lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG.ย Seorang pria di Cikutra Bandung tewas setelah terjatuh ke dalam sumur sedalam sekitar 19 meter, Kamis (28/5/2026) pagi. Peristiwa nahas itu terjadi saat korban diduga sedang menimba air.
Korban diketahui bernama Hendi Suhendi, warga Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung. Aktivitas pagi yang semula biasa seketika berubah menjadi kabar duka setelah korban ditemukan berada di dasar sumur.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Sekepanjang 1, Kelurahan Cikutra. Dari informasi yang dihimpun, korban jatuh ke dalam sumur sekitar pukul 05.00 WIB. Kejadian itu pertama kali diketahui setelah seorang saksi mendengar suara benda atau orang terjatuh dari arah sumur.
Saksi kemudian memeriksa sumber suara tersebut. Saat dilihat, korban sudah berada di dalam sumur. Situasi itu segera dilaporkan untuk mendapat pertolongan dari petugas.
Damkar Bandung Evakuasi Korban dari Sumur 19 Meter
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana atau Diskarmatan Kota Bandung kemudian turun ke lokasi. Laporan terkait korban jatuh ke sumur Cikutra diterima sekitar pukul 05.13 WIB.
Tim penyelamat tiba di lokasi sekitar pukul 05.28 WIB. Tidak lama setelah itu, proses evakuasi dilakukan dengan peralatan khusus. Kedalaman sumur yang mencapai sekitar 19 meter membuat proses penyelamatan harus dilakukan hati-hati.
Petugas harus memastikan posisi korban terlebih dahulu sebelum melakukan penarikan. Korban dilaporkan berada di bawah permukaan air dan tidak memberikan respons saat dilakukan pengecekan awal oleh tim penyelamat.
Dalam proses evakuasi tersebut, Damkar Bandung evakuasi korban menggunakan perlengkapan penyelamatan vertikal. Peralatan seperti tali, body harness, carabiner, hingga sistem penarikan digunakan untuk mengangkat korban dari dasar sumur.
Evakuasi berlangsung dalam suasana tegang. Warga sekitar yang mengetahui peristiwa itu ikut menyaksikan proses penanganan. Namun, upaya petugas tidak dapat menyelamatkan nyawa korban.
Korban akhirnya berhasil diangkat dari dalam sumur. Setelah diperiksa, Hendi Suhendi dinyatakan meninggal dunia. Proses penanganan di lokasi selesai sekitar pukul 06.15 WIB.
Aktivitas Menimba Air Berujung Duka
Kecelakaan sumur di Bandung ini menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi pada pagi hari, saat aktivitas harian baru dimulai. Korban diduga sedang menimba air sebelum akhirnya terjatuh ke dalam sumur tersebut.
Belum ada keterangan rinci mengenai penyebab pasti korban bisa jatuh. Karena itu, peristiwa ini lebih tepat dipahami sebagai kecelakaan yang terjadi saat korban beraktivitas di sekitar sumur.
Kasus warga Cikutra meninggal dunia ini juga menjadi pengingat bahwa sumur terbuka atau area sekitar sumur tetap memiliki risiko tinggi, terutama jika berada di lingkungan permukiman dan digunakan untuk aktivitas harian.
Sumur dengan kedalaman belasan meter membutuhkan pengaman memadai. Bibir sumur yang licin, pijakan yang tidak stabil, atau aktivitas menimba air tanpa pengaman dapat menjadi faktor berbahaya, terutama pada pagi hari ketika kondisi sekitar belum sepenuhnya terang.
Peristiwa di Jalan Sekepanjang Cikutra itu menambah daftar kejadian darurat yang membutuhkan respons cepat petugas penyelamat di Kota Bandung. Dalam kejadian seperti ini, kecepatan laporan warga dan kesiapan peralatan penyelamatan menjadi bagian penting dalam penanganan.
Hingga berita ini ditulis, informasi yang beredar menyebut korban meninggal dunia setelah terjatuh ke sumur 19 meter di Bandung. Jenazah korban kemudian ditangani lebih lanjut setelah proses evakuasi oleh petugas selesai dilakukan.
Kabar duka ini menyisakan keprihatinan bagi warga sekitar. Aktivitas sederhana seperti menimba air ternyata dapat berubah menjadi peristiwa maut ketika keselamatan di sekitar sumur tidak sepenuhnya terjaga. (M/AS)
Baca Berita Bandung lainnya di Google News





















