lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebanyak 40 sekolah mengikuti World Cleanup Day Ciamis yang berlangsung pada Jumat-Sabtu, 18-19 September 2026. Jumlah sekolah peserta dari Kabupaten Ciamis menjadi yang terbanyak kedua di Jawa Barat setelah Kabupaten Bogor yang mencatat 43 sekolah.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari World Cleanup Day 2026 yang melibatkan SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat. Dinas Pendidikan Jawa Barat mencatat total 566 sekolah dari 26 kabupaten/kota mengikuti aksi bersih-bersih dengan 438.079 peserta.
Ciamis Lampaui Daerah Priangan Timur Lain
Berdasarkan rekapitulasi Disdik Jawa Barat, World Cleanup Day Ciamis melibatkan lebih banyak sekolah dibanding daerah lain di Priangan Timur. Kabupaten Garut dan Kabupaten Tasikmalaya masing-masing mencatat 28 sekolah, Kota Banjar sembilan sekolah, sedangkan Kabupaten Pangandaran delapan sekolah.
Secara provinsi, setelah Bogor dan Ciamis, jumlah sekolah peserta terbanyak berikutnya berasal dari Kabupaten Cianjur dengan 35 sekolah. Kabupaten Sukabumi dan Karawang masing-masing mencatat 33 sekolah, sementara Kabupaten Bandung dan Sumedang masing-masing 30 sekolah.
Angka 40 sekolah di Ciamis berasal dari rekapitulasi pendaftaran peserta yang dipublikasikan Disdik Jabar. Data tersebut tidak memuat jumlah total peserta khusus Kabupaten Ciamis maupun berat sampah yang terkumpul dari seluruh sekolah di daerah itu, sehingga dua angka tersebut tidak dapat disimpulkan dari data provinsi yang tersedia.
Aksi World Cleanup Day Ciamis menjadi bagian dari gerakan serentak untuk membersihkan dan memilah sampah di lingkungan sekolah serta kawasan di sekitarnya. Pelaksanaannya dilakukan selama dua hari, 18-19 September, dan melibatkan warga sekolah di berbagai daerah.
438 Ribu Peserta Bergerak di Jawa Barat
Secara keseluruhan, Disdik Jabar mencatat 438.079 orang berpartisipasi dalam rangkaian World Cleanup Day 2026 di satuan pendidikan. Kegiatan dilakukan melalui pembersihan lingkungan dan pemilahan sampah, dengan sekolah sebagai titik utama pelaksanaan.