Dalam kegiatan itu, personel Yonif TP 939/Macan Putih turut membantu pengaturan di lapangan. Kehadiran unsur TNI menjadi bagian penting agar distribusi bantuan sembako untuk yatim piatu dan dhuafa bisa berlangsung lancar, aman, dan tepat sasaran.
Kolaborasi Sosial Diharapkan Berlanjut
Bakti sosial Kemendes RI di Tasikmalaya ini tidak hanya melibatkan unsur pemerintah. Kegiatan tersebut juga didukung Sahabat Ryano dan Gandara Group 37 yang ikut berkontribusi dalam penyediaan serta penyaluran bantuan kepada warga.
Masyhudi mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat. Ia menilai, kerja sosial semacam ini menunjukkan bahwa pembangunan dan penguatan kesejahteraan masyarakat tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah.
โPembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan kerja sama semua pihak agar kesejahteraan masyarakat dapat meningkat. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari program berkelanjutan untuk membantu lebih banyak warga,โ tutupnya.
Para penerima manfaat menyambut baik bantuan tersebut. Bagi sebagian warga, paket sembako itu menjadi penopang penting untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Dalam situasi harga kebutuhan pokok yang terus menjadi perhatian masyarakat, bantuan seperti ini terasa seperti payung saat dompet sedang gerimis.
Penyaluran bantuan ini juga memperlihatkan denyut gotong royong yang masih kuat di Tasikmalaya. Melalui kolaborasi Kemendes RI, Sahabat Ryano, Gandara Group 37, dan Yonif TP 939/Macan Putih, kegiatan sosial tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi berlanjut menjadi gerakan kepedulian yang lebih luas bagi warga membutuhkan.(DH/AS)
Baca Berita Tasikmalaya lainnya di Google News





















