Gapura Pecinan Cirebon Diresmikan, Winaon Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Gapura Pecinan Cirebon di kawasan Jalan Winaon, Kota Cirebon, diresmikan pada Jumat malam, 25 September 2026. Peresmian menjadi bagian dari pengembangan kawasan Winaon sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya sekaligus rangkaian Festival Kue Bulan yang berlangsung hingga Minggu, 27 September 2026.

Kawasan tersebut memiliki keterkaitan dengan sejarah komunitas Tionghoa di Cirebon. Pengembangan Winaon diarahkan untuk memperkuat identitas kawasan dengan memanfaatkan sejarah, aktivitas perdagangan, kuliner, dan budaya yang masih hidup di lingkungan tersebut.

Gapura Jadi Penanda Kawasan Pecinan Cirebon

Gapura baru ditempatkan sebagai salah satu penanda visual Pecinan Cirebon. Keberadaannya sekaligus menjadi pintu masuk dalam penataan kawasan Winaon sebagai tujuan wisata berbasis sejarah dan budaya.

Peresmian dilakukan bertepatan dengan Festival Kue Bulan 2026. Festival berlangsung selama tiga hari, 25–27 September, sehingga rangkaian kegiatan masih berlanjut pada Sabtu, 26 September.

Festival menghadirkan kegiatan yang berkaitan dengan budaya, kuliner, dan aktivitas masyarakat di kawasan tersebut. Penyelenggaraan acara sekaligus memperkenalkan Winaon kepada pengunjung sebagai salah satu kawasan yang memiliki jejak sejarah komunitas Tionghoa di Kota Cirebon.

Pengembangan destinasi tidak hanya bertumpu pada pembangunan gapura. Kawasan Winaon sendiri memiliki aktivitas perdagangan dan kuliner yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

Dengan demikian, gapura berfungsi sebagai identitas kawasan, sementara daya tarik wisatanya bergantung pada keseluruhan lingkungan, sejarah, kegiatan budaya, serta aktivitas ekonomi yang berada di Winaon.

Festival Kue Bulan Berlangsung hingga 27 September

Momentum pengembangan Pecinan Cirebon tahun ini bertepatan dengan penyelenggaraan Festival Kue Bulan. Kegiatan tersebut masih berlangsung sepanjang akhir pekan dan dijadwalkan berakhir pada Minggu, 27 September 2026.

Festival Kue Bulan berkaitan dengan tradisi masyarakat Tionghoa. Dalam konteks penyelenggaraan di Cirebon, kegiatan tersebut menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan kebudayaan sekaligus menarik kunjungan ke kawasan Winaon.

Pemerintah daerah dan pihak terkait mendorong kawasan tersebut menjadi destinasi yang menggabungkan sejarah, budaya, dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Pengembangan kawasan wisata berbasis sejarah juga memerlukan pelestarian identitas yang sudah ada. Karena itu, keberadaan bangunan, kegiatan masyarakat, kuliner, dan cerita sejarah setempat menjadi bagian penting selain pembangunan elemen fisik baru.

Rangkaian Festival Kue Bulan yang berlangsung hingga 27 September menjadi agenda terdekat setelah peresmian gapura. Pengembangan Pecinan Cirebon selanjutnya bergantung pada penataan kawasan dan keberlanjutan aktivitas wisata serta budaya di Winaon setelah festival selesai. (NS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Penataan Dadaha Dipersoalkan DPRD Tasikmalaya, Ada Apa?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Penutupan Jalan Dadaha sudah berjalan lebih...

Penemuan Tengkorak di Bantarkalong Tasikmalaya, Polisi Turun Tangan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Niat seorang warga mencari sarang lebah...

Akhir Pekan Jawa Barat, Enam Agenda Wisata dan Budaya Digelar 26–27 September

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Sedikitnya enam event Jawa Barat...

Ketua DPRD Kota Tasikmalaya: TPID Award Harus Jadi Standar Baru, Bukan Titik Akhir

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Keberhasilan Kota Tasikmalaya mempertahankan predikat sebagai...

Kemenhaj Kota Tasikmalaya Buka Jalan UMKM Lokal Masuk Ekosistem Haji dan Umrah

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota...

JAWA BARAT

Festival Sastra Ciwidey 2026 Digelar Dua Hari di Bandung Selatan

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Festival Sastra Ciwidey 2026 mulai berlangsung...

378 Pelajar dari 27 Kabupaten/Kota Berlaga di Pentas PAI Jawa Barat

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Sebanyak 378 pelajar SMP dari...

Dua Pria Jadi Tersangka, Polisi Bongkar Dugaan Bisnis Konten Asusila di Cirebon

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Sebuah video bermuatan konten asusila yang...

Akhir Pekan Jawa Barat, Enam Agenda Wisata dan Budaya Digelar 26–27 September

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Sedikitnya enam event Jawa Barat...

Belanja Perubahan APBD Kota Cirebon 2026 Naik Rp54,27 Miliar

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Belanja dalam Perubahan APBD Kota Cirebon 2026...

Bogor Bahas Tahap Kedua Kerja Sama PSEL Bogor Raya II pada 25 September

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Pemerintah Kota Bogor menjadwalkan pembahasan tahap kedua...

FIFA ASEAN Cup 2026 Dimulai, 2.026 Personel Disiapkan di Si Jalak Harupat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. FIFA ASEAN Cup 2026 untuk Divisi...

Lapas Cibinong Bantah Ada Sel VVIP, Semua Disebut Rumah Dinas

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Ada perkembangan dari hasil emuan Ombudsman...

Olahraga

Popular Categories