lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL Euforia kemenangan berubah menjadi ketegangan. Sesaat setelah pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung berakhir, suasana jalanan mendadak ricuh hingga membuat ratusan orang terlibat aksi saling serang. Video kejadian yang memperlihatkan supporter bentrok pun cepat menyebar di media sosial dan memicu perhatian publik.
Dalam rekaman yang beredar luas, massa tampak memenuhi badan jalan pada malam hari. Beberapa sepeda motor berhenti di tengah kerumunan, sementara suara teriakan terdengar bersahutan dari berbagai arah. Situasi yang awalnya dipenuhi konvoi dan selebrasi mendadak berubah mencekam.
Kericuhan diduga melibatkan kelompok supporter Persib Bandung dan supporter Persija Jakarta yang berada di lokasi usai pertandingan. Ketegangan disebut mulai memanas ketika sejumlah massa saling berteriak dan memancing emosi kelompok lain.
Tak lama kemudian, situasi berubah kacau. Dalam beberapa potongan video, tampak sejumlah orang berlarian di tengah jalan. Barrier pembatas jalan berwarna oranye juga terlihat berpindah posisi. Arus kendaraan yang semula ramai perlahan tersendat akibat massa yang terus memadati ruas jalan.
Insiden itu membuat banyak warga sekitar memilih menjauh demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Beberapa pengendara motor bahkan tampak berhenti dan memutar arah karena kondisi jalan tidak lagi kondusif.
Keributan tersebut juga memunculkan berbagai komentar dari warganet. Sebagian menyayangkan aksi kericuhan suporter Persib dan keributan suporter Persija yang kembali mencoreng rivalitas sepak bola Indonesia. Apalagi pertandingan sebenarnya berlangsung jauh dari lokasi keributan.
Menariknya, laga Persija kontra Persib sendiri digelar di Stadion Segiri, Samarinda. Namun rivalitas kedua kubu ternyata tetap terasa hingga daerah lain. Kondisi itu membuat publik mempertanyakan bagaimana konvoi kemenangan bisa berubah menjadi aksi supporter bentrok di tengah jalan raya.
Beruntung aparat kepolisian bersama personel TNI bergerak cepat mengendalikan situasi. Petugas langsung membubarkan kerumunan dan melakukan penjagaan di sejumlah titik agar massa tidak semakin meluas ke kawasan permukiman maupun pusat aktivitas warga.
Sejumlah saksi menyebut suasana sempat memanas beberapa menit sebelum akhirnya dapat dikendalikan. Setelah aparat turun tangan, kondisi perlahan kembali normal dan kendaraan mulai dapat melintas meski sempat terjadi kepadatan panjang.
Di media sosial, video bentrokan itu juga ramai dikaitkan dengan bentrokan Bobotoh dan Jakmania yang kembali memicu ketegangan antarpendukung sepak bola. Beberapa unggahan bahkan memperlihatkan momen ketika massa berlarian di tengah jalan sambil menghindari kerumunan lain.
Salah satu komentar warganet menyebut situasi sebenarnya telah kondusif setelah sempat terjadi miskomunikasi yang memicu provokasi. Meski begitu, video keributan telanjur menyebar luas dan menjadi sorotan publik.
Belakangan diketahui, peristiwa supporter bentrok tersebut terjadi di Jalan RE Martadinata, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Minggu malam (10/5), sesaat setelah laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung usai digelar. (AS/AS)

