Ditangkap! Pelaku Utama Penyekapan Cikarang, Polisi selidiki Modus Pelaku

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pelarian pria berinisial HSLT, yang diduga menjadi pelaku utama dalam kasus penyekapan Cikarang akhirnya berakhir. Kasus penyekapan dan penganiayaan ini dilakukan terhadap seorang perempuan di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Setelah sempat menjadi buronan, HSLT berhasil ditangkap aparat kepolisian dan kini menjalani proses hukum.

Kasus ini menyita perhatian publik karena modus yang digunakan disebut menyerupai perkara penyekapan yang sempat viral beberapa waktu lalu dan dikenal luas sebagai kasus Taufik Hidayat. Meski demikian, kepolisian menegaskan bahwa keduanya merupakan perkara yang berbeda dengan pelaku yang berbeda pula.

Polda Metro Jaya Benarkan Pelaku Utama Ditangkap

Penangkapan HSLT dikonfirmasi langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.

“Benar, pelaku utama berinisial HSLT telah ditangkap,” kata Budi Hermanto saat dikonfirmasi, Minggu (19/7/2026).

Dengan tertangkapnya HSLT, penyidik kini dapat mendalami lebih jauh kronologi dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dialami korban berinisial TS, termasuk motif serta peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut.

Kasus Viral karena Modus Penyekapan

Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan bahwa korban mengalami penyekapan dan kekerasan dalam waktu yang cukup lama.

Modus yang terungkap kemudian memunculkan perbandingan dengan kasus penyekapan lain yang sempat viral beberapa waktu lalu dan dikenal masyarakat sebagai kasus Taufik Hidayat. Namun, kemiripan tersebut hanya sebatas pola dugaan tindak pidana, bukan identitas pelaku ataupun keterkaitan antarperkara.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan korban kepada penyidik, hubungan asmara dengan terduga pelaku telah terjalin sejak April 2025. Selama menjalin hubungan tersebut, keduanya diketahui tinggal bersama di kawasan Cikarang Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi mengatakan, perselisihan antara korban dan terlapor berinisial HSLT terjadi pada 29 Juni 2026. Setelah cekcok tersebut, korban diduga mengalami tindak kekerasan secara berulang hingga 8 Juli 2026, yang mengakibatkan luka lebam di bagian wajah dan tangan.

“Hingga saat ini, hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan bahwa tindakan penganiayaan dan penyekapan tersebut dipicu rasa cemburu pelaku terhadap korban,” ujar Budi, Kamis (16/7).

Senada dengan itu, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Jerico Lavian Chandra menjelaskan, terlapor diduga menaruh curiga bahwa korban memiliki hubungan dengan pria lain. Dugaan perselingkuhan itulah yang disebut menjadi pemicu terjadinya kekerasan.

“Motifnya karena cemburu. Jadi, si pacarnya ini menuduh korban memiliki pria lain. Motifnya seperti itu,” kata Jerico.

Polisi Dalami Peran Pelaku Lain

Sebelum HSLT ditangkap, polisi lebih dahulu mengamankan seorang pria lain yang diduga turut membantu aksi penyekapan.

Penyidik kini masih mengembangkan kasus tersebut untuk memastikan peran masing-masing pihak, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan pelaku lain berdasarkan alat bukti dan keterangan para saksi.

Seluruh proses penyidikan dilakukan untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum korban berhasil diselamatkan.

Proses Penyidikan Terus Berjalan

Dengan ditangkapnya HSLT, fokus penyidik kini beralih pada pemeriksaan intensif terhadap tersangka serta melengkapi alat bukti yang diperlukan.

Selain memeriksa tersangka, polisi juga terus mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan mendalami hasil visum korban sebagai bagian dari proses pembuktian.

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa dugaan kekerasan dan penyekapan merupakan tindak pidana serius yang harus ditangani secara tuntas sesuai ketentuan hukum. Kepolisian memastikan proses penyidikan akan terus berlanjut hingga seluruh fakta terungkap dan perkara dapat diproses sesuai mekanisme peradilan yang berlaku. (HS)

Gabung Channel WhatsApp Lintas Priangan
Dapatkan update berita terbaru, isu lokal penting, dan informasi pilihan langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Channel WhatsApp

Berita lainnya:

Kekeringan Kabupaten Bekasi Meluas, 13.985 Warga di 9 Desa Terdampak

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Krisis air bersih di Kabupaten Bekasi terus meluas saat musim kemarau berlangsung. Hingga Jumat, 17 Juli 2026 pukul 22.00...

