lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Distribusi daging kurban Tasikmalaya di Masjid Agung Kota Tasikmalaya berlangsung tertib pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah. Ribuan warga penerima manfaat mendapat giliran pembagian daging kurban yang disiapkan panitia, sementara unsur TNI ikut turun mengawal proses penyaluran agar tidak terjadi penumpukan massa.
Kegiatan pembagian daging kurban di jantung Kota Tasikmalaya itu menjadi perhatian warga. Selain karena berlangsung di Masjid Agung Tasikmalaya, salah satu hewan kurban yang disembelih panitia memiliki bobot mencapai 1,2 ton. Sapi berukuran jumbo tersebut menjadi daya tarik tersendiri dalam pelaksanaan kurban tahun ini.
Pengawalan dilakukan unsur TNI melalui Babinsa Tawangsari. Kehadiran aparat di lokasi membantu mengatur alur warga, menjaga ketertiban, sekaligus memastikan pendistribusian daging kurban berjalan aman hingga diterima masyarakat.
Sapi Kurban 1,2 Ton Jadi Perhatian Warga
Panitia kurban Masjid Agung Tasikmalaya, Azmi Khoirul, mengatakan tahun ini panitia menyembelih enam ekor hewan kurban. Dari jumlah tersebut, satu ekor sapi memiliki bobot mencapai 1,2 ton.
โAlhamdulillah, tahun ini kami menyembelih 6 ekor hewan kurban. Satu di antaranya berbobot 1,2 ton. Ini menjadi berkah besar bagi jamaah dan masyarakat sekitar,โ ujar Azmi Khoirul saat ditemui di lokasi penyembelihan.
Menurut Azmi, daging kurban tersebut disalurkan kepada warga di sekitar Masjid Agung Tasikmalaya. Sebagian lainnya diberikan kepada kaum dhuafa dan anak yatim piatu agar manfaat kurban tidak hanya dirasakan jamaah, tetapi juga masyarakat yang lebih membutuhkan.
Panitia menyiapkan sekitar 1.000 kantong daging kurban. Setiap kepala keluarga menerima satu kantong berisi sekitar 1,5 kilogram daging.
โUntuk jumlah kantong ada sekitar 1.000 kantong dan per KK akan mendapatkan per kantong 1,5 kilogram,โ ungkap Azmi.
Angka tersebut membuat pembagian daging kurban Tasikmalaya di Masjid Agung menjadi salah satu kegiatan yang cukup besar pada momentum Idul Adha tahun ini. Proses penyembelihan, pemotongan, penimbangan, hingga pengemasan dilakukan panitia secara bergiliran agar daging bisa segera sampai kepada warga dalam kondisi sega r.
Dikawal TNI agar Pembagian Tetap Tertib
Kehadiran TNI dalam proses distribusi menjadi bagian penting dari kelancaran kegiatan. Babinsa Tawangsari ikut memastikan warga yang datang dapat mengambil daging kurban sesuai alur yang telah disiapkan panitia situs gacor.
Pengawalan itu juga membantu mencegah antrean berdesakan. Warga diarahkan untuk mengikuti pendataan penerima, sehingga pembagian bisa berjalan lebih tertib dan tepat sasaran.
Suasana di sekitar lokasi pembagian tampak ramai, tetapi tetap terkendali. Panitia bekerja cepat menyiapkan kantong daging, sementara petugas membantu menjaga area distribusi agar warga tidak saling mendahului. Dalam kegiatan semacam ini, antrean yang tertib kadang lebih sulit diatur daripada sapi besar; bedanya, sapi bisa diikat, kalau antrean harus disabarkan.
Warga menyambut baik pembagian daging kurban tersebut. Bagi sebagian keluarga, daging kurban menjadi berkah yang sangat dinantikan saat Idul Adha. Selain bernilai ibadah, kurban juga menjadi ruang solidaritas sosial antara jamaah, panitia, aparat, dan masyarakat penerima manfaat.
Dengan pengawalan TNI dan kesiapan panitia, distribusi daging kurban Tasikmalaya di Masjid Agung Kota Tasikmalaya berjalan lancar. Kegiatan ini tidak hanya memperlihatkan semangat berbagi pada Hari Raya Idul Adha, tetapi juga menunjukkan pentingnya kerja sama dalam menjaga ketertiban saat bantuan disalurkan kepada masyarakat.
Pendistribusian daging kurban di Masjid Agung Tasikmalaya pun menjadi potret sederhana tentang marwah Idul Adha: ibadah yang tidak berhenti pada penyembelihan hewan kurban, tetapi bermuara pada kebahagiaan warga yang menerima manfaatnya. (DH/AS)
Baca Berita Tasikmalaya lainnya di Google News





















