Hikmah Apel Pagi: Kisah Nyata Pengangkut Sampah di Kota Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Keberadaan para pengangkut sampah di Kota Tasikmalaya belakangan semakin menjadi perhatian publik. Di balik rutinitas pengangkutan sampah yang berlangsung setiap hari, ternyata ada banyak pekerja lapangan yang selama ini bekerja dalam kondisi serba terbatas.

Sebagian besar dari mereka merupakan tenaga sukwan yang ikut membantu operasional kebersihan kota. Mereka tetap datang sejak pagi, mengikuti apel, lalu berangkat menyusuri permukiman warga untuk mengangkut sampah rumah tangga.

Meski pekerjaan mereka bersentuhan langsung dengan risiko kesehatan dan keselamatan, kondisi yang dihadapi para pekerja lapangan tidak selalu mudah. Beberapa di antaranya mengaku pernah bekerja dengan perlengkapan seadanya. Ada yang menggunakan sepatu lama, ada pula yang harus mengganti pakaian kerja sendiri.

Namun di tengah keterbatasan itu, para pekerja tetap bertahan. Mereka tetap bekerja demi menjaga lingkungan Kota Tasikmalaya tetap bersih setiap hari.

Keberadaan para sukwan pengangkut sampah Tasikmalaya sendiri selama ini menjadi bagian penting dalam aktivitas pengangkutan sampah. Sebab di lapangan, mereka ikut bekerja bersama petugas lain untuk memastikan sampah di lingkungan warga tidak menumpuk.

Bahkan dalam kegiatan apel pagi, tidak semua orang bisa membedakan mana ASN dan mana tenaga sukwan. Pekerjaan mereka hampir sama. Mereka sama-sama berdiri di barisan, lalu berangkat menjalankan tugas lapangan.

Namun dari sebuah apel pagi itulah, ternyata muncul cerita yang hingga kini masih diingat para pekerja kebersihan.

Salah seorang petugas yang ditemui redaksi menceritakan, suatu pagi apel di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya dipimpin langsung oleh kepala dinas.

Saat itu, perhatian pimpinan disebut tertuju pada barisan pekerja lapangan, khususnya tenaga sukwan yang mengenakan pakaian berbeda-beda.

Umumnya para sukwan mengenakan kaos lusuh, tentu dengan warna dan bentuk yang berbeda-beda karena memang bukan seragam kerja. Intinya, mereka memakai pakaian seadanya untuk bekerja di lapangan.

“Waktu apel, Pak Kadis lihat baju kami beda-beda,” ujar sumber tersebut.

Menurutnya, di hadapan peserta apel pagi, pimpinan langsung menyampaikan bahwa para pekerja lapangan harus memiliki seragam yang sama.

Ucapan tersebut ternyata tidak berhenti sebatas arahan. Karena kemudian, para pekerja mulai menerima pembagian pakaian kerja berupa kaos panjang.

Bagi sebagian orang, bantuan itu mungkin terlihat sederhana. Namun bagi para sukwan kebersihan Kota Tasikmalaya, pakaian tersebut memiliki arti yang jauh lebih besar dibanding nilainya.

“Yang bikin senang bukan karena mahalnya. Tapi kami merasa dianggap,” kata salah seorang pekerja.

Yang membuat para pekerja semakin tersentuh, pembagian pakaian kerja itu tidak hanya diberikan kepada pegawai negeri sipil. Para tenaga sukwan juga ikut menerima.

“Alhamdulillah semuanya kebagian,” ujarnya.

Cerita tersebut kini masih sering dikenang para pekerja di lingkungan DLH Kota Tasikmalaya. Sebab bagi mereka, itu menjadi salah satu momen ketika keberadaan pekerja lapangan benar-benar diperhatikan.

Selain menjadi identitas kerja, seragam pengangkut sampah juga membuat para pekerja merasa lebih percaya diri saat berada di lapangan maupun ketika mengikuti apel pagi.

Momen sederhana itu pun dinilai memberikan pelajaran penting tentang arti kehadiran seorang pimpinan di tengah bawahannya.

Sebab dari apel pagi, seorang pimpinan bisa melihat langsung kondisi pekerja lapangan. Bisa mengetahui siapa yang datang dengan pakaian lusuh, siapa yang perlengkapannya sudah rusak, dan siapa yang selama ini tetap bekerja dalam keterbatasan.

Karena realita lapangan memang tidak selalu terlihat dari balik meja kerja dan laporan administrasi.

Dan dari sebuah apel pagi sederhana itulah, para pengangkut sampah di Kota Tasikmalaya akhirnya pernah merasakan sesuatu yang selama ini nyaris asing bagi mereka: perhatian.

Barangkali, memang begitulah manfaat seorang pimpinan yang mau ikut apel pagi.

