Satu Tahun Buaya Muara Teror Situ Habibie Sukabumi, Warga Desak Penanganan Segera

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Teror kawanan buaya muara di Situ Habibie, Desa Cipeundeuy, Kabupaten Sukabumi, kian meresahkan warga. Dalam setahun terakhir, predator berukuran lebih dari dua meter itu dilaporkan memangsa sedikitnya 10 ekor ternak milik warga dan menyerang dua orang yang sedang mencari ikan.

Situasi tersebut membuat aktivitas masyarakat di sekitar danau terganggu. Padahal, selama ini Situ Habibie menjadi salah satu sumber penghidupan warga, mulai dari mencari ikan hingga lokasi memberi minum ternak.

Di tengah meningkatnya ancaman, pemerintah desa kini mendesak adanya langkah nyata sebelum muncul korban jiwa.

Belasan Ternak Dilaporkan Dimangsa Buaya

Pemerintah Desa Cipeundeuy mencatat konflik antara warga dan buaya muara terus berulang sepanjang satu tahun terakhir.

Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’adi, mengungkapkan sedikitnya satu ekor sapi dan sembilan ekor domba milik warga hilang setelah diduga dimangsa buaya saat berada di sekitar tepian danau.

“Kalau dihitung dalam jangka waktu satu tahun terakhir ini, tercatat sudah ada 1 ekor sapi dan 9 ekor domba milik warga yang hilang dimangsa buaya,” ujar Bakang.

Data tersebut menjadi gambaran bahwa ancaman satwa liar di kawasan Situ Habibie tidak lagi sebatas kemunculan sesekali, melainkan telah berdampak langsung terhadap mata pencaharian masyarakat.

Dua Warga Pernah Diserang Saat Mencari Ikan

Tidak hanya menyerang ternak, buaya muara juga dilaporkan pernah menyerang warga.

Menurut Bakang, dua warga bernama Farel dan Baban menjadi korban serangan saat mencari ikan di Situ Habibie menggunakan alat setrum secara terpisah.

Keduanya diserang ketika berada di dalam air. Beruntung, mereka berhasil menyelamatkan diri setelah berusaha melawan serangan buaya.

“Untuk korban manusia, ada dua orang warga kami yang pernah digigit langsung oleh buaya, yaitu Farel dan Baban. Keduanya diserang saat sedang nyetrik ikan. Beruntung mereka masih diberi keselamatan, berjuang membela diri hingga tidak sampai kehilangan nyawa,” jelasnya.

Peristiwa tersebut semakin memperkuat kekhawatiran warga yang menilai kawasan danau kini menjadi habitat kawanan buaya yang semakin agresif.

Warga Desak Evakuasi Buaya

Melihat meningkatnya konflik antara manusia dan satwa liar, Pemerintah Desa Cipeundeuy bersama masyarakat meminta Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) serta Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera melakukan evakuasi terhadap buaya-buaya yang berada di Situ Habibie.

Menurut Bakang, berbagai laporan dan permohonan telah disampaikan kepada instansi terkait. Namun hingga kini, penanganan di lapangan dinilai belum memberikan solusi yang nyata.

“Daftar korbannya sudah jelas, dari ternak sampai manusia. Kami ingin ada langkah konkret, jangan biarkan Situ Habibie terus memakan korban sebelum ada nyawa yang benar-benar melayang,” tegasnya.

Penanganan Dinilai Lambat

Bakang mengaku pemerintah desa telah beberapa kali berkoordinasi dengan berbagai pihak. Namun, proses penanganan disebut berjalan lambat karena adanya ketidakjelasan mengenai instansi yang memiliki kewenangan.

Menurutnya, sebelumnya BBKSDA hanya memasang papan peringatan di sekitar lokasi, sementara pemerintah desa telah berulang kali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan.

Ia juga mengaku sempat memperoleh informasi bahwa penanganan persoalan tersebut diarahkan kepada dinas lain, sehingga membuat pemerintah desa kebingungan mengenai pihak yang bertanggung jawab.

Khawatir Warga Bertindak Sendiri

Selain meminta evakuasi, Pemerintah Desa Cipeundeuy juga mengkhawatirkan munculnya aksi main hakim sendiri dari warga yang merasa keselamatannya terus terancam.

Bakang mengingatkan bahwa buaya merupakan satwa yang dilindungi oleh undang-undang sehingga tindakan membunuh satwa tersebut dapat menimbulkan persoalan hukum.

Karena itu, ia berharap BBKSDA bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera mengambil langkah konkret agar konflik antara manusia dan satwa liar tidak semakin meluas.

“Buaya merupakan satwa yang dilindungi. Kami tidak ingin masyarakat justru berhadapan dengan persoalan hukum karena bertindak sendiri. Yang dibutuhkan saat ini adalah penanganan yang cepat dan nyata agar tidak ada lagi korban,” katanya. (HS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Pria di Tasikmalaya Mengaku Disekap dan Dianiaya, ada Dugaan Keterlibatan Aparat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Seorang pria berinisial D (52) mengaku...

17 Bulan Jalan Kaki dari Ciamis ke Mekkah, Viko Lewati 17 Negara

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Perjalanan yang dimulai dari Rancah, Kabupaten...

Pengukuhan IPHI Kabupaten Ciamis: Jangan Hanya Jadi Wadah Alumni Haji

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. IPHI tidak cukup hanya menjadi tempat...

Praperadilan ARM Ditolak PN Banjar, Hakim Nyatakan Penetapan Tersangka Sah

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Pengadilan Negeri (PN) Banjar menolak seluruh...

Kades Gunung Cupu Klarifikasi Keributan Usai Upacara HUT RI, Ternyata Ini Pemicunya

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kepala Desa Gunung Cupu, Kecamatan Cikoneng,...

JAWA BARAT

Hari Jadi Jawa Barat ke-81, DPRD Gelar Paripurna Malam Ini di Gedung Sate

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Hari Jadi Jawa Barat ke-81 diperingati Rabu,...

Citilink Bandung Balikpapan Dijadwalkan Mulai Terbang 18 Agustus dari Husein

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penerbangan langsung Citilink Bandung Balikpapan dijadwalkan mulai...

HUT ke-81 RI, Keliling Bandung Naik Bandros Cuma Rp81

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Peringatan HUT ke-81 RI di Kota...

ASN Bogor Jatuh ke Sungai Cisadane, Hari Ketiga Pencarian Radius Diperluas

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Pencarian terhadap Bayu Zulkarnain, aparatur sipil...

Kabid Poldagri Jabar: Demokrasi Bukan Hanya Topik di Tahun Politik

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. “Tema HUT ke-81 Republik Indonesia, ‘Indonesia Berdaulat, Adil,...

Neverland Bandung Digelar Hari Ini di Husein Sastranegara, Gate Buka 14.45 WIB

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Neverland Bandung digelar di Pangkalan TNI AU...

Hari Pramuka Cianjur Dipusatkan di Sekretariat Kwarcab Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Peringatan Hari Pramuka Cianjur ke-65 dipusatkan di...

Bandara Husein Bandung Layani Jet Mulai 14 Agustus, Garuda Buka Lagi Rute Denpasar

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Bandara Husein Bandung mulai kembali melayani penerbangan...

Olahraga

Popular Categories