Isbat Nikah Garut Diikuti 61 Pasangan, Kuota Oktober Lebih dari 100

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Sebanyak 61 pasangan mengikuti layanan isbat nikah Garut yang digelar secara terpadu di Kantor Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jumat, 2 Oktober 2026. Pemerintah Kabupaten Garut memperkirakan kuota pelayanan serupa sepanjang Oktober mencapai lebih dari 100 pasangan.

Kegiatan tersebut ditujukan bagi pasangan yang pernikahannya belum tercatat dalam administrasi negara. Pelayanan melibatkan Pemerintah Kabupaten Garut, Pengadilan Agama, Kementerian Agama, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Lebih dari 200 Pasangan Difasilitasi Sepanjang 2026

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Garut, Yayan Waryana, menyebut pelayanan isbat nikah Garut telah menjangkau lebih dari 200 pasangan sepanjang 2026. Program tersebut, menurut dia, akan dilanjutkan.

- Advertisement -

Untuk Oktober 2026, jumlah pasangan yang diperkirakan memperoleh kuota pelayanan mencapai lebih dari 100 pasangan. Angka tersebut merupakan kuota pelayanan selama Oktober dan berbeda dengan jumlah 61 pasangan yang mengikuti layanan sidang terpadu di Banyuresmi.

Ketua Pengadilan Agama Garut, Ayip, melaporkan peserta layanan sidang isbat nikah terpadu pada kegiatan tersebut berjumlah 61 pasangan. Isbat nikah menjadi jalur bagi pasangan untuk memperoleh penetapan atas perkawinan yang sebelumnya belum tercatat secara administratif.

Pemkab Garut juga melibatkan Disdukcapil dalam pelayanan tersebut. Setelah proses pengesahan pernikahan, pasangan dapat memperbarui dokumen kependudukan, termasuk Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk sesuai hasil pelayanan yang diperoleh.

Dokumen Pernikahan Berkaitan dengan Administrasi Keluarga

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan pencatatan perkawinan dibutuhkan karena ketiadaan dokumen resmi dapat menimbulkan persoalan administratif dan hukum bagi keluarga. Ia antara lain menyebut urusan waris dan asuransi sebagai hal yang dapat terdampak ketika status perkawinan tidak tercatat.

Menurut Pemkab Garut, isbat nikah Garut diselenggarakan untuk membantu pasangan yang telah menikah secara agama tetapi pernikahannya belum tercatat dalam administrasi negara. Setelah memperoleh penetapan melalui proses yang berlaku, pencatatan tersebut dapat menjadi dasar penyesuaian dokumen kependudukan keluarga.

Pelayanan di Banyuresmi menjadi bagian dari program yang dijalankan pemerintah daerah bersama lembaga terkait pada 2026. Dengan lebih dari 200 pasangan telah difasilitasi sepanjang tahun dan kuota lebih dari 100 pasangan diperkirakan tersedia pada Oktober, pelayanan pencatatan perkawinan masih akan dilanjutkan bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan. (NS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Asep Rahmat Dapat Respons Positif PPP, Jalan Menuju Kursi Wabup Ciamis Masih Panjang

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peluang Asep Rahmat untuk diusulkan...

Inovasi SMAN 6 Tasikmalaya, Ubah Sampah Organik Jadi Kompos dan Pakan Ternak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Inovasi SMAN 6 Tasikmalaya dalam...

RS Mitra Idaman Minta Maaf, Dinkes Banjar Telusuri SOP Kasus Persalinan Darurat dalam Mobil

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Kasus persalinan darurat Rini Marini, ibu...

36 Jam Dilalap Api, Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya Belum Padam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya...

Kebakaran TPA Pasir Bajing di Garut Dipadamkan, Tim SAR Brimob Diterjunkan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kebakaran TPA Pasir Bajing di Desa Sukaraja, Kecamatan...

JAWA BARAT

Bantuan Dedi Mulyadi Lewat WhatsApp Dipastikan Hoaks, Warga Diminta Waspada Modus Transfer Sesuai Usia

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Jabar Saber Hoaks mengingatkan masyarakat...

Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih ke Sekolah dan Pesantren, Gunakan Kendaraan Taktis AWC

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Polres Purwakarta, Jawa Barat, menyalurkan bantuan...

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sopir Taksi Online di Sumedang, Utang Rp25 Juta Jadi Dugaan Pemicu

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Polres Sumedang, Jawa Barat, mengungkap perkembangan penyidikan kasus...

Kasus Santriwati Bekasi, Pimpinan Ponpes Ditahan diduga Korban Lebih dari 10 Orang

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Polres Metro Bekasi Kota menahan...

Warga Cianjur Temukan Jenazah dalam Karung, Tali Melilit Leher Korban

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan...

Sindikat Pecah Kaca di Cianjur Terungkap, Kerugian Korban Rp4,1 Miliar dari 15 Lokasi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polres Cianjur mengungkap sindikat pecah kaca...

Polisi Temukan 27 Batang Ganja di Atap Rumah Bandung, Bibit Disebut Dibawa dari Amerika Serikat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Polrestabes Bandung mengungkap kasus penanaman ganja...

Pilkades 47 Desa di Cianjur Ditunda hingga November 2026, Jadwal Baru Tunggu Perbup

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Pelaksanaan Pilkades 47 desa di Cianjur,...

Olahraga

Kategori Populer