Ezechiel N’Douassel ke PSGC Ciamis, Perjalanan Karier Sang Mesin Gol ‘King Eze’ dari Chad

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Nama Ezechiel N’Douassel kembali menjadi perhatian pecinta sepak bola Jawa Barat. Striker asal Chad yang pernah menjadi mesin gol Persib Bandung itu kini berlabuh ke PSGC Ciamis untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.

Kehadiran Ezechiel bukan sekadar transfer pemain asing biasa. Di balik kepindahannya ke Tatar Galuh, terdapat perjalanan karier panjang yang membawanya berkeliling sejumlah kompetisi di Afrika, Eropa hingga Asia.

Kini, pada usia 38 tahun, Ezechiel kembali dipercaya menjadi salah satu tumpuan lini depan PSGC Ciamis.

PSGC sendiri telah mengumumkan kedatangan penyerang kelahiran N’Djamena, Chad, 22 April 1988 tersebut. Ezechiel juga sudah mengikuti sesi latihan bersama Laskar Singacala dan kondisi fisiknya disebut cukup baik.

Ezechiel N’Douassel, dari Chad Memulai Perjalanan Panjang

Ezechiel N’Douassel memulai karier sepak bolanya bersama klub Chad, Tourbillon FC.

Bakatnya sebagai penyerang kemudian membawanya meninggalkan tanah kelahirannya dan mencoba peruntungan di kompetisi Aljazair. Ia bergabung dengan MC Oran sebelum melanjutkan perjalanan bersama USM Blida.

Di USM Blida, kemampuan mencetak gol Ezechiel mulai mendapatkan perhatian. Ia bahkan sempat dikaitkan dengan sejumlah klub Eropa setelah tampil menjanjikan di Aljazair.

Perjalanan tersebut kemudian berlanjut ke berbagai negara.

Ezechiel pernah memperkuat klub Rusia, Akhmat Grozny, serta sempat menjalani masa peminjaman di Konyaspor, Turki.

Setelah itu, kariernya kembali berlanjut di Afrika dan Israel. Ia memperkuat Club Africain Tunisia, NA Hussein Dey, CS Sfaxien, Ironi Kiryat Shmona hingga Hapoel Tel Aviv.

Dengan demikian, sebelum dikenal publik Indonesia, Ezechiel sebenarnya sudah memiliki pengalaman panjang di berbagai kompetisi internasional.

Persib Bandung Jadi Titik Penting Karier Ezechiel

Nama Ezechiel N’Douassel kemudian semakin populer di Indonesia setelah Persib Bandung mendatangkannya pada 2017.

Ia menjalani debut bersama Maung Bandung ketika Persib menghadapi Arema. Tidak membutuhkan waktu lama, Ezechiel kemudian mencetak gol pertamanya untuk Persib ketika menghadapi Gresik United.

Sejak saat itu, sosok striker berpostur tinggi tersebut menjadi salah satu pemain yang paling mudah dikenali di kompetisi sepak bola Indonesia.

Kekuatan fisik, kemampuan duel udara, serta karakter bermain yang agresif membuat Ezechiel kerap menjadi masalah bagi pertahanan lawan.

Musim 2018 menjadi salah satu periode penting dalam kariernya bersama Persib. Ia menjadi pencetak gol terbanyak Persib pada musim tersebut dengan torehan 17 gol di Liga 1.

Catatan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa nama Ezechiel begitu melekat di ingatan Bobotoh.

Bahkan sebelum menyelesaikan musim tersebut, performanya sudah disebut sebagai pencapaian terbaik dalam kariernya karena sebelumnya ia belum pernah mencetak dua digit gol dalam satu musim liga. Catatan terbaik sebelumnya bersama Club Africain adalah sembilan gol.

Setelah Persib, Ezechiel Tetap Tajam di Liga Indonesia

Perjalanan Ezechiel di Indonesia tidak berhenti bersama Persib.

Ia kemudian memperkuat Bhayangkara FC sebelum melanjutkan kariernya di kompetisi Liga 2 bersama FC Bekasi City.

Di level Liga 2, ketajamannya kembali terlihat.

Pada musim 2023/2024 bersama FC Bekasi City, Ezechiel mencatat 17 penampilan liga dengan 10 gol.

Semusim kemudian, ketika memperkuat Persela Lamongan, produktivitasnya justru meningkat. Ezechiel mencetak 14 gol dari 18 pertandingan Liga 2.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa usia bukan penghalang bagi striker asal Chad itu untuk tetap menjadi ancaman di depan gawang.

Pada musim 2025/2026, Ezechiel kembali memperkuat FC Bekasi City dan mencatat 14 gol dari 23 penampilan di kompetisi Championship.

Artinya, sebelum datang ke Ciamis, Ezechiel sudah memiliki pengalaman panjang sekaligus produktivitas yang cukup konsisten di sepak bola Indonesia.

Statistik Karier Ezechiel N’Douassel

Jika seluruh catatan klub yang tersedia dihimpun, perjalanan Ezechiel menunjukkan angka yang cukup menarik.

Dalam rekap statistik karier, Ezechiel telah mencatat sekitar 307 pertandingan dengan 143 gol di berbagai kompetisi.

Khusus beberapa klub Indonesia, catatannya juga cukup menonjol:

  • Persib Bandung: 62 penampilan liga, 36 gol
  • Bhayangkara: 25 penampilan liga, 12 gol
  • FC Bekasi City 2023/2024: 17 laga, 10 gol
  • Persela Lamongan 2024/2025: 18 laga, 14 gol
  • FC Bekasi City 2025/2026: 23 laga, 14 gol

Angka tersebut berasal dari rekap statistik karier yang mencakup berbagai kompetisi. Perbedaan angka bisa ditemukan pada sejumlah database karena tidak semua sumber menggunakan cakupan pertandingan yang sama.

Kapten dan Mesin Gol Timnas Chad

Sebelum menjadi pemain yang dikenal di Indonesia, Ezechiel juga memiliki perjalanan panjang bersama Timnas Chad.

Ia melakukan debut internasional pada usia muda dan kemudian menjadi salah satu pemain penting dalam sejarah sepak bola negaranya.

Ezechiel tercatat sebagai salah satu pemain dengan jumlah penampilan dan gol terbanyak untuk Timnas Chad. Ia memperkuat negaranya dalam berbagai pertandingan kualifikasi Piala Afrika dan Piala Dunia.

Pengalaman internasional tersebut menjadi modal penting yang kini dibawa Ezechiel ke PSGC Ciamis.

Kini Ezechiel N’Douassel Membawa Pengalaman ke Ciamis

Kedatangan Ezechiel memberikan warna tersendiri bagi PSGC Ciamis yang sedang mempersiapkan diri menghadapi Liga 2 2026/2027.

Sebelumnya, manajemen PSGC memang menyebut akan mendatangkan tiga pemain asing untuk memperkuat skuad. Nama Ezechiel kemudian menjadi salah satu pemain yang akhirnya resmi bergabung.

Asisten Pelatih PSGC Ciamis Eka Ramdani menyebut kondisi fisik Ezechiel cukup menjanjikan. Sentuhan bola striker asal Chad tersebut juga dinilai sudah sangat baik meski baru bergabung dalam sesi latihan.

Kehadiran pemain berpengalaman seperti Ezechiel tentu bukan hanya soal jumlah gol.

PSGC Ciamis mendapatkan pemain yang sudah merasakan atmosfer kompetisi internasional, Liga 1, Liga 2, tekanan suporter, hingga persaingan di berbagai negara.

Bagi Laskar Singacala, pengalaman tersebut bisa menjadi modal penting untuk menghadapi ketatnya persaingan Liga 2 musim 2026/2027.

Kini pertanyaannya tinggal satu: mampukah King Eze kembali menjadi mesin gol dan membawa PSGC Ciamis bersaing di papan atas Liga 2?

Jawabannya akan mulai terlihat ketika kompetisi bergulir.

Yang jelas, perjalanan panjang Ezechiel N’Douassel dari Chad hingga akhirnya berlabuh di Ciamis membuat kedatangannya bukan sekadar transfer pemain.

Ini adalah babak baru perjalanan seorang striker yang sudah malang melintang di dunia sepak bola dan kini mencoba menorehkan cerita baru bersama PSGC Ciamis. (HS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

81 Tahun Indonesia Merdeka: Warga Miskin Kota Tasikmalaya Makin Miskin

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Merah Putih menghiasi jalan, perkantoran, dan permukiman...

Kekeringan Pangandaran, 75 Ribu Liter Air Bersih Digelontorkan ke Warga di 4 Kecamatan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Dampak kekeringan di Kabupaten Pangandaran terus...

Camat Cigalontang: Kemerdekaan Pelayanan Harus Menghapus Jarak dan Kerumitan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. “Tema HUT ke-81 Republik Indonesia, ‘Indonesia Berdaulat,...

Kepala Kesbangpol Kota Tasikmalaya: Kondusif Bukan Berarti Masyarakat Tidak Boleh Kritis

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Tema HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, “Indonesia...

Ketua KNPI Kota Tasikmalaya: Kemerdekaan Pemuda Harus Dimulai dari Pekerjaan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.TASIKMALAYA — “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” menjadi...

JAWA BARAT

ASN Bogor Jatuh ke Sungai Cisadane, Hari Ketiga Pencarian Radius Diperluas

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Pencarian terhadap Bayu Zulkarnain, aparatur sipil...

Kabid Poldagri Jabar: Demokrasi Bukan Hanya Topik di Tahun Politik

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. “Tema HUT ke-81 Republik Indonesia, ‘Indonesia Berdaulat, Adil,...

Neverland Bandung Digelar Hari Ini di Husein Sastranegara, Gate Buka 14.45 WIB

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Neverland Bandung digelar di Pangkalan TNI AU...

Hari Pramuka Cianjur Dipusatkan di Sekretariat Kwarcab Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Peringatan Hari Pramuka Cianjur ke-65 dipusatkan di...

Bandara Husein Bandung Layani Jet Mulai 14 Agustus, Garuda Buka Lagi Rute Denpasar

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Bandara Husein Bandung mulai kembali melayani penerbangan...

Pemkot Bekasi Buka Pemilihan Mitra Stadion Patriot Candrabhaga

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pemerintah Kota Bekasi membuka pemilihan mitra kerja...

Air Bersih Purwakarta Disalurkan ke Maniis dan Jatiluhur 13 Agustus

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Distribusi air bersih Purwakarta dijadwalkan berlanjut pada Kamis...

Pendaftaran Mojang Jajaka Kuningan Ditutup 13 Agustus, Peserta Usia 17–24 Tahun

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Pendaftaran Mojang Jajaka Kuningan 2026 dijadwalkan ditutup...

Olahraga

Popular Categories