lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Logo Hari Jadi Tasikmalaya ke-25 resmi menggunakan karya Abdul Hasim setelah Pemerintah Kota Tasikmalaya menyelesaikan sayembara yang diikuti 55 peserta dengan 55 karya. Karya pemenang dipublikasikan Pemkot pada Sabtu, 19 September 2026, setelah penetapan dilakukan sehari sebelumnya.
Pemkot Tasikmalaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menetapkan karya Abdul Hasim setelah lima finalis mempresentasikan konsep masing-masing pada Jumat, 18 September. Kelima karya tersebut merupakan hasil penyaringan dari seluruh karya yang masuk dalam sayembara.
Lima Finalis Presentasikan Karya
Sayembara Logo Hari Jadi Tasikmalaya mengusung tema “Langkah Santun, Jiwa Tangguh”. Tema tersebut digunakan sebagai identitas visual rangkaian peringatan 25 tahun Kota Tasikmalaya.
Proses penilaian melibatkan tiga juri dari unsur akademisi, praktisi, dan budayawan. Setelah tahap seleksi, lima karya terbaik masuk final dan dipresentasikan langsung sebelum dewan juri menentukan pemenang utama.
Tahapan sayembara sebelumnya dimulai dengan pendaftaran dan pengumpulan karya pada 7-13 September. Masa pengumpulan sempat diperpanjang dari jadwal awal yang berakhir 10 September. Seleksi lima finalis kemudian dilakukan pada 14-16 September, dilanjutkan presentasi serta penentuan pemenang pada 18 September.
Abdul Hasim sebagai pemenang utama memperoleh hadiah Rp7,5 juta. Empat finalis lainnya masing-masing mendapatkan Rp1 juta.
Jadi Identitas Peringatan 25 Tahun Kota Tasikmalaya
Karya Abdul Hasim selanjutnya menjadi Logo Hari Jadi Tasikmalaya ke-25 dalam rangkaian peringatan ulang tahun kota. Pemerintah kota menyebut logo terpilih diharapkan mewakili tema yang telah ditetapkan untuk peringatan tahun ini.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tasikmalaya dalam keterangan resmi menyampaikan harapan agar karya pemenang menjadi identitas yang mewakili perjalanan 25 tahun Kota Tasikmalaya dengan tema santun dan tangguh.
Sayembara tersebut tidak hanya menentukan satu pemenang. Prosesnya juga membuka partisipasi masyarakat untuk mengajukan gagasan visual yang akan digunakan dalam peringatan hari jadi kota. Dari 55 karya yang masuk, hanya lima yang mencapai tahap presentasi akhir.
Dengan pengumuman pemenang dan publikasi karya pada 18-19 September, Logo Hari Jadi Tasikmalaya telah ditetapkan menjelang rangkaian utama peringatan seperempat abad Kota Tasikmalaya. Pemerintah kota belum merinci dalam publikasi tersebut seluruh agenda peringatan yang akan menggunakan identitas visual pemenang. (NS/AS)