Berebut Tiket Nasional: Pentas PAI Jabar Masuki Hari Penentuan

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Persaingan pelajar terbaik dari berbagai daerah memuncak di Kota Bekasi, Sabtu, 18 Juli 2026. Setelah pembukaan dan defile...

Kebakaran Kedungwaringin Membesar, Pantura Bekasi Sempat Macet Total

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Kebakaran Kedungwaringin berubah menjadi situasi darurat ketika api membesar di antara tumpukan kayu palet yang mudah terbakar. Kobaran...

Konten Premium

Indikasi Korupsi di Majalengka: Ada Mark-up Miliaran, Bagi-Bagi Fee, Pengawas Terlibat!

lintaspriangan.com, KONTEN PREMIUM. Sebuah pengadaan menggunakan uang publik di Kabupaten Majalengka...

20 Persen Keuntungan Koperasi Merah Putih Jadi PADes: Aturan dan Cara Pengawasan

lintaspriangan.com, KONTEN PREMIUM. Bayangkan Koperasi Desa Merah Putih di sebuah desa...

Penyalahgunaan Dapur MBG: Panduan Warga Mengawasi SPPG dan Melaporkan Kejanggalan

lintaspriangan.com, KONTEN PREMIUM. Dari mencocokkan alamat dapur dan sekolah penerima hingga...

Nekat! Pemda di Priatim Ini Menyalahgunakan Anggaran Miliaran Rupiah Secara Berulang

lintaspriangan.com, KONTEN PREMIUM. Badan Pemeriksa Keuangan menemukan dana bertujuan khusus...

Bandara Husein Kembali Dibuka: Panduan Lengkap Akses, Rute, dan Transportasi

lintaspriangan.com, KONTEN PREMIUM. Bandara Husein kembali dibuka membawa kabar...

Terbaru

Mantan Koruptor Bisa Daftar Pimpinan Baznas Garut, Bupati Kaget

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Seleksi pimpinan Baznas Garut periode 2026–2031 menjadi...

31 Orang Diduga Keracunan MBG di Cibatu Garut

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Sedikitnya 31 orang diduga mengalami keracunan MBG di...

Disdik Garut dalam Pusaran Indikasi Korupsi: dari Mebel Rp22 Miliar hingga BOS Tanpa Bukti

lintaspriangan.com, BERITA GARUT.  Dinas Pendidikan atau Disdik Garut menjadi sorotan setelah...

Lintas Priangan Siapkan 27 Jejak Heroik Jabar untuk HUT RI

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia,...

Buntut Penolakan Audiensi: SAPMA PP Tantang DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. SAPMA Pemuda Pancasila Kota Tasikmalaya melayangkan tantangan terbuka...

Piala Dunia 2026

Mengenal Ferran Torres: Pahlawan Spanyol Penakluk Argentina

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Ferran Torres muncul sebagai tokoh penentu ketika...

Tarian Terakhir Messi Berakhir Tanpa Trofi

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Lionel Messi meninggalkan final Piala Dunia 2026...

Ferran Torres, Pemain Pengganti yang Menentukan Juara Dunia

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Ferran Torres menjadi pahlawan Spanyol dalam final...

Spanyol Juara Dunia, Takhta Argentina Berakhir

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan...

Argentina vs Spanyol: Prediksi Skor dan Skenario Final Dramatis

lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Argentina vs Spanyol akan menjadi panggung...

Daerah lainnya

Rolex, Alphard dan Mercedes Disita dari Sindikat Judi Online DazzLive

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Direktorat Reserse Siber (Ditres Siber) Polda...

BMKG Peringatkan Gelombang hingga 4 Meter di Laut Selatan Jawa Barat Besok

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi gelombang...

Omzet Rp96 Miliar! Sindikat Judi Online Purwakarta Terbongkar.

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat...

BPJS Keliling Bandung Barat Hadir di Puskesmas Cipongkor Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG.  BPJS Kesehatan Cabang Cimahi membuka layanan BPJS Keliling...

Perspektif

Popular Categories