Momentum Hari Anak Nasional, Kemenhaj Ciamis Kupas 5 Manfaat Mengenalkan Haji Sejak Dini

Oleh:
H. Nana Supriatna
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Ciamis

Ka’bah memenuhi layar televisi. Di hadapannya, seorang anak memandangi ribuan manusia yang bergerak mengelilingi bangunan hitam itu (sebagai bukti arkeologis dalam Sejarah agama). Semuanya berpakaian putih. Tidak terlihat siapa yang kaya, siapa yang pejabat, atau siapa yang datang dari negeri jauh.

“Ayah, mereka sedang apa?”

“Mereka sedang bertawaf. Mereka datang untuk memenuhi panggilan Allah.”

Jawaban itu sederhana. Sang anak mungkin belum mengerti tentang rukun, wajib, miqat, atau seluruh tata cara haji. Namun, sore itu sebuah nama mulai menetap dalam ingatannya: Ka’bah. Lamat-lamat, tumbuh pula keinginan untuk melihatnya dari dekat.

Begitulah cita-cita kerap bermula. Bukan dari uraian panjang, melainkan dari satu gambar, cerita yang teduh, dan percakapan yang membekas.

Pada Hari Anak Nasional, kita biasanya berbicara tentang bermain, pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan masa depan anak. Semuanya penting. Namun, masa depan tidak hanya dibangun dengan nilai rapor, keterampilan, dan persiapan memasuki dunia kerja. Anak juga memerlukan suluh yang menerangi arah batinnya.

Tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” mengandung ajakan untuk melihat anak secara utuh, termasuk aspek spritualitas. Mereka bukan bejana kosong yang hanya perlu dipenuhi pengetahuan. Di dalam diri setiap anak terdapat rasa ingin tahu, harapan, dan dunia batin yang perlu direngkuh agar mereka tumbuh utuh.

Karena itu, mengenalkan haji sejak dini layak menjadi bagian dari pendidikan keluarga. Bukan untuk membebani anak dengan biaya perjalanan atau panjangnya antrean keberangkatan. Orang tua cukup menyemai kerinduan, kemudian membiarkannya tumbuh seiring usia. (Pengenalan manasik usia dini, banyak dilaksanakan).

Cita-Cita yang Tidak Berhenti di Dunia

Anak-anak terbiasa ditanya mengenai profesi yang mereka inginkan. Dokter, guru, polisi, atlet, pengusaha, dan beragam jawaban lain disambut dengan sukacita. Kita lalu menakar sekolah yang tepat dan membayangkan ikhtiar untuk mengantarkan mereka ke sana.

Mengenalkan haji memberi satu warna tambahan. Cita-cita anak tidak hanya menjangkau pekerjaan dan keberhasilan dunia, tetapi juga merengkuh tujuan akhirat. Ia mulai mengenal harapan untuk menjadi tamu Allah dan menyempurnakan rukun Islam.

Inilah manfaat pertama. Anak memahami bahwa hidup bukan hanya perkara hendak bekerja sebagai apa, melainkan juga hendak bertumbuh menjadi manusia seperti apa.

Haji kemudian mengajarkan manfaat kedua: sesuatu yang besar harus diraih dengan persiapan. Perjalanan ke Tanah Suci membutuhkan pengetahuan, kesehatan, kesabaran, dan kesiapan diri. Keinginan saja belum cukup.

Pesan ini terasa kian penting ketika banyak hal dapat diperoleh dengan cepat. Sekali menyentuh layar, hiburan tersaji dan barang pesanan bergerak menuju rumah. Haji mengenalkan irama yang berlainan. Ada cita-cita yang harus dirawat lama. Menunggu bukan berarti diam, melainkan kesempatan untuk menyiapkan bekal termasuk memelihara komitmen niat yang kuat.

Dari sana, anak bersua dengan manfaat ketiga: kemampuan merencanakan masa depan. Ia dapat diajak menyusun langkah sederhana. Belajar dengan tekun, menjaga kesehatan, mengenal tata cara haji, dan membiasakan diri bertanggung jawab. Langkahnya mungkin kecil, tetapi tidak kehilangan arah.

Dari Celengan Menuju Tanah Suci

Di sudut kamar, orang tua dapat menaruh sebuah celengan. Tidak perlu mahal atau berhias gemerlap. Cukup bubuhkan tulisan kecil: “Cita-Cita ke Tanah Suci.” Sesekali, anak memasukkan uang dengan tangannya sendiri. Bunyi koin yang beradu menjadi penanda bahwa sebuah harapan sedang dipelihara.

