lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Niat seorang warga mencari sarang lebah madu di sebuah kebun di Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, justru berakhir dengan penemuan benda yang diduga tengkorak manusia. Temuan tengkorak di Bantarkalong Tasikmalaya itu kemudian berkembang setelah warga kembali mendatangi lokasi dan menemukan sejumlah tulang lain yang diduga bagian tubuh manusia.
Lokasinya berada di Blok Kebun Parunglutung, Kampung Kebonkai RT 03/RW 04, Desa Parakanhonje, Kecamatan Bantarkalong.
Polisi kini menyelidiki temuan tersebut.
Berawal Dari Mencari Sarang Lebah
Temuan pertama terjadi pada Kamis (24/9/2026).
Saat itu, warga bernama Hendri Sapari pergi ke kebun untuk mencari sarang lebah madu. Ketika berada di lokasi, ia melihat benda yang diduga merupakan tengkorak kepala manusia tergeletak di tanah.
Hendri kemudian meninggalkan lokasi dan baru menceritakan temuannya kepada warga lain pada Jumat (25/9).
Setelah salat Jumat, Hendri bersama sejumlah warga kembali mendatangi kebun untuk memastikan apa yang dilihat sehari sebelumnya.
Pemeriksaan di sekitar lokasi kemudian menemukan benda lain yang diduga merupakan bagian dari tulang manusia.
Ada Tulang Kaki Hingga Tulang Pinggul
Warga menemukan sejumlah tulang yang lokasinya tidak jauh dari temuan awal.
Kapolsek Bantarkalong Iptu Agus Kasdili menyebut tulang yang ditemukan di antaranya diduga dua tulang kaki, dua tulang pinggul dan satu tulang ekor.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan warga bernama Patihin kepada Polsek Bantarkalong.
Laporan itu langsung ditindaklanjuti polisi dengan mendatangi lokasi.
“Yang kami lakukan menerima laporan, mendatangi TKP, mengamankan sekitar lokasi, menghubungi Satreskrim dan Inafis, serta melakukan dokumentasi,” kata Agus.
Polisi Amankan Lokasi
Setelah menerima laporan, anggota Polsek Bantarkalong bersama Satreskrim Polres Tasikmalaya dan Tim Inafis mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Area penemuan diamankan agar proses pemeriksaan dapat dilakukan dan benda-benda yang ditemukan tidak berpindah atau terganggu.
Sejumlah tulang yang diduga merupakan bagian dari tubuh manusia kemudian diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Namun hingga kini polisi belum memastikan identitas orang yang tulangnya ditemukan tersebut.
Identitas dan Penyebab Kematian masih ditelusuri
Kapolsek Bantarkalong menegaskan proses pemeriksaan masih berjalan.
Polisi belum menyimpulkan apakah temuan tersebut berkaitan dengan orang hilang, tindak pidana atau sebab kematian tertentu.
Kepastian mengenai identitas maupun penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan Tim Inafis.
“Kami masih dalami, untuk kepastiannya menunggu hasil pemeriksaan dari Inafis,” ujar Agus.
Dengan demikian, temuan di kebun Parunglutung untuk sementara masih berstatus benda yang diduga merupakan tengkorak dan tulang manusia.
Hasil pemeriksaan forensik nantinya menjadi dasar untuk mengetahui siapa pemilik tulang tersebut sekaligus menjawab bagaimana orang tersebut bisa berada di lokasi.
Polisi masih mengumpulkan informasi dari lokasi dan warga sekitar untuk mengungkap rangkaian peristiwa di balik temuan tersebut. (HS)







