lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. FIFA ASEAN Cup 2026 untuk Divisi 1 mulai berlangsung di Indonesia pada Jumat, 25 September 2026, dengan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, menjadi salah satu dari dua venue pertandingan. Polda Jawa Barat menyiapkan kekuatan awal 2.026 personel untuk pengamanan rangkaian pertandingan di stadion tersebut.
Jumlah personel itu dapat disesuaikan dengan perkembangan situasi dan jumlah penonton selama turnamen. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto pada Kamis, 24 September, menyatakan personel tambahan dari jajaran juga telah disiapkan apabila terjadi peningkatan kebutuhan pengamanan.
Pengamanan Juga Menjangkau Jalur Menuju Stadion
Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jawa Barat tidak hanya dipusatkan di dalam Stadion Si Jalak Harupat. Polda Jabar membagi jalur arteri menuju kawasan stadion menjadi enam beat pengamanan dengan 156 personel yang ditempatkan mulai dari Fly Over Kopo, Sayati, Katapang, Soreang, hingga kawasan gerbang stadion dan Gajah Mekar.
Personel tersebut disiapkan untuk menjalankan skema pengamanan lalu lintas, termasuk sterilisasi dan penyekatan jalan serta pengawalan pergerakan bus pemain dan suporter. Langkah tersebut ditujukan untuk mengantisipasi kemacetan dan penumpukan kendaraan menuju Stadion Si Jalak Harupat selama turnamen.
Secara nasional, Polri mengerahkan 5.641 personel dalam Operasi Kepolisian Terpusat Garuda Bakti 2026. Jumlah itu terdiri atas 102 personel unsur pimpinan dan staf, 3.834 personel di wilayah Polda Metro Jaya, serta 1.705 personel Polda Jawa Barat. Operasi berlangsung selama 16 hari, mulai 21 September hingga 6 Oktober.
Pengamanan mencakup stadion, jalur pergerakan tim, tempat menginap, lapangan latihan, serta objek lain yang berkaitan dengan penyelenggaraan turnamen. Polri juga menyiapkan satuan khusus, antara lain antiteror, penjinak bom, dan antidrone.
Si Jalak Harupat Jadi Venue Divisi 1
FIFA menetapkan Stadion Si Jalak Harupat dan Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta sebagai dua venue FIFA ASEAN Cup 2026 Divisi 1 di Indonesia. Divisi ini berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026.
Delapan tim tampil di Divisi 1. Grup A beranggotakan Indonesia, Bangladesh, Malaysia, dan Singapura, sedangkan Grup B dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina. Masing-masing tim menjalani pertandingan grup dengan format satu putaran. Juara setiap grup kemudian melaju ke final, sementara tim peringkat kedua bertanding untuk memperebutkan posisi ketiga.
Pertandingan pembuka Divisi 1 pada 25 September mempertemukan Bangladesh dengan Malaysia serta Indonesia melawan Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Secara keseluruhan, edisi perdana FIFA ASEAN Cup melibatkan 14 negara dan digelar di Indonesia serta Hong Kong, China, pada 24 September hingga 5 Oktober. Seluruh 11 negara anggota ASEAN berpartisipasi bersama tiga negara undangan.
Turnamen sebenarnya sudah dimulai pada Kamis, 24 September, melalui pertandingan Divisi 2 di Hong Kong. Adapun 25 September menjadi peg dimulainya rangkaian Divisi 1 di Indonesia, termasuk rangkaian pertandingan yang dijadwalkan menggunakan Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung. (NS/AS)







