lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sekolah Maung di Kabupaten Tasikmalaya mendapat apresiasi langsung dari Bupati Tasikmalaya Dr. Cecep Nurul Yakin. Program tersebut dinilai memiliki arah yang baik karena sejalan dengan semangat pemerintah dalam memperkuat kualitas pendidikan dan menyiapkan generasi unggul.
Apresiasi itu disampaikan Bupati Cecep saat menanggapi keberadaan program sekolah yang kini mulai menjadi perhatian publik. Menurutnya, gagasan sekolah dengan penguatan karakter, kualitas pembelajaran, dan orientasi masa depan perlu didukung karena pendidikan tidak bisa berjalan biasa-biasa saja di tengah tantangan zaman.
Bupati Cecep menilai, daerah harus mampu membaca arah kebijakan pendidikan nasional dan provinsi. Sebab, peningkatan mutu sumber daya manusia tidak cukup hanya dengan membangun ruang kelas, tetapi juga harus menghadirkan ekosistem belajar yang mendorong siswa lebih siap menghadapi perubahan.
“Sekolah Maung sangat bagus. Pak Presiden juga punya program Sekolah Garuda, dan Pak Gubernur mempunyai program sekolah unggulan. Sama saja, semuanya mempunyai tujuan yang sama, yakni menghadirkan sekolah unggulan,” ujar Bupati Cecep, Selasa (12/5/2026).
Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melihat program tersebut sebagai bagian dari upaya besar memperbaiki mutu pendidikan. Dalam konteks program pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, dukungan kepala daerah menjadi penting agar setiap inisiatif yang berdampak pada siswa tidak berhenti sebagai seremoni.
Bupati Cecep menegaskan, baik program Sekolah Garuda yang digagas Presiden maupun program sekolah unggulan dari Gubernur Jawa Barat memiliki tujuan yang sama. Keduanya diarahkan untuk membuka ruang lebih luas bagi lahirnya pelajar yang cerdas, berkarakter, dan memiliki daya saing.
Karena itu, Sekolah Maung di Kabupaten Tasikmalaya dinilai sejalan dengan semangat tersebut. Program ini tidak hanya dibaca sebagai kegiatan internal sekolah, tetapi juga sebagai bagian dari ikhtiar menghadirkan sekolah unggulan di Kabupaten Tasikmalaya.
Sekolah mana yang dimaksud Bupati? Sekolah tersebut adalah SMAN 1 Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, salah satu sekolah yang kini disebut dalam pembahasan program Sekolah Maung.
Keberadaan Sekolah Maung SMAN 1 Singaparna menjadi perhatian karena program ini dianggap memiliki semangat pembinaan yang sejalan dengan agenda pendidikan unggulan. Dalam pandangan Bupati Cecep, model seperti ini perlu diapresiasi selama membawa dampak positif bagi peningkatan mutu siswa.
Selain menyinggung Sekolah Maung, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin juga mengungkapkan bahwa saat ini ada usulan lain yang sedang diproses. Ia menyebut wilayah Pancatengah sedang mengusulkan Sekolah Nasional Terintegrasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
“Sekarang juga di Pancatengah sedang mengusulkan ke Kemendikdasmen, yakni Sekolah Nasional Terintegrasi. Tapi masih dalam proses. Tentu kami berharap mudah-mudahan ini segera terkabul,” katanya.
Bupati Cecep memastikan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya akan merespons cepat setiap program pendidikan dari pemerintah pusat. Baginya, ketika ada program pusat yang dinilai membawa manfaat bagi daerah, pemkab harus bergerak cepat dan tidak boleh menunggu terlalu lama.
“Karena program pusat itu, buat saya, apa pun bentuknya akan saya respons cepat,” tegas bupati.
Dengan adanya Sekolah Maung di Kabupaten Tasikmalaya, program Sekolah Garuda, program sekolah unggulan provinsi, hingga usulan Sekolah Nasional Terintegrasi, bupati berharap kualitas pendidikan daerah terus meningkat. Harapannya, generasi muda Tasikmalaya tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi ikut menjadi bagian dari masa depan yang lebih kuat.
Bagi Kabupaten Tasikmalaya, pendidikan unggulan bukan sekadar istilah manis dalam sambutan pejabat. Jika dikelola serius, program semacam ini bisa menjadi jalan panjang untuk melahirkan pelajar yang percaya diri, berkarakter, dan siap bersaing. Singkatnya, bukan hanya sekolahnya yang harus unggul, siswanya juga jangan sampai kalah start. (DH/AS)