Di situlah manfaat keempat bekerja. Anak mulai mengenal manajemen finansial melalui cara yang ringan. Ia belajar bahwa uang tidak selalu harus dihabiskan hari ini. Ada kebutuhan yang didahulukan, keinginan yang dapat ditunda, dan tujuan baik yang patut diperjuangkan.

Tentu, celengan itu bukan cara memindahkan biaya haji ke pundak anak. Ia hanyalah wahana belajar. Dari recehan yang dikumpulkan, anak mengenal disiplin, prioritas, dan kegembiraan merawat impian.

Manfaat kelima dapat tumbuh melalui cerita. Haji memiliki khazanah yang kaya: Nabi Ibrahim dan Ismail membangun Ka’bah, Siti Hajar berlari antara Safa dan Marwah, serta air Zamzam yang hadir di tengah tanah gersang.

Kisah-kisah itu dapat disampaikan melalui buku bergambar, film pendek, siniar, atau dongeng sebelum tidur. Anak bukan sekadar menghafal nama tempat. Ia diajak menautkan setiap rangkaian haji dengan keteguhan, kasih sayang, ikhtiar, dan kepasrahan kepada Allah. Sejarah pun terasa dekat, tidak lagi seperti deretan nama yang dingin.

Bagi Kemenhaj Ciamis, pendidikan haji tidak harus menunggu seseorang memperoleh panggilan keberangkatan. Keluarga, sekolah, dan madrasah dapat lebih dahulu membuka jendelanya. Caranya mesti ramah, menggembirakan, dan selaras dengan usia anak.

Mungkin perjalanan itu baru terwujud puluhan tahun kemudian. Tidak mengapa. Setiap cita-cita mempunyai muasal. Perjalanan menuju Baitullah pun boleh jadi bermula dari ruang keluarga, ketika seorang anak menatap Ka’bah dengan takzim, lalu berkata lirih, “Suatu hari, aku ingin berada di sana.”

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Jajal Becak Listrik Bantuan Presiden, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Titip Pesan untuk Penerima

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim ikut...

BPN Pangandaran Tak Bisa Batalkan SHM Pantai Madasari, Begini Alasannya

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Polemik sertifikat hak milik (SHM) di...

Rekonstruksi Pembunuhan Banjar Jadi 49 Adegan, Polisi Dalami Unsur Perencanaan

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Rekonstruksi pembunuhan Banjar yang digelar Satreskrim Polres...

Profiling ASN Tasikmalaya Diikuti 400 Pegawai hingga 11 September

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota Tasikmalaya menjalankan Profiling ASN Tasikmalaya...

Antisipasi Abu Vulkanik Pangandaran, Polisi Bagikan Masker kepada Pengendara

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Satlantas Polres Pangandaran membagikan masker kepada pengendara...

JAWA BARAT

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Sampai Bandung, Pemkot Siapkan Mitigasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung mulai menyiapkan langkah...

Surat Edaran Gubernur Jabar, Siaga Abu Vulkanik

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat meningkatkan...

Bandara Husein Sastranegara Ditutup akibat Abu Anak Krakatau, Estimasi hingga Pukul 16.00 WIB

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Operasional Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung...

200 Becak Listrik Cirebon Dibagikan, Pemkot Siapkan Dukungan Pengisian Daya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Sebanyak 200 unit becak listrik Cirebon telah...

Kebakaran Lahan Jawa Barat Capai 228,07 Hektare, Sukabumi Terluas

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Luas kebakaran lahan Jawa Barat mencapai 228,07...

Persib vs PSM di GBLA, 2.505 Personel Disiagakan dan Tiga Titik Disekat

lintaspriangan.com, BERITA PERSIB. Sebanyak 2.505 personel disiagakan untuk mengamankan pertandingan...

Pendakian Gunung Ciremai Ditutup Mulai 6 September untuk Cegah Karhutla

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Seluruh jalur pendakian Gunung Ciremai di wilayah...

Dentuman Misterius Bandung, Badan Geologi Kaitkan Anak Krakatau, BMKG Sebut Skyquake

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Misteri suara dentuman misterius Bandung yang...

Olahraga

Popular Categories