Hari Ini Rupiah Tembus Rp17.500, Harga Pangan Terancam Menggila!

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL Rupiah tembus Rp17.500 per dolar AS pada perdagangan Selasa pagi, 12 Mei 2026. Pelemahan mata uang Garuda ini membuat pasar kembali waswas, karena tekanan terhadap kurs rupiah berpotensi merembet ke harga barang impor, biaya energi, hingga harga pangan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.

Berdasarkan data Bloomberg sekitar pukul 09.45 WIB, rupiah melemah 89 poin atau 0,52 persen ke level Rp17.503 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah dibuka pada level Rp17.489 per dolar AS atau melemah 75 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Tekanan terhadap rupiah tidak terjadi sendirian. Mayoritas mata uang Asia juga bergerak melemah terhadap dolar AS. Yuan China, peso Filipina, ringgit Malaysia, dolar Singapura, yen Jepang, hingga won Korea Selatan ikut berada dalam tekanan. Kondisi ini menunjukkan dolar AS menguat cukup luas terhadap banyak mata uang kawasan.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai rupiah masih berpotensi melemah karena sentimen global belum sepenuhnya membaik. Salah satu tekanan datang dari meredupnya harapan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran. Ketidakpastian geopolitik tersebut ikut menjaga harga minyak dunia tetap tinggi.

Situasi semakin berat karena ketegangan Selat Hormuz juga disebut masih memanas. Pengamat ekonomi mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menyebut konflik Timur Tengah menjadi ancaman tersendiri bagi Indonesia. Ketika kawasan strategis jalur minyak dunia terganggu, pasar biasanya langsung bereaksi, dan negara berkembang seperti Indonesia ikut menerima getahnya.

Kenaikan harga minyak dunia dapat memperlebar tekanan terhadap ekonomi domestik. Indonesia masih memiliki kebutuhan besar terhadap energi dan bahan baku impor. Jika dolar AS menguat sementara rupiah melemah, biaya impor bisa meningkat. Dari titik inilah kekhawatiran terhadap harga pangan naik mulai terasa masuk akal.

Dampak pelemahan rupiah tidak selalu muncul seketika. Namun, jika tren ini bertahan, pelaku usaha bisa menghadapi kenaikan biaya produksi dan distribusi. Barang yang memiliki komponen impor, biaya logistik berbasis bahan bakar, serta bahan pangan tertentu bisa ikut terdorong naik. Ujung-ujungnya, beban tersebut dapat sampai ke meja makan masyarakat.

Karena itu, kabar rupiah tembus Rp17.500 tidak hanya menjadi urusan pasar uang atau layar monitor para investor. Bagi masyarakat umum, pelemahan kurs bisa berubah menjadi kekhawatiran yang lebih dekat: harga beras, telur, minyak goreng, cabai, dan kebutuhan dapur lain yang terasa makin sensitif terhadap gejolak ekonomi.

Dari sisi internal, pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 yang disebut mencapai 5,61 persen belum cukup meredam kecemasan. Menurut Ibrahim, pertumbuhan tersebut banyak ditopang konsumsi masyarakat dan belanja negara, sementara tekanan eksternal dari Timur Tengah, harga minyak dunia naik, dan penguatan dolar AS tetap menjadi faktor dominan.

Selain itu, pasar juga menunggu rilis data Morgan Stanley Capital International atau MSCI. Sentimen dari MSCI dinilai berpotensi ikut menekan IHSG dan memperberat gerak rupiah. Jika pasar saham ikut tertekan, minat investor terhadap aset Indonesia bisa melemah, sehingga kurs rupiah hari ini makin mendapat tekanan tambahan.

Pelemahan rupiah juga muncul saat isu pemutusan hubungan kerja masih membayangi sektor padat karya. Ibrahim menyebut puluhan ribu buruh dari sektor manufaktur tekstil, garmen, dan elektronik telah terkena PHK selama Januari-April 2026. Kondisi ini membuat tekanan ekonomi terasa berlapis, tidak hanya pada pasar keuangan, tetapi juga pada daya beli masyarakat.

Dengan berbagai tekanan tersebut, rupiah tembus Rp17.500 menjadi sinyal serius yang perlu dicermati. Pemerintah dan otoritas moneter dituntut menjaga stabilitas pasar, mengendalikan inflasi, serta memastikan pasokan pangan tetap aman. Sebab, bagi rakyat, angka kurs mungkin terlihat seperti urusan bank dan bursa. Namun ketika harga dapur ikut bergerak, dompet masyarakatlah yang pertama kali berbunyi. (AS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Pohon Tumbang Rusak Rumah Warga di Sukadana Ciamis, Kerugian Capai Rp5 Juta

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Angin cukup kencang memicu pohon tumbang...

Geng Motor Kembali Makan Korban, Mahasiswa Tasikmalaya Sodorkan 10 Tuntutan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kota Tasikmalaya kembali diguncang persoalan kekerasan...

Milangkala ke-17 Gong Perdamaian Dunia Digelar di Ciamis Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Milangkala ke-17 Gong Perdamaian Dunia dijadwalkan berlangsung...

PSGC Ciamis Bawa 29 Pemain, Tiga Asing Jelang Debut Liga 2

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. PSGC Ciamis memasuki tiga hari terakhir menuju...

Abu Anak Krakatau, Pemkot Tasikmalaya Siapkan PJJ jika Kualitas Udara Memburuk

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada Rabu,...

JAWA BARAT

Dugaan Pencabulan oleh Guru SMAN 1 Pamanukan Subang, Siswa Sempat Gelar Aksi

lintaspriangan.com, BERITA SUBANG. Kasus dugaan pencabulan oleh guru...

Kebakaran TPA Galuga Terkendali, Pendinginan Jadi Fokus Penanganan

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Penanganan kebakaran TPA Galuga di Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten...

Data Bencana Jawa Barat: 863 Ribu Jiwa Terdampak hingga 9 September 2026

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Data bencana Jawa Barat hingga Rabu,...

Abu Vulkanik Anak Krakatau Bisa Sampai Bandung, Pemkot Siapkan Mitigasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung mulai menyiapkan langkah...

Surat Edaran Gubernur Jabar, Siaga Abu Vulkanik

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat meningkatkan...

Bandara Husein Sastranegara Ditutup akibat Abu Anak Krakatau, Estimasi hingga Pukul 16.00 WIB

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Operasional Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung...

200 Becak Listrik Cirebon Dibagikan, Pemkot Siapkan Dukungan Pengisian Daya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Sebanyak 200 unit becak listrik Cirebon telah...

Kebakaran Lahan Jawa Barat Capai 228,07 Hektare, Sukabumi Terluas

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Luas kebakaran lahan Jawa Barat mencapai 228,07...

Olahraga

Popular Categories