Insiden tersebut terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango saat seorang pendaki bernama Roby (46), warga Bekasi, mendadak tidak mampu berjalan akibat kedua kakinya mengalami keram ketika dalam perjalanan turun melalui jalur Gunung Putri.

Kondisi korban membuat rekan-rekannya segera meminta bantuan petugas. Laporan itu langsung ditindaklanjuti tim gabungan yang terdiri dari Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Relawan Edelweiss, porter, hingga unsur relawan lainnya.
Berpacu dengan Waktu di Jalur Terjal
Begitu menerima laporan, tim penyelamat bergerak menuju lokasi korban. Namun perjalanan menuju titik evakuasi bukan perkara mudah.
Selain jalur yang menanjak dan licin di sejumlah titik, berat badan korban yang diperkirakan mencapai sekitar 145 kilogram membuat proses evakuasi membutuhkan strategi khusus.
Para relawan harus ekstra hati-hati ketika Evakuasi Pendaki 145 Kg di Gunung Gede, sambil menjaga keseimbangan di jalur pegunungan yang sempit. Sesekali mereka berhenti untuk mengatur napas sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju pos evakuasi.
Perjalanan yang biasanya dapat ditempuh dalam waktu jauh lebih singkat berubah menjadi perjuangan panjang selama kurang lebih enam jam.
Tandu Bergantian, Drama Evakuasi Pendaki 145 Kg di Gunung Gede
Selama proses penyelamatan, tim harus bekerja ekstra hati-hati agar korban tetap aman.
Setiap medan yang menurun maupun berbatu menjadi tantangan tersendiri. Relawan bergantian memikul tandu demi menjaga stamina dan memastikan proses evakuasi berjalan lancar.
Kerja sama antartim menjadi kunci keberhasilan penyelamatan. Tidak ada satu pun relawan yang bekerja sendiri. Seluruh personel saling membantu agar korban dapat segera dibawa turun menuju lokasi yang lebih aman.
Meski berlangsung cukup lama dan menguras tenaga, proses evakuasi akhirnya berhasil diselesaikan tanpa kendala berarti.
Korban Berhasil Dievakuasi dalam Kondisi Selamat
Setelah perjuangan panjang melintasi jalur pegunungan, korban akhirnya berhasil dievakuasi menuju titik aman untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Petugas memastikan kondisi korban tetap stabil meski mengalami kelelahan akibat keram yang menyerang kedua kakinya.
Keberhasilan operasi tersebut mendapat apresiasi karena seluruh unsur yang terlibat mampu bekerja cepat dan solid menghadapi situasi yang tidak mudah.
Pendaki Diimbau Menyesuaikan Kondisi Fisik
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pendaki agar selalu mempersiapkan kondisi fisik sebelum melakukan pendakian.
Selain membawa perlengkapan yang memadai, pendaki juga disarankan mengenali kemampuan tubuh masing-masing serta tidak memaksakan diri apabila mulai merasakan kelelahan atau gangguan kesehatan selama berada di jalur pendakian.
Dengan persiapan yang matang dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, risiko terjadinya kondisi darurat saat mendaki diharapkan dapat diminimalkan sehingga aktivitas pendakian tetap aman dan nyaman bagi seluruh pecinta alam. (HS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
