Rumah Reyot Pidin Akhirnya Disentuh Bantuan Rutilahu Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Bantuan Rutilahu Ciamis akhirnya menyentuh rumah reyot Pidin, seorang lansia berusia 85 tahun asal Desa Cikaso, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, yang selama bertahun-tahun menjalani hari tua dalam kesunyian.

Di rumah kecil yang sudah lapuk dimakan usia itu, Pidin bertahan seorang diri. Tidak ada banyak perabot. Tidak ada suasana ramai keluarga. Yang tampak hanya bangunan sederhana dengan dinding rapuh, atap bocor, dan kayu penyangga yang mulai kehilangan kekuatannya.

Setiap hujan turun, rumah itu bukan lagi tempat berlindung yang sepenuhnya aman. Air bisa masuk melalui bagian atap yang rusak. Lantai dan tempat tidur sederhana menjadi saksi bagaimana seorang lansia Ciamis hidup sendiri dengan segala keterbatasan yang sulit dibayangkan oleh banyak orang.

- Advertisement -

Pidin sudah tidak lagi mampu bekerja. Usia yang terus menua membuat tubuhnya kian lemah. Aktivitas yang bagi orang lain tampak biasa, bagi Pidin bisa menjadi pekerjaan berat. Di tengah kondisi itu, ia tetap bertahan dengan cara yang sederhana: menerima hari sebagaimana datangnya.

Untuk kebutuhan makan sehari-hari, Pidin banyak bergantung pada kepedulian warga sekitar. Tetangga datang bergantian membawa makanan, memastikan kondisinya, atau sekadar menengok apakah ia masih baik-baik saja. Di tengah rumah yang nyaris roboh itu, perhatian kecil dari warga menjadi sesuatu yang besar bagi Pidin.

Warga sekitar menyebut, anak semata wayang Pidin telah lama pergi meninggalkan rumah. Sudah kurang lebih 10 tahun terakhir, anaknya tidak pernah memberi kabar. Sejak itu, hari-hari Pidin lebih banyak diisi oleh kesendirian.

“Kalau ada tetangga yang datang bawa makanan, beliau kelihatan senang. Memang sehari-harinya hidup sendiri,” ujar salah seorang warga.

Kisah rumah reyot Pidin kemudian sampai kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis. Atas arahan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, bantuan rumah tidak layak huni atau Rutilahu disalurkan kepada Pidin pada Selasa, 12 Mei 2026.

Melalui program tersebut, Pemkab Ciamis memberikan bantuan sebesar Rp20 juta untuk memperbaiki rumah Pidin. Selain itu, Pidin juga menerima bantuan sembako untuk membantu kebutuhan hariannya.

Bagi Pidin, bantuan itu bukan semata tentang mengganti atap yang bocor atau memperkuat dinding yang rapuh. Lebih dari itu, bantuan tersebut menjadi tanda bahwa ia tidak benar-benar dilupakan. Ada mata yang akhirnya melihat. Ada tangan yang akhirnya datang membantu. Ada perhatian yang membuat hari tuanya terasa sedikit lebih hangat.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan, pemerintah daerah harus hadir bagi masyarakat yang hidup dalam kondisi sulit, terutama warga lanjut usia yang membutuhkan perhatian.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berbicara soal jalan, gedung, atau infrastruktur besar. Pembangunan juga menyangkut kepedulian sosial, rasa kemanusiaan, dan keberpihakan kepada warga yang paling membutuhkan.

“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat. Jangan sampai ada warga yang hidup dalam kondisi memprihatinkan tanpa perhatian,” ujarnya.

Program Rutilahu Ciamis menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah daerah untuk membantu masyarakat kurang mampu agar dapat tinggal di rumah yang lebih aman dan layak. Dalam kasus Pidin, bantuan itu datang pada saat rumah yang ditempatinya sudah sangat membutuhkan perbaikan.

Kisah Pidin juga menunjukkan bahwa kepedulian sosial tidak selalu lahir dari hal besar. Kadang, ia tumbuh dari tetangga yang datang membawa makanan, dari warga yang mau memberi kabar kepada pihak terkait, dan dari pemerintah yang merespons ketika melihat ada warganya hidup dalam kondisi memprihatinkan.

Di usia 85 tahun, Pidin mungkin tidak lagi berharap banyak. Namun, ketika bantuan Rutilahu Ciamis datang, ada rasa syukur yang sulit ia sembunyikan. Dengan suara pelan, ia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan warga yang selama ini membantu.

“Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada Bapak Bupati dan warga yang sudah membantu saya,” katanya lirih.

Rumah reyot Pidin kini mulai mendapat harapan baru. Barangkali tidak semua luka kesendirian bisa selesai oleh bantuan bangunan. Namun setidaknya, dari Desa Cikaso Banjaranyar, ada pesan sederhana yang sampai kepada banyak orang: tidak ada warga yang terlalu kecil untuk diperhatikan, dan tidak ada usia senja yang pantas dibiarkan menua sendirian dalam rumah yang hampir roboh. (NID/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Musabaqah Hari Santri 2026 Kota Tasikmalaya Jadi Ajang Pengembangan Kemampuan Santri

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar Musabaqah Hari...

Santri Fest 2026 Kabupaten Tasikmalaya Berlanjut hingga 25 Oktober, Libatkan Ribuan Santri

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Rangkaian Santri Fest 2026 Kabupaten Tasikmalaya...

Job Fair Tasikmalaya 2026 Buka 5.500 Lowongan Kerja, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota Tasikmalaya menyiapkan 5.500 lowongan...

Milangkala Pangandaran Meriah, UMKM Untung Berapa? Saatnya Uji Dampak Ekonomi

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pangandaran Icon Carnival 2026 menyedot perhatian...

Bupati Herdiat Pimpin Apel Resolusi Jihad NU Ciamis, Kobarkan Semangat Santri untuk Negeri

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Bupati Herdiat Sunarya memimpin Apel...

JAWA BARAT

Motor Trail di Lahan Kosong Bekasi Bikin Heboh, Siapa Pemilik Sebenarnya?

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Deretan sepeda motor trail yang terparkir...

103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan, Orang Tua Menanti Kepastian Penyebabnya

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kekhawatiran menyelimuti keluarga siswa SMP Negeri...

BPKH Bahas Dana Haji di Bandung, Kelolaan Capai Rp185,72 Triliun

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) membahas...

Angkot Bandung Diusulkan Tanpa Setoran, Sopir Didorong Jadi Pemilik Kendaraan Sendiri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan...

Wakil Bupati Indramayu Ditahan, Terungkap Dugaan Rekayasa Tunjangan DPRD Rp18,79 Miliar

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. BANDUNG – Wakil Bupati Indramayu ditahan...

Pinjaman Pemprov Jabar Tak Direstui Kemendagri, Pemborong Pekerjaan 2026 Siap-Siap Gigit Jari

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Rencana pinjaman Pemprov Jabar sebesar Rp3,4...

Insentif Rp100 Ribu Sebulan, Ribuan Guru PAUD Indramayu Menanti

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Ribuan guru Pendidikan Anak Usia Dini...

Penyerangan Truk Dalmas di Bandung, Polisi Buru Pelaku di Simpang Dago

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penyerangan truk Dalmas di Bandung terjadi...

Olahraga

Kategori Populer