lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda daerah. Dalam ajang Style Archery Competition 1 TH 2026 di Wahana Alam Parung, Kecamatan Pageurageung, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (10/5/2026), CASC Ciamis sukses memborong sejumlah medali dari berbagai kategori usia.
Penampilan para atlet dari klub panahan tradisional asal Kabupaten Ciamis itu mencuri perhatian peserta maupun penonton yang hadir dalam kompetisi tingkat pelajar dan komunitas tersebut. Sejumlah atlet muda tampil konsisten sejak babak awal hingga final dan berhasil mengangkat nama daerah melalui prestasi di arena panahan.
Kejuaraan yang diikuti peserta dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Barat itu menjadi ajang pembuktian kemampuan para atlet muda binaan komunitas. Selain menjadi ruang kompetisi, event tersebut juga mempertemukan berbagai komunitas dan pegiat olahraga tradisional dari sejumlah daerah.
Dalam pertandingan itu, dominasi atlet dari panahan tradisional Ciamis terlihat pada kategori U-9 putri. Atlet atas nama Arisha Zhafira dari MIN 9 Ciamis berhasil meraih medali emas sekaligus menjadi juara umum. Sementara posisi kedua ditempati Tazkia Syifa Azahra dari MIN 9 Ciamis, sedangkan medali perunggu diraih Naladhifa Maryam Iqlima dari MI Al Muminin.
Prestasi lain juga diraih pada kategori U-15 putra. Atlet atas nama Alkhalifi Muhammad Azammy dari MI Andalan sukses membawa pulang medali perak setelah bersaing ketat dengan peserta dari daerah lain.
Sementara itu, pada kategori U-18 putri, Aisha Zahra dari MTsN 1 Ciamis berhasil menyumbangkan medali perunggu untuk kontingen Kabupaten Ciamis.
Tidak hanya berjaya dalam kategori utama, para atlet panahan Ciamis juga menunjukkan kemampuan pada kategori Juara Bantalan Target. Adiba Nahda Rafanda dari SD Linggasari, Muhammad Ilham dari MTsN 1 Ciamis, serta Candra Cahya Komala dari SMK Ma’arif berhasil menjadi juara pada kategori tersebut.
Coach klub, Nasirin, mengatakan capaian itu menjadi hasil dari proses latihan dan pembinaan yang dilakukan secara rutin selama ini. Menurutnya, kompetisi seperti Style Archery Competition 2026 menjadi pengalaman penting bagi anak-anak untuk melatih mental bertanding sekaligus meningkatkan kemampuan teknik.
Ia menilai perkembangan olahraga panahan tradisional di Kabupaten Ciamis menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Dukungan orang tua dan sekolah dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga semangat latihan para atlet muda.
Klub yang berada di bawah naungan Fespati Ciamis itu sendiri mengirimkan sekitar 12 atlet kategori pelajar dan tiga peserta kategori dewasa putra dalam ajang tersebut.
Nasirin berharap semakin banyak generasi muda tertarik menekuni olahraga tradisional yang sarat nilai kedisiplinan dan konsentrasi tersebut. Menurutnya, prestasi dalam juara panahan pelajar menjadi bukti bahwa anak-anak daerah juga mampu bersaing di tingkat regional.
Keberhasilan membawa pulang medali panahan Ciamis dari ajang bergengsi itu sekaligus memperlihatkan potensi besar atlet muda daerah dalam dunia olahraga tradisional. Apalagi, persaingan dalam kompetisi panahan Tasikmalaya kali ini diikuti peserta dari berbagai komunitas yang sudah berpengalaman dalam turnamen tingkat Jawa Barat.
Dengan hasil tersebut, CASC Ciamis kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu komunitas pembinaan panahan tradisional yang aktif melahirkan atlet muda berprestasi dari Kabupaten Ciamis. (NID/AS)