Ia bisa melihat langsung siapa yang berdiri di barisan. Bisa tahu mana pegawai tetap, mana tenaga sukwan. Bisa melihat baju yang sudah kusam, sepatu yang mulai rusak, atau wajah-wajah pekerja yang tetap datang meski hidup pas-pasan.

Mungkin itu pula sebabnya, terlalu sering absen dari apel pagi bukan sekadar soal disiplin pimpinan. Kadang, itu juga membuat seorang pejabat perlahan kehilangan kemampuan memahami kenyataan bawahannya sendiri.

Sebab kalau terlalu banyak alasan untuk tidak hadir, bagaimana mungkin bisa tahu apa yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Wartawan Lintas Priangan: Zaman saha kang kepala dinas na?
Sukwan: Pak Hanafi, Kang.

Alhamdulillaaah… Haturnuhun Pak Hanafi. (AS/AS)

Berita lainnya:

Video Kecelakaan Konvoi Persib di Tasikmalaya Beredar di Facebook, Korban Kejang-Kejang

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Video yang diduga memperlihatkan kecelakaan saat konvoi Persib di Tasikmalaya beredar di media sosial Facebook, Senin (11/5/2026). Tayangan...

Pelari Pakai Jas di QRIS Unsil Tasikmalaya Bikin Warga Ngakak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ribuan warga memadati sepanjang jalur lomba QRIS Unsil Tasikmalaya, Minggu (10/5/2026) pagi. Di tengah meriahnya event lari nasional...

6 Lokasi Nobar Persib di Tasikmalaya, Silahkan Dipilih!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Atmosfer pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta mulai terasa di berbagai sudut Kota Tasikmalaya. Menjelang laga sarat gengsi...

Terbaru

Video Kecelakaan Konvoi Persib di Tasikmalaya Beredar di Facebook, Korban Kejang-Kejang

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Video yang diduga memperlihatkan kecelakaan saat konvoi Persib...

Perpres Sudah Terbit, Tapi Kenaikan Gaji PNS 2026 Tertahan, Ini Penyebabnya!

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL  Perpres mengenai peningkatan kesejahteraan aparatur negara memang sudah...

202 Peserta Musdes Tentukan Pemimpin di Pilkades PAW Sidamulya Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pelaksanaan Pilkades PAW Sidamulya Ciamis menjadi perhatian...

Klasemen Liga Spanyol Makin Brutal Pasca Barcelona Tekuk Madrid

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Barcelona semakin sulit disentuh pesaingnya setelah mempermalukan Real...

Isu Guru Honorer 2027 Makin Panas, Banyak Sekolah Cemas

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL  Isu guru honorer 2027 makin ramai diperbincangkan...

Jelang Idul Adha, Ini Pesan Penting Wakil Wali Kota Banjar untuk Warga

lintaspriangan.com, BERITA KOTA BANJAR. Menjelang pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah, Supriana...

Menakar Peluang Juara Persib dari Duel Bali United vs Borneo

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Duel Bali United vs Borneo pada pekan ke-32...

Drama Parma vs AS Roma: Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Roma Menggila

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Duel panas Parma vs AS Roma pada pekan...

Prediksi Skor AC Milan vs Atalanta: La Dea Berpeluang Curi Poin

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi Skor AC Milan vs Atalanta mengarah pada...

Pelari Pakai Jas di QRIS Unsil Tasikmalaya Bikin Warga Ngakak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ribuan warga memadati sepanjang jalur lomba QRIS Unsil...

Priangan Timur

Video Kecelakaan Konvoi Persib di Tasikmalaya Beredar di Facebook, Korban Kejang-Kejang

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Video yang diduga memperlihatkan kecelakaan saat konvoi Persib...

202 Peserta Musdes Tentukan Pemimpin di Pilkades PAW Sidamulya Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pelaksanaan Pilkades PAW Sidamulya Ciamis menjadi perhatian...

Jelang Idul Adha, Ini Pesan Penting Wakil Wali Kota Banjar untuk Warga

lintaspriangan.com, BERITA KOTA BANJAR. Menjelang pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah, Supriana...

Pelari Pakai Jas di QRIS Unsil Tasikmalaya Bikin Warga Ngakak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ribuan warga memadati sepanjang jalur lomba QRIS Unsil...

Penunggak Pajak di Pangandaran Dikejar, PBB Naik 50 Persen!

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan...

Ancaman Kekeringan Ciamis Masuk Kategori Tinggi di Jabar, DPKP Bergerak

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Ancaman kekeringan Ciamis mulai menjadi perhatian serius menjelang...

Cek Nama Anda! Ini Daftar Lolos Administrasi Pemuda Pelopor Ciamis 2026

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Seleksi Pemuda Pelopor Ciamis 2026 resmi dimulai. Dinas...

Aklamasi! Dian Budiyana Pimpin HAPMI Ciamis, Industri Kreatif Lokal Jadi PR Besar

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten...

Perspektif

Popular Categories