lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Kabar duka datang dari Jawa Barat. Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan meninggal dunia pada Sabtu (19/9/2026).
Danny Setiawan wafat dalam usia 81 tahun. Kabar tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melalui pernyataan di akun media sosialnya.
Kepergian Danny bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga. Bagi Jawa Barat, ia merupakan salah satu birokrat senior yang pernah berada di sejumlah posisi penting pemerintahan sebelum akhirnya memimpin provinsi tersebut.
Dedi Mulyadi turut menyampaikan belasungkawa sekaligus mengenang perjalanan pengabdian Danny Setiawan.
“Saya meyakini Pak Danny Setiawan adalah ahli kebaikan. Banyak karya-karya yang diperbuat untuk kemajuan Provinsi Jawa Barat,” ujar Dedi.
Dari birokrat hingga kursi gubernur
Nama Danny Setiawan sudah lama dikenal dalam lingkaran pemerintahan Jawa Barat.
Sebelum menjadi gubernur, ia menjalani perjalanan panjang sebagai birokrat. Danny pernah dipercaya menduduki sejumlah jabatan pemerintahan, termasuk sebagai Sekretaris Daerah Jawa Barat.
Kariernya kemudian mencapai puncak ketika ia dipercaya memimpin Jawa Barat sebagai gubernur untuk periode 2003–2008.
Danny menggantikan HR Nuriana dan dalam menjalankan pemerintahan Jawa Barat saat itu didampingi Nu’man Abdul Hakim sebagai wakil gubernur.
Lima tahun memimpin provinsi membuat nama Danny menjadi bagian dari catatan perjalanan pemerintahan Jawa Barat.
Dedi mengenang karya dan pengabdiannya
Bagi Dedi Mulyadi, Danny Setiawan bukan sekadar mantan kepala daerah.
Dedi menilai Danny memiliki kontribusi terhadap pembangunan Jawa Barat, baik ketika menjalankan tugas sebagai birokrat maupun saat menduduki jabatan gubernur.
Penghormatan itu disampaikan Dedi bersamaan dengan kabar wafatnya Danny.
Dedi juga mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhum diterima, dosa-dosanya diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.
“Semoga almarhum diterima iman Islamnya, diampuni segala dosanya, dan mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran,” tutur Dedi.
Pernah kembali maju di Pilkada Jabar
Setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai gubernur, perjalanan Danny Setiawan di dunia politik belum berhenti.
Pada Pilkada Jawa Barat 2008, Danny kembali maju sebagai calon gubernur. Ia berpasangan dengan mantan Pangdam III/Siliwangi Iwan Sulanjana.
Pasangan tersebut diusung Partai Golkar dan Partai Demokrat. Namun, dalam kontestasi tersebut mereka belum berhasil memenangkan pemilihan.
Danny kemudian lebih banyak dikenang melalui perjalanan panjangnya sebagai birokrat dan mantan orang nomor satu di Jawa Barat.
Rumah duka dipenuhi keluarga dan kerabat
Danny Setiawan meninggalkan istri, Rinania Sastrawiguna, serta empat anak, yakni Renny Dewi Pratami, Anny Dewi Lasmiani, Rio Teguh Pribadi, dan Winny Citra Dewi Utami.
Rumah duka di Jalan Anggrek, Kota Bandung, menjadi tempat keluarga dan kerabat berkumpul setelah kabar kepergian Danny tersiar.
Jenazah Danny dijadwalkan diberangkatkan menuju Kabupaten Purwakarta untuk dimakamkan setelah salat zuhur.
Kepergian Danny Setiawan menutup perjalanan panjang seorang birokrat yang pernah melewati berbagai jenjang pemerintahan hingga dipercaya memimpin Jawa Barat.
Namanya kini kembali dikenang bukan hanya sebagai mantan gubernur, tetapi sebagai bagian dari perjalanan panjang birokrasi dan pemerintahan Jawa Barat. (HS)







