lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Menteri Agama Nasaruddin Umar dijadwalkan menebar kembali 70.000 bibit ikan di perairan Sungai Green Canyon, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Kamis (13/8/2026). Kegiatan yang dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB itu menjadi bagian dari agenda ekoteologi Pangandaran.
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran mengumumkan kegiatan tersebut pada Rabu, 12 Agustus 2026. Dalam pengumuman resminya, agenda itu disebut sebagai penguatan ekoteologi melalui restocking 70.000 bibit ikan bersama Menteri Agama. Nasaruddin Umar sendiri masih tercatat sebagai Menteri Agama dalam profil resmi Kementerian Agama.
Lokasi Disurvei Jelang Kunjungan Menag
Persiapan ekoteologi Pangandaran telah dilakukan beberapa hari sebelum jadwal kunjungan. Kemenag Pangandaran bersama DKPKP Kabupaten Pangandaran meninjau lokasi kegiatan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan program tersebut. Kegiatan peninjauan itu dipublikasikan Kemenag Pangandaran pada 7 Agustus 2026.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran Yayan Herdiana disebut terlibat dalam persiapan tersebut. Sebelumnya, Yayan juga beraudiensi dengan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami di Pendopo Bupati pada Kamis, 6 Agustus 2026, untuk membahas rencana kunjungan Menteri Agama dan Program Ekoteologi.
Kemenag Pangandaran menyebut Nasaruddin Umar dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pangandaran hingga Kota Banjar pada Kamis, 13 Agustus 2026. Salah satu rangkaian kunjungan tersebut adalah pelaksanaan Program Ekoteologi. Dengan demikian, penebaran bibit ikan di Green Canyon menjadi salah satu kegiatan konkret dalam rangkaian kunjungan yang telah dipersiapkan sejak pekan sebelumnya.
Ekoteologi Masuk Program Prioritas Kemenag
Agenda ekoteologi Pangandaran tersebut merupakan implementasi salah satu program prioritas Kementerian Agama. Kementerian Agama memasukkan penguatan ekoteologi sebagai poin kedua dalam delapan program Asta Protas Kemenag Berdampak yang diperkenalkan pada 6 Maret 2025.
Kementerian Agama menggunakan pendekatan ekoteologi untuk menghubungkan nilai keagamaan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan. Dalam berbagai implementasinya, program tersebut diwujudkan melalui aksi lingkungan, termasuk penanaman pohon dan kegiatan konservasi yang melibatkan satuan kerja maupun lembaga keagamaan.
Di Pangandaran, penerapannya kali ini diarahkan pada perairan melalui penebaran kembali bibit ikan. Kankemenag Pangandaran menyatakan kegiatan tersebut dilaksanakan dengan kolaborasi DKPKP Kabupaten Pangandaran. Karena agenda baru dijadwalkan berlangsung pada Kamis pagi, status kehadiran Menteri Agama dan pelaksanaan penebaran 70.000 bibit ikan masih merupakan agenda terjadwal, bukan kegiatan yang telah berlangsung. (NS/AS)







