Persib vs Persebaya: 2.000 Personel Disiagakan untuk Amankan Laga di GBLA

lintaspriangan.com, SPORT. Laga Persib vs Persebaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (12/9), dipastikan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Sebanyak 2.000 personel gabungan dikerahkan Polrestabes Bandung untuk menjaga keamanan selama pertandingan berlangsung.

Kepala Bagian Operasi Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin, menegaskan bahwa persiapan pengamanan telah melalui rapat koordinasi bersama seluruh pihak terkait, termasuk manajemen Persebaya Surabaya. Salah satu kesepakatan penting adalah larangan kehadiran suporter tim tamu, Bonek, di Kota Bandung.

“Manajemen Persebaya sudah menyatakan bahwa Bonek tidak boleh hadir ke Bandung. Jika ada yang tetap datang, penyekatan akan dilakukan di berbagai titik, seperti stasiun, terminal, dan akses jalan utama,” ujar Asep, Rabu (10/9).

Sistem Pengamanan Berlapis

Dalam laga Persib vs Persebaya ini, pola pengamanan dibagi menjadi beberapa ring, mulai dari ring 4 hingga ring 1 di dalam stadion. Aparat akan memantau seluruh area guna mencegah potensi kericuhan. Jika masih ada suporter Persebaya yang nekat datang, kepolisian akan mengedepankan pendekatan persuasif sebelum memulangkan mereka ke daerah asal.

“Bonek tidak diperbolehkan masuk ke wilayah GBLA. Bahkan pihak manajemen Persebaya sudah melarang baik kelompok maupun individu untuk datang ke Bandung,” tegas Asep.

Penyekatan mulai diberlakukan sejak sehari sebelum pertandingan. Aparat berjaga di titik-titik rawan, termasuk jalur transportasi yang berpotensi dimanfaatkan suporter tamu.

Antisipasi Potensi Gesekan

Polisi juga menyoroti kemungkinan gesekan antarsuporter. Namun, Asep memastikan langkah-langkah pencegahan sudah matang. Polrestabes Bandung bersama pemerintah daerah, termasuk Wali Kota dan Kapolda Jawa Barat, telah sepakat untuk menjaga suasana kondusif selama laga Persib vs Persebaya berlangsung.

“Kami juga mengantisipasi kendaraan angkutan yang sering digunakan suporter tanpa tujuan jelas. Mulai besok pengamanan sudah berjalan penuh,” tambahnya.

Selain aparat, warga Kota Bandung juga dilibatkan dalam upaya menjaga ketertiban. Menurut Asep, ada gerakan dari tingkat RT dan RW untuk menolak segala bentuk aksi anarkis.

Imbauan untuk Bobotoh

Sebagai penutup, Asep mengajak masyarakat, khususnya bobotoh, agar tetap menjaga ketertiban selama mendukung tim kebanggaan mereka.

“Mari kita buktikan bahwa Kota Bandung bisa menyelenggarakan pertandingan Persib vs Persebaya dengan aman, kondusif, dan penuh kebersamaan,” katanya.

Laga ini bukan hanya menjadi ujian bagi kedua tim, tetapi juga bagi seluruh elemen masyarakat untuk menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia bisa berjalan dengan aman dan sportif. (Lintas Priangan/AA)

Jejak heroik jabar - Ledakan Kabupaten Bandung

Ledakan di Kabupaten Bandung yang Mengguncang Pertahanan Belanda

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR.  Sebuah ledakan dahsyat mengguncang Dayeuhkolot pada 11 Juli 1946. Api menyambar bangunan. Asap tebal membubung ke langit Bandung Selatan. Gudang amunisi...

JEJAK HEROIK JABAR

Jejak Heroik Jabar: Sepenggal Romansa di Balik Ledakan Kabupaten Bandung

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Beberapa hari sebelum ledakan besar mengguncang...

Ledakan di Kabupaten Bandung yang Mengguncang Pertahanan Belanda

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR.  Sebuah ledakan dahsyat mengguncang Dayeuhkolot pada...

Jejak Heroik Jabar: Dari Kabupaten Bandung, Suara Proklamasi Menembus Batas Negara

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Pagi 17 Agustus 1945, Soekarno dan...

Jejak Heroik Jabar: Perempuan-Perempuan LASWI di Balik Bandung Lautan Api

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Malam 23 Maret 1946, Bandung tidak sedang...

Bandung Lautan Api: Saat Kota Dibakar demi Republik

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Malam itu, Bandung tidak sedang kalah. Kota...

PRIANGAN TIMUR

El Niño Menguat, Enam Daerah Priangan Timur Siap atau Gagap?

lintaspriangan.com, BERITA PRIANGAN. El Niño bukan lagi ancaman yang masih jauh...

Olahraga Tradisional Tasikmalaya Bertahan di Tengah Gempuran Digital

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Olahraga tradisional Tasikmalaya kembali mendapat ruang melalui...

PSGC Rakit Skuad, Siapa Dua Pemain Asingnya?

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. PSGC Ciamis mulai merakit kekuatan untuk menghadapi...

Mulai Hari Ini RSIA Sayang Bunda Tasikmalaya Layani BPJS, Bagaimana Alur Rujukannya?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. RSIA Sayang Bunda Tasikmalaya mulai melayani peserta BPJS...

Konser Besar di Cilembang, Lalu Lintas hingga Sampah Diuji

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Konser musik berskala besar akan berlangsung di kawasan...

JAWA BARAT

Geger! Biawak Muntahkan Potongan Kaki Diduga Milik Bayi di Purwakarta

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Warga Desa Batutumpang, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten...

Ketika Seni Menjadi Mesin Wisata Bandung Barat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Minggu, 2 Agustus 2026, menjadi hari terakhir...

Mall, UMKM, dan Cara Bandung Menjual Kreativitas

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Minggu, 2 Agustus 2026, menjadi hari terakhir...

Mengapa Semua Kota di Jabar Mendadak Punya Lomba Lari?

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Minggu pagi, 2 Agustus 2026, kawasan Kota...

Satu Tahun Buaya Muara Teror Situ Habibie Sukabumi, Warga Desak Penanganan Segera

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Teror kawanan buaya muara di Situ...

Farhan Geram Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Bandung, Ancam Bawa Kasus ke Ranah Pidana

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan geram...

Agustus Jadi Puncak Kemarau, Daerah Mana di Jabar Paling Rawan?

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Memasuki Sabtu, 1 Agustus 2026, Jawa Barat...

Sekolah Rakyat Cirebon Resmi Beroperasi, 540 Anak dari Empat Daerah Mulai Tempati Asrama

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Program Sekolah Rakyat Cirebon resmi memasuki...

Olahraga

Popular Categories