lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Semangat pengabdian tak pernah benar-benar berhenti meski masa dinas telah usai. Nuansa hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat nilai kebangsaan terasa dalam peringatan HUT ke-62 PERIP Tasikmalaya yang digelar di Aula PEPABRI Kota Tasikmalaya, Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pengabdian kepada bangsa tidak mengenal usia dan tetap hidup dalam semangat para purnawirawan.
PERIP sendiri merupakan singkatan dari Persatuan Istri Purnawirawan TNI-Polri, yakni organisasi yang menjadi wadah silaturahmi dan pengabdian para istri purnawirawan serta warakawuri dalam berbagai kegiatan sosial dan kebangsaan.
Dengan mengusung tema “Dengan Semangat Satya Bakti PERIP Terus Berkarya di Masa Purna”, acara berlangsung khidmat sekaligus penuh keakraban. Sejak awal kegiatan, para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara yang bukan hanya menjadi ajang silaturahmi purnawirawan, tetapi juga momentum memperkuat nilai persatuan dan nasionalisme.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ibu Munawar. Suasana semakin semarak saat Hymne PERIP dan Mars PERIP dikumandangkan penuh semangat di bawah arahan Ibu Iswanto.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama oleh Ibu Bagio, pembacaan sejarah organisasi oleh Ibu Entang, serta laporan Ketua Panitia, Ibu Endang. Dalam laporannya, ia menyampaikan rasa syukur atas kekompakan anggota yang terus terjaga hingga kini.
Ketua PERIP Tasikmalaya, Ibu Rita Ade Suherman, mengatakan bahwa masa purna bukan alasan untuk berhenti memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, semangat berkarya dan menjaga kebersamaan harus terus dirawat sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa.
“Masa purna bukan akhir pengabdian. Justru ini menjadi kesempatan untuk tetap aktif, tetap kompak, dan terus memberi manfaat,” ujarnya.
Semangat serupa juga disampaikan Ketua DPC PEPABRI Tasikmalaya, Bapak Ade Suherman. Ia mengapresiasi konsistensi organisasi purnawirawan tersebut dalam menjaga kebersamaan, persatuan, serta semangat kebangsaan di tengah masyarakat.
Menurutnya, keberadaan organisasi purnawirawan memiliki peran penting sebagai teladan, terutama dalam menjaga nilai kebangsaan dan semangat persatuan lintas generasi.
Kehadiran Ketua Dharma Pertiwi, Ibu Rima Mutia Imvan Ibrahim, S.Sos., turut memberikan energi positif bagi peserta. Dalam sambutannya, ia mengingatkan pentingnya menjaga semangat berkegiatan meski usia tidak lagi muda.
“Usia boleh bertambah, tetapi semangat harus tetap membara. Jangan malas berkegiatan dan teruslah memberi inspirasi,” katanya yang langsung disambut tepuk tangan meriah.
Suasana acara semakin hidup saat sesi tanya jawab sejarah PERIP digelar. Para peserta terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan. Tawa, nostalgia, dan cerita masa pengabdian mewarnai suasana hangat di dalam aula.
Kepala Kesbangpol Kota Tasikmalaya, Drs. Ade Hendar, M.M., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi organisasi purnawirawan dalam menjaga semangat persatuan serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Selain itu, ibu-ibu anggota PERIP turut menampilkan paduan suara dan drama musikal yang sarat pesan perjuangan. Penampilan tersebut menjadi salah satu bagian paling menarik dalam peringatan HUT PERIP 2026 karena mampu menghadirkan suasana haru sekaligus membangkitkan semangat pengabdian.
Acara kemudian ditutup dengan santunan, prosesi potong tumpeng, serta ramah tamah yang semakin mempererat silaturahmi purnawirawan dan para tamu undangan yang hadir.
Peringatan HUT ke-62 PERIP Tasikmalaya itu menjadi pengingat bahwa semangat mengabdi untuk bangsa tidak pernah benar-benar purna. Meski usia terus bertambah, semangat berkarya dan memberi manfaat bagi masyarakat tetap hidup dalam jiwa para anggota. (DH/AS)

