Terduga Pelaku Tabrak Lari di Kota Tasikmalaya Dimassa di Malam Takbiran

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Suasana malam takbiran di Tasikmalaya mendadak riuh, Selasa (26/05/2026) sekitar pukul 21.10 WIB. Keramaian warga dan santri di sekitar Masjid Agung Kota Tasikmalaya tiba-tiba teralihkan oleh laju belasan sepeda motor yang melintas kencang di tengah arus lalu lintas pusat kota yang sedang padat.

Belum juga warga memahami apa yang terjadi, dari arah tak jauh dari kawasan Masjid Agung terdengar suara benda dipukul berkali-kali. Suara itu diselingi teriakan marah dari sejumlah orang yang mulai berkerumun.

Keributan itu ternyata terjadi di depan iBox Authorized Dealer, kawasan belakang Rumah Makan Ampera, tak jauh dari Pos Polisi Masjid Agung. Di lokasi tersebut, sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi Z 1893 ME yang diduga dikendarai terduga pelaku tabrak lari terhenti karena kondisi jalan sedang padat

Dalam hitungan cepat, mobil tersebut langsung dikerubuti sejumlah pengendara motor dan warga. Mereka merupakan rombongan yang sebelumnya mengejar kendaraan tersebut. Peristiwa tabrak lari di Kota Tasikmalaya itu pun membuat suasana malam takbiran yang semula ramai oleh aktivitas warga berubah menjadi tegang.

Belasan Motor Mengejar, Mobil Terhenti di Tengah Padatnya Jalan

Seorang warga bernama Sandi (40), yang berada di sekitar lokasi, mengatakan perhatian warga awalnya tertuju pada belasan motor yang melaju cepat dari arah jalan sekitar pusat kota. Menurut dia, pemandangan itu terasa janggal karena kawasan Masjid Agung sedang cukup ramai oleh santri, warga, dan pengendara yang melintas pada malam takbiran.

“Awalnya kami lihat banyak motor melaju cepat. Warga juga pada heran, ini ada apa kok ramai begitu. Tidak lama kemudian terdengar suara ramai, seperti ada benda dipukul-pukul dan orang teriak marah,” kata Sandi kepada lintaspriangan.com di sekitar lokasi kejadian.

Menurut keterangan Sandi, kerumunan kemudian terlihat di depan iBox. Mobil yang diduga dikendarai terduga pelaku tidak bisa melaju lebih jauh karena jalanan sedang padat. Kondisi itu membuat para pengendara motor dan warga yang mengejar langsung mengepung kendaraan tersebut.

“Mobilnya berhenti karena memang jalan padat. Setelah itu langsung dikerubuti. Katanya yang dikejar itu diduga habis nabrak orang lalu kabur,” ujar Sandi.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi mata menyebutkan, massa menduga pengendara mobil tersebut terlibat peristiwa tabrak lari Cinehel. Namun, hingga berita ini ditulis, detail korban, lokasi awal kejadian, serta kronologi pasti dugaan tabrak lari tersebut masih memerlukan keterangan resmi dari pihak kepolisian.

Di lokasi kejadian, mobil yang dikepung massa tampak mengalami kerusakan. Bagian kaca belakang dan kaca pintu pecah. Kondisi itu menguatkan dugaan bahwa mobil dirusak massa saat kemarahan warga memuncak.

Sopir Diamankan Polisi dan Satpol PP

Ketegangan sempat meningkat saat pengendara mobil dipaksa turun oleh massa. Sandi menyebut, pakaian pria tersebut tampak robek hingga bagian badannya terlihat. Warga sekitar juga melihat adanya tato di tubuh pria yang diduga sebagai pengemudi mobil tersebut.

“Orangnya sempat ditarik turun. Bajunya sudah robek. Dia juga terlihat mendapat pukulan dari beberapa orang,” kata Sandi.

Beruntung, lokasi keributan tidak jauh dari pos polisi yang berada di kawasan Masjid Agung. Petugas kepolisian bersama Satpol PP Kota Tasikmalaya yang sedang berjaga di sekitar Pos Polisi Masjid Agung segera bergerak mengamankan situasi.

Terduga pengendara mobil kemudian diamankan petugas untuk menghindari amukan massa yang lebih besar. Kehadiran aparat membuat kerumunan perlahan terkendali, meski warga masih tampak memenuhi sekitar lokasi untuk melihat kejadian tersebut.

Peristiwa ini menjadi salah satu keributan di pusat Kota Tasikmalaya yang menyita perhatian warga pada malam takbiran. Kawasan Masjid Agung yang sejak awal ramai oleh aktivitas masyarakat menyambut Idul Adha mendadak berubah menjadi titik kerumunan setelah kabar warga mengejar pelaku tabrak lari menyebar cepat di sekitar lokasi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai identitas pengendara mobil, kondisi korban dugaan tabrak lari, maupun lokasi pasti awal insiden. Polisi masih perlu memastikan apakah benar pria yang diamankan tersebut merupakan pelaku dalam peristiwa tabrak lari di wilayah Cinehel atau terdapat rangkaian kejadian lain sebelum mobil itu dihentikan massa.

Namun, dari keterangan sejumlah saksi mata, peristiwa itu bermula dari dugaan tabrak lari yang kemudian memicu pengejaran oleh para pengendara motor hingga ke kawasan sekitar Masjid Agung Kota Tasikmalaya.

Kejadian ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tindakan main hakim sendiri tetap berisiko memperkeruh keadaan. Apalagi saat pusat kota sedang padat pada malam takbiran. Untungnya, aparat berada dekat dengan lokasi. Kalau tidak, suasananya bisa lebih panas daripada knalpot motor yang habis digeber keliling kota. (AS/AS)


Baca Berita Tasikmalaya lainnya di Google News

[td_block_2 limit="7" offset="1" category_id=""]

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

INU Ciamis Tekankan Mutu Pascasarjana: Kuliah S2 Terjangkau, Lulusan Harus Kompeten

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis...

KondisiJembatan Ciangir Tasikmalaya, Anak Sekolah dan Warga Bertaruh Keselamatan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kondisi Jembatan Ciangir yang menghubungkan...

PAN Usulkan Asep Rahmat Jadi Wakil Bupati Ciamis, PKB Belum Berikan Rekomendasi Resmi

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ciamis...

Peserta BPJS Kesehatan Garut Berkurang 60 Ribu, Anggaran Justru Naik Jadi Rp196 Miliar

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Jumlah peserta BPJS Kesehatan Garut yang iurannya...

Peta Politik Wabup Ciamis, Asep Rahmat Dapat Respons PKB

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peta politik pengisian kursi Wabup...

JAWA BARAT

Sindikat Pecah Kaca di Cianjur Terungkap, Kerugian Korban Rp4,1 Miliar dari 15 Lokasi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polres Cianjur mengungkap sindikat pecah kaca...

Polisi Temukan 27 Batang Ganja di Atap Rumah Bandung, Bibit Disebut Dibawa dari Amerika Serikat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Polrestabes Bandung mengungkap kasus penanaman ganja...

Pilkades 47 Desa di Cianjur Ditunda hingga November 2026, Jadwal Baru Tunggu Perbup

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Pelaksanaan Pilkades 47 desa di Cianjur,...

Pilkades Digital Sumedang Digelar di 424 TPS, Pemkab Siapkan 92 Tim Teknis

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Pemerintah Kabupaten Sumedang menyiapkan 424 tempat pemungutan...

65 RSUD di Jawa Barat Jalin Kerja Sama, Warga Bisa Berobat Lintas Daerah

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Sebanyak 65 Rumah Sakit Umum...

Petani Pebayuran Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bekasi Prioritaskan Normalisasi Irigasi BKG 22–38

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pemerintah Kabupaten Bekasi memprioritaskan normalisasi irigasi...

Warga Lima Kecamatan di Majalengka Kekurangan Air Bersih, 26 Truk Tangki Dikerahkan

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Warga di lima kecamatan Kabupaten Majalengka,...

Kecelakaan Tol Cipularang Libatkan 15 Kendaraan, Satu Orang Luka Berat dan Seluruh Lajur Sempat Tertutup

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Kecelakaan Tol Cipularang yang melibatkan 15...

Olahraga

Popular Categories