lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Jumlah bencana di Ciamis sepanjang 2026 menempatkan daerah ini dalam kelompok tiga besar kabupaten/kota dengan kejadian bencana terbanyak di Jawa Barat.
Berdasarkan data Sistem Informasi BARATA atau Jawa Barat Tangguh Bencana milik BPBD Provinsi Jawa Barat, sepanjang 1 Januari hingga 27 Mei 2026, Kabupaten Ciamis mencatat 22 kejadian bencana.
Angka itu membuat Ciamis masuk tiga besar bencana di Jabar secara jumlah kejadian. Posisi tertinggi ditempati Kabupaten Bogor dengan 79 kejadian, disusul Kabupaten Karawang dengan 23 kejadian.
Sementara itu, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Ciamis sama-sama mencatat 22 kejadian. Dengan demikian, Ciamis berada dalam kelompok daerah dengan jumlah kejadian bencana terbanyak ke-3 di Jawa Barat sepanjang periode tersebut.
Data bencana Ciamis versi BARATA menunjukkan, kejadian paling dominan bukan banjir, melainkan cuaca ekstrem. Dari total 22 kejadian, cuaca ekstrem tercatat sebanyak 12 kejadian.
Setelah itu, tanah longsor menyusul dengan 6 kejadian, sedangkan banjir tercatat 4 kejadian. Sementara untuk kekeringan, kebakaran lahan, gempa bumi, tsunami, dan erupsi gunung api, angkanya masih tercatat 0 kejadian pada periode tersebut.
Komposisi itu memperlihatkan bahwa cuaca ekstrem mendominasi bencana Ciamis sepanjang awal 2026. Ancaman kebencanaan di daerah ini tidak hanya datang dari luapan air, tetapi juga dari perubahan cuaca yang dapat memicu pohon tumbang, kerusakan bangunan, dan gangguan lingkungan permukiman.
Data tersebut menjadi tengara penting bagi warga maupun pemerintah daerah. Sebab, jumlah kejadian bencana di Kabupaten Ciamis bukan hanya tinggi di tingkat lokal, tetapi juga menonjol dalam lanskap kebencanaan Jawa Barat.
Halaman 2: Dua Kecamatan Paling Terdampak





















