Transaksi TPI Pangandaran Tembus Rp6 Miliar pada September 2026

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Nilai transaksi TPI Pangandaran yang dikelola KUD Minasari mencapai sekitar Rp6 miliar sepanjang September 2026. Catatan tersebut menunjukkan peningkatan dibanding nilai transaksi pada periode pembanding yang berada di kisaran Rp2 miliar.

Perkembangan itu disampaikan setelah evaluasi aktivitas pelelangan ikan pada Jumat, 2 Oktober 2026. Hasil tangkapan yang banyak masuk ke tempat pelelangan selama September antara lain ikan layur, bawal, tenggiri, serta sejumlah jenis udang.

Transaksi Naik, Dampak ke Pendapatan Nelayan Masih Dievaluasi

Ketua KUD Minasari Pangandaran Jeje Wiradinata menyebut peningkatan nilai transaksi menunjukkan aktivitas penjualan hasil tangkapan melalui tempat pelelangan meningkat. Namun, besarnya transaksi belum otomatis menunjukkan tingkat kesejahteraan nelayan.

- Advertisement -

KUD Minasari masih mengevaluasi seberapa besar kenaikan transaksi TPI Pangandaran tersebut berpengaruh terhadap pendapatan yang diterima nelayan. Nilai transaksi pelelangan mencerminkan perputaran hasil penjualan ikan, tetapi tidak dengan sendirinya menggambarkan pendapatan bersih setelah biaya melaut dan faktor lain diperhitungkan.

Sejumlah laporan mengenai aktivitas TPI menyebut transaksi September berada di kisaran Rp6 miliar. Terdapat perbedaan kecil pada angka rinci yang dilaporkan, yakni sekitar Rp6,03 miliar dan Rp6,07 miliar. Karena itu, angka sekitar Rp6 miliar menjadi gambaran yang lebih aman sebelum tersedia data rekap resmi yang seragam.

Peningkatan aktivitas pelelangan juga berkaitan dengan banyaknya hasil tangkapan yang masuk. Ikan layur, bawal hitam, tenggiri, dan udang termasuk komoditas yang disebut banyak ditransaksikan selama periode tersebut.

Harga Udang Korosok Sempat Anjlok

Kenaikan nilai transaksi TPI Pangandaran terjadi pada bulan yang juga diwarnai persoalan harga salah satu hasil tangkapan nelayan. Pada pertengahan September, harga udang korosok dilaporkan turun dari sekitar Rp14.000 per kilogram menjadi sekitar Rp1.400 per kilogram akibat lemahnya penyerapan pembeli.

Kondisi itu membuat sebagian hasil tangkapan sulit terserap pasar. KUD Minasari kemudian membeli sebagian udang yang dibawa nelayan agar hasil tangkapan tersebut tetap dapat tersalurkan.

Dua perkembangan tersebut menunjukkan nilai transaksi total tidak selalu menggambarkan kondisi yang sama untuk setiap komoditas. Ketika aktivitas pelelangan secara keseluruhan meningkat selama September, nelayan pada komoditas tertentu masih menghadapi tekanan harga.

Evaluasi terhadap harga ikan, volume tangkapan, dan pendapatan nelayan menjadi penting untuk melihat lebih jauh apakah kenaikan nilai transaksi pelelangan juga diikuti perbaikan penerimaan di tingkat nelayan. (NS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Asep Rahmat Dapat Respons Positif PPP, Jalan Menuju Kursi Wabup Ciamis Masih Panjang

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peluang Asep Rahmat untuk diusulkan...

Inovasi SMAN 6 Tasikmalaya, Ubah Sampah Organik Jadi Kompos dan Pakan Ternak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Inovasi SMAN 6 Tasikmalaya dalam...

RS Mitra Idaman Minta Maaf, Dinkes Banjar Telusuri SOP Kasus Persalinan Darurat dalam Mobil

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Kasus persalinan darurat Rini Marini, ibu...

36 Jam Dilalap Api, Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya Belum Padam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya...

Kebakaran TPA Pasir Bajing di Garut Dipadamkan, Tim SAR Brimob Diterjunkan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kebakaran TPA Pasir Bajing di Desa Sukaraja, Kecamatan...

JAWA BARAT

Bantuan Dedi Mulyadi Lewat WhatsApp Dipastikan Hoaks, Warga Diminta Waspada Modus Transfer Sesuai Usia

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Jabar Saber Hoaks mengingatkan masyarakat...

Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih ke Sekolah dan Pesantren, Gunakan Kendaraan Taktis AWC

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Polres Purwakarta, Jawa Barat, menyalurkan bantuan...

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sopir Taksi Online di Sumedang, Utang Rp25 Juta Jadi Dugaan Pemicu

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Polres Sumedang, Jawa Barat, mengungkap perkembangan penyidikan kasus...

Kasus Santriwati Bekasi, Pimpinan Ponpes Ditahan diduga Korban Lebih dari 10 Orang

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Polres Metro Bekasi Kota menahan...

Warga Cianjur Temukan Jenazah dalam Karung, Tali Melilit Leher Korban

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan...

Sindikat Pecah Kaca di Cianjur Terungkap, Kerugian Korban Rp4,1 Miliar dari 15 Lokasi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polres Cianjur mengungkap sindikat pecah kaca...

Polisi Temukan 27 Batang Ganja di Atap Rumah Bandung, Bibit Disebut Dibawa dari Amerika Serikat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Polrestabes Bandung mengungkap kasus penanaman ganja...

Pilkades 47 Desa di Cianjur Ditunda hingga November 2026, Jadwal Baru Tunggu Perbup

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Pelaksanaan Pilkades 47 desa di Cianjur,...

Olahraga

Kategori Populer