Harvest Moon Hiasi Langit Indonesia Malam Ini, BMKG Ingatkan Pasang Purnama

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Fenomena Harvest Moon 26 September akan menghiasi langit Indonesia pada Sabtu malam, 26 September 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan masyarakat dapat menyaksikan Bulan yang tampak bulat utuh dan terang tanpa menggunakan alat pelindung mata khusus.

Harvest Moon atau Bulan Panen merupakan istilah tradisional untuk fase bulan purnama yang terjadi paling dekat dengan ekuinoks September di belahan Bumi utara. BMKG menjelaskan ekuinoks terjadi ketika Matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa sehingga durasi siang dan malam di berbagai wilayah Bumi relatif sama, sekitar 12 jam.

Harvest Moon Bisa Dilihat dengan Mata Telanjang

Masyarakat tidak membutuhkan teleskop untuk mengamati Harvest Moon 26 September. Selama kondisi cuaca mendukung dan langit tidak tertutup awan, fenomena tersebut dapat diamati secara langsung.

- Advertisement -

Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG Teguh Rahayu menjelaskan istilah Harvest Moon berkaitan dengan tradisi masyarakat agraris di belahan Bumi utara.

Penamaan tersebut tidak berarti Bulan berubah menjadi jenis benda langit berbeda. Fenomena yang terlihat tetap merupakan fase bulan purnama, sementara sebutan Harvest Moon berkaitan dengan waktu kemunculannya yang berdekatan dengan ekuinoks September.

Di Jakarta, Matahari terbenam pada Sabtu sekitar pukul 17.48 WIB berdasarkan data tanda waktu BMKG. Waktu kemunculan dan kondisi pengamatan Bulan dapat berbeda antardaerah karena posisi geografis serta keadaan cuaca setempat.

Karena itu, masyarakat yang ingin menyaksikan fenomena tersebut disarankan mencari lokasi dengan pandangan langit terbuka dan memperhatikan kondisi cuaca di wilayah masing-masing.

Masyarakat Pesisir Perlu Perhatikan Pasang Laut

Selain menjadi fenomena astronomi, fase bulan purnama berkaitan dengan perubahan pasang surut laut. Masyarakat pesisir perlu memperhatikan informasi pasang surut dan peringatan maritim BMKG di wilayah masing-masing.

Dampaknya tidak sama di seluruh pesisir Indonesia. Tinggi pasang dipengaruhi kondisi dan karakteristik perairan setempat sehingga informasi spesifik wilayah lebih relevan daripada menganggap seluruh pantai mengalami kondisi yang sama.

BMKG menyediakan prakiraan cuaca maritim dan pasang surut untuk sejumlah wilayah perairan dan pelabuhan. Informasi tersebut dapat digunakan masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut untuk memantau kondisi setempat.

Harvest Moon 26 September sendiri dapat diamati dari berbagai wilayah Indonesia selama cuaca memungkinkan. BMKG menegaskan masyarakat dapat menikmati purnama ini secara aman tanpa alat pelindung mata khusus. (NS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Asep Rahmat Dapat Respons Positif PPP, Jalan Menuju Kursi Wabup Ciamis Masih Panjang

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peluang Asep Rahmat untuk diusulkan...

Inovasi SMAN 6 Tasikmalaya, Ubah Sampah Organik Jadi Kompos dan Pakan Ternak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Inovasi SMAN 6 Tasikmalaya dalam...

RS Mitra Idaman Minta Maaf, Dinkes Banjar Telusuri SOP Kasus Persalinan Darurat dalam Mobil

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Kasus persalinan darurat Rini Marini, ibu...

36 Jam Dilalap Api, Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya Belum Padam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya...

Kebakaran TPA Pasir Bajing di Garut Dipadamkan, Tim SAR Brimob Diterjunkan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kebakaran TPA Pasir Bajing di Desa Sukaraja, Kecamatan...

JAWA BARAT

Bantuan Dedi Mulyadi Lewat WhatsApp Dipastikan Hoaks, Warga Diminta Waspada Modus Transfer Sesuai Usia

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Jabar Saber Hoaks mengingatkan masyarakat...

Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih ke Sekolah dan Pesantren, Gunakan Kendaraan Taktis AWC

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Polres Purwakarta, Jawa Barat, menyalurkan bantuan...

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sopir Taksi Online di Sumedang, Utang Rp25 Juta Jadi Dugaan Pemicu

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Polres Sumedang, Jawa Barat, mengungkap perkembangan penyidikan kasus...

Kasus Santriwati Bekasi, Pimpinan Ponpes Ditahan diduga Korban Lebih dari 10 Orang

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Polres Metro Bekasi Kota menahan...

Warga Cianjur Temukan Jenazah dalam Karung, Tali Melilit Leher Korban

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan...

Sindikat Pecah Kaca di Cianjur Terungkap, Kerugian Korban Rp4,1 Miliar dari 15 Lokasi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polres Cianjur mengungkap sindikat pecah kaca...

Polisi Temukan 27 Batang Ganja di Atap Rumah Bandung, Bibit Disebut Dibawa dari Amerika Serikat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Polrestabes Bandung mengungkap kasus penanaman ganja...

Pilkades 47 Desa di Cianjur Ditunda hingga November 2026, Jadwal Baru Tunggu Perbup

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Pelaksanaan Pilkades 47 desa di Cianjur,...

Olahraga

Kategori Populer