Hasil Norwegia vs Perancis: Mbappé Menyusun, Dembélé Mengubur, Norwegia Hancur

lintaspriangan.comPIALA DUNIA 2026. Hasil Norwegia vs Perancis berakhir telak. Perancis menghancurkan Norwegia dengan skor 4-1 pada laga Grup I Piala Dunia 2026, Jumat (27/6/2026) dini hari WIB. Ousmane Dembélé menjadi bintang utama lewat hattrick cepat di babak pertama.

Kylian Mbappé tidak mencetak gol, tetapi perannya begitu menentukan. Dua gol pertama Dembélé lahir dari umpan Mbappé. Perancis seperti punya dua tangan tajam di lini depan: Mbappé menyusun, Dembélé mengubur. Norwegia sempat melawan, bahkan punya penalti, tetapi gagal memanfaatkannya. Saat peluang emas dibuang, Perancis datang membawa sekop.

Dembélé Mengamuk Sejak Menit Awal

Perancis langsung membuka laga dengan tekanan tinggi. Baru tujuh menit pertandingan berjalan, Dembélé sudah membawa Perancis unggul 1-0 setelah menerima bola dari Mbappé dan menuntaskannya dari jarak dekat.

Gol cepat itu membuat arah pertandingan berubah. Norwegia dipaksa keluar dari rencana awal. Situasi semakin berat setelah Dembélé kembali mencetak gol pada menit ke-20. Lagi-lagi, Mbappé menjadi penyusun serangan. Umpannya membuat Dembélé mendapat ruang di batas kotak penalti dan menyelesaikannya dengan dingin.

Norwegia sempat memberi respons cepat. Thelo Aasgaard memperkecil kedudukan pada menit ke-21 setelah menerima umpan Andreas Schjelderup. Skor berubah menjadi 1-2 dan sempat memberi harapan bahwa laga bisa kembali panas.

Namun harapan itu hanya bertahan sebentar. Pada menit ke-32, Dembélé mencetak gol ketiganya. Kali ini Aurelien Tchouameni menjadi pemberi umpan. Dembélé menunjukkan ketenangan di kotak penalti dan mengirim bola ke sudut kiri bawah gawang. Perancis menutup babak pertama dengan keunggulan 3-1.

Hasil Norwegia vs Perancis pada babak pertama sebenarnya sudah menunjukkan perbedaan tajam antara dua tim. Norwegia masih bisa menciptakan ancaman, tetapi Perancis jauh lebih efisien ketika mendapatkan ruang.

Penalti Gagal Jadi Titik Patah Norwegia

Babak kedua memberi Norwegia kesempatan besar untuk bangkit. Pada menit ke-48, Theo Hernandez melakukan pelanggaran di kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih dan Norwegia mendapat peluang emas untuk memperkecil skor.

Jorgen Larsen maju sebagai eksekutor pada menit ke-50. Jika penalti itu masuk, skor akan berubah menjadi 2-3 dan tekanan bisa berpindah ke kubu Perancis. Namun tembakan Larsen berhasil dihentikan Mike Maignan.

Momen itu menjadi titik patah Norwegia. Setelah penalti gagal, energi comeback mereka seperti bocor pelan-pelan. Norwegia masih punya peluang, tetapi tidak lagi cukup tajam untuk benar-benar mengguncang Perancis.

Data pertandingan menunjukkan Norwegia sebenarnya tidak sepenuhnya buruk. Mereka mencatat 10 tembakan, 4 mengarah ke gawang, dan 4 peluang besar. Bahkan kualitas peluang Norwegia tercatat lebih tinggi dibanding Perancis, yakni 1,69 berbanding 1,31.

Namun sepak bola bukan lomba membuat peluang di atas kertas. Perancis jauh lebih dingin di depan gawang. Mereka mencatat 18 tembakan, 9 tepat sasaran, dan menguasai bola 57 persen. Setiap kali mendapat ruang, Perancis tampak lebih siap menghukum.

Pesta Perancis akhirnya ditutup pada menit 90+4. Bradley Barcola mengirim umpan lambung ke kotak penalti, lalu Desire Doué menyundul bola masuk ke sisi kanan gawang. Skor berubah menjadi 4-1 dan memastikan Norwegia hancur di laga penutup Grup I.

Dengan hasil ini, Perancis finis di puncak Grup I dengan 9 poin dari tiga laga. Produktivitas mereka juga meyakinkan, yakni 10 gol dan hanya kebobolan 2 kali. Norwegia berada di posisi kedua dengan 6 poin, tetapi kekalahan ini meninggalkan catatan besar: mereka punya peluang, namun tidak punya ketajaman yang sama.

Hasil Norwegia vs Perancis menjadi bukti bahwa Perancis bukan hanya menang karena nama besar. Mereka menang karena eksekusi. Mbappé menjadi pengatur irama serangan, Dembélé menjadi algojo, Maignan menjaga momentum, dan Doué menutup malam buruk Norwegia.

Bagi Norwegia, laga ini akan terasa menyesakkan. Mereka tidak kalah karena tidak punya kesempatan. Mereka kalah karena kesempatan terbaik justru gagal dimanfaatkan. Di level Piala Dunia, satu penalti gagal bisa berubah menjadi satu malam panjang. Dan malam itu, Perancis tidak memberi ampun. (AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

BPBD Catat Kebakaran Lahan Cibenda Sekitar 1 Hektare di Dua Dusun

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran mencatat...

Agenda Budaya Ciamis: Merlawu Gandoang 28 Agustus, Nyangku Panjalu 7 September

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Agenda budaya Ciamis memasuki rangkaian berikutnya setelah...

GUNTARA dan GEMAS Digelar di Garut Hari Ini, Peserta dari 27 Daerah

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Puncak GUNTARA dan GEMAS tingkat Jawa Barat...

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Kapolres Tasikmalaya Tekankan Akhlak Rasulullah dalam Pelayanan Publik

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW...

SDN 1 Gerba Ciamis Terbakar, Api Muncul Saat Anak Bermain Layangan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Bangunan SDN 1 Gerba di Dusun...

JAWA BARAT

Harpernas 2026, Rumah Layak Huni Indramayu Tertinggi di Jabar; 2.200 Rutilahu Ditargetkan Dibedah

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Peringatan Hari Perumahan Nasional (Harpernas), Selasa, 25 Agustus...

Perubahan RKPD Purwakarta 2026 Berlaku, Jadi Acuan Penyusunan APBD Perubahan

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA.  Perubahan RKPD Purwakarta 2026 tercatat sebagai salah...

Eagle Fight Championship Digelar di Cirebon 23 Agustus, 80 Petarung Dijadwalkan Berlaga

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Eagle Fight Championship dijadwalkan digelar di Wahaha...

Sumedang Swimming Sprint Masuki Hari Terakhir 23 Agustus, 1.556 Atlet Berlaga

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Sumedang Swimming Sprint KA IV dijadwalkan memasuki...

Pameran Alutsista Bekasi Berlanjut 23 Agustus, Panser Anoa Bisa Dilihat Warga

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pameran alutsista Bekasi masih dijadwalkan berlangsung di...

Bandung Art Month 9 Mulai 23 Agustus, Berlangsung Sebulan di Berbagai Ruang Seni

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Bandung Art Month 9 memasuki periode penyelenggaraan mulai...

Gempa M5,8 Guncang Sumur Banten, Disusul M3,8: Warga agar Waspada

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,8...

Bandung Great Sale Mulai 21 Agustus, Lebih dari 700 Pelaku Usaha Terlibat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Bandung Great Sale 2026 dijadwalkan mulai Jumat,...

Olahraga

Popular Categories