lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Spanyol harus menunggu hingga dua menit terakhir waktu normal untuk menyingkirkan Belgia.
Gol Mikel Merino pada menit ke-88 memastikan hasil Spanyol vs Belgia berakhir 2-1 dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 2026, Sabtu, 11 Juli 2026 dini hari WIB.
Merino tampil sebagai pahlawan dengan cara yang dramatis. Ia baru masuk pada menit ke-86 menggantikan Dani Olmo. Dua menit kemudian, gelandang Spanyol itu menyambar bola liar di dalam kotak penalti dan mengubah skor menjadi 2-1.
Merino bahkan belum sempat benar-benar berkeringat ketika namanya langsung menjadi penentu.
Kemenangan ini membawa Spanyol melaju ke semifinal. La Roja akan menghadapi pemenang pertandingan Norwegia melawan Inggris.
Fabian Ruiz Buka Keunggulan Spanyol
Spanyol tampil menekan sejak pertandingan dimulai. Tim asuhan Luis de la Fuente lebih banyak menguasai bola dan membuat Belgia harus bertahan cukup dalam.
Peluang berbahaya datang pada menit ke-30. Dani Olmo menerima bola di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan rendah. Thibaut Courtois masih mampu melakukan penyelamatan, tetapi bola muntah jatuh ke arah Fabian Ruiz.
Tanpa membuang kesempatan, Ruiz mengarahkan bola ke tengah gawang. Spanyol unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi hasil dari tekanan panjang La Roja. Pedri dan Rodri mengendalikan permainan di lini tengah, sedangkan Lamine Yamal berkali-kali mencoba membongkar pertahanan Belgia dari sisi lapangan.
Namun, Belgia tidak langsung menyerah. Meski jarang memegang bola, Kevin De Bruyne dan kawan-kawan tetap berbahaya ketika memperoleh ruang untuk menyerang.
De Ketelaere Samakan Kedudukan
Belgia membalas pada menit ke-41.
Timothy Castagne mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti. Charles De Ketelaere menyambutnya dengan sundulan jarak dekat yang mengarah ke sisi kiri gawang.
Kiper Spanyol tidak mampu menghentikan bola tersebut. Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga babak pertama selesai.
Gol De Ketelaere membuat pertandingan kembali terbuka. Spanyol masih mendominasi, tetapi Belgia mulai menunjukkan bahwa satu serangan cepat saja dapat mengubah keadaan.
Menjelang turun minum, Pau Cubarsi menerima kartu kuning setelah melakukan tekel keras. Bek muda Spanyol itu tetap dipercaya bermain hingga pertandingan berakhir dan menjadi salah satu pemain dengan penampilan terbaik.
Spanyol Mengurung Pertahanan Belgia
Pada babak kedua, Spanyol kembali meningkatkan tekanan. Penguasaan bola La Roja mencapai 68 persen, sedangkan Belgia hanya 32 persen.
Spanyol melepaskan 17 tembakan sepanjang pertandingan. Delapan di antaranya mengarah ke gawang. Belgia hanya membuat lima tembakan dengan dua percobaan tepat sasaran.
Perbedaan itu menunjukkan betapa seringnya Spanyol berada di wilayah pertahanan Belgia. La Roja juga memperoleh lima tendangan sudut, sementara Belgia hanya mendapatkan satu.
Lamine Yamal menjadi pemain Spanyol yang paling rajin menembak. Pemain sayap tersebut melepaskan enam tembakan. Ia terus memaksa para pemain Belgia bekerja keras, meski belum berhasil mencatatkan namanya di papan skor.
Spanyol juga tampil rapi dalam mengalirkan bola. Akurasi umpan mereka mencapai 90 persen. Belgia kesulitan merebut bola dan lebih banyak menunggu kesempatan melakukan serangan balik.
Courtois Cedera, Merino Jadi Penentu
Belgia mendapat masalah pada menit ke-71. Thibaut Courtois mengalami cedera dan tidak dapat melanjutkan pertandingan.
Senne Lammens kemudian masuk menggantikan Courtois. Pergantian tersebut membuat Belgia harus memainkan sisa laga tanpa penjaga gawang utamanya.
Luis de la Fuente terus menyegarkan timnya. Nico Williams masuk menggantikan Mikel Oyarzabal pada menit ke-79. Mikel Merino kemudian dimasukkan untuk menggantikan Dani Olmo pada menit ke-86.
Keputusan itu langsung menghasilkan gol.
Pada menit ke-88, terjadi kemelut di depan gawang Belgia. Bola liar mengarah kepada Merino yang berdiri di dalam kotak penalti. Dengan tenang, ia mengirimkan bola ke tengah gawang dan membawa Spanyol kembali unggul 2-1.
Belgia mencoba mengejar pada waktu tambahan. Pertandingan berlangsung semakin panas hingga Axel Witsel dan Aymeric Laporte menerima kartu kuning.
Namun, pertahanan Spanyol mampu menjaga keunggulan sampai Michael Oliver meniup peluit panjang.
Hasil Spanyol vs Belgia 2-1 membuat perjalanan La Roja berlanjut ke semifinal. Belgia harus pulang setelah memberikan perlawanan ketat, sedangkan Spanyol kembali membuktikan bahwa pemain pengganti pun dapat mengubah nasib pertandingan hanya dalam dua menit. (NS/AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
