lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Rute Medan-Bandung yang dilayani Super Air Jet mulai beroperasi melalui Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, pada Jumat, 18 September 2026. Penerbangan perdana membawa 170 penumpang dari Medan, dengan 140 orang turun di Bandung dan 30 penumpang melanjutkan perjalanan menuju Denpasar, Bali.
Pembukaan layanan tersebut menambah pilihan penerbangan ke Bandung setelah Bandara Husein kembali melayani penerbangan komersial pada pertengahan Agustus 2026. Untuk penerbangan langsung dari Bandung menuju Medan, layanan Super Air Jet dijadwalkan mulai Minggu, 20 September dengan frekuensi empat kali dalam sepekan.
Bandung-Medan Terbang Empat Kali Sepekan
Jadwal yang diumumkan Pemerintah Kota Bandung menyebut penerbangan langsung Bandung–Medan akan dilayani setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Rute tersebut menghubungkan Bandara Husein Sastranegara dengan Bandara Internasional Kualanamu.
Sementara itu, skema rute Medan-Bandung yang mulai dilayani 18 September memungkinkan sebagian penumpang menjadikan Bandung sebagai titik transit sebelum melanjutkan penerbangan ke Bali. Pemerintah Kota Bandung melihat pola tersebut tidak hanya sebagai sarana mobilitas antardaerah, tetapi juga peluang bagi wisatawan untuk singgah di Bandung.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan ukuran Bandara Husein yang relatif lebih kecil membuat proses perpindahan penumpang dapat berlangsung lebih cepat. Pemerintah kota berharap penumpang transit yang memiliki waktu tunggu dapat memanfaatkan fasilitas, kuliner, dan layanan lain di sekitar Bandung.
Namun, dampak ekonomi tersebut masih berupa harapan pemerintah. Data yang tersedia pada penerbangan perdana baru menunjukkan jumlah penumpang yang tiba dan melanjutkan perjalanan, belum mengukur belanja wisatawan atau dampak langsung rute baru terhadap sektor pariwisata.
Bandara Husein Kembali Tambah Konektivitas
Bandara Husein Sastranegara kembali melayani penerbangan komersial sejak pertengahan Agustus 2026. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat mencatat 15.664 penumpang dalam data awal reaktivasi bandara, termasuk 8.012 wisatawan yang tiba melalui Husein.
Dalam data tersebut, penerbangan Medan–Bandung sebenarnya sudah menjadi salah satu jalur dengan jumlah penumpang cukup besar melalui maskapai lain. Pada periode data yang dipublikasikan Disparbud Jabar, rute Medan–Bandung mencatat 3.012 penumpang, berada di bawah Denpasar–Bandung yang mencatat 3.524 penumpang.
Masuknya Super Air Jet menambah pilihan maskapai pada rute Medan-Bandung sekaligus memperluas konektivitas Bandara Husein. Selain Medan, maskapai tersebut juga menyiapkan layanan dari Bandung menuju Bali.
Pemprov Jawa Barat berharap bertambahnya penerbangan melalui Husein dapat mendukung mobilitas, pariwisata, perdagangan, dan aktivitas ekonomi lainnya. Namun, perkembangan jumlah penumpang setelah penambahan rute masih perlu dilihat melalui data operasional berikutnya.
Dengan penerbangan dari Medan yang sudah masuk Bandung sejak 18 September dan jadwal Bandung–Medan mulai 20 September, layanan Super Air Jet menjadi tambahan konektivitas langsung antara Sumatera Utara dan Jawa Barat melalui Bandara Husein Sastranegara. (NS/AS)







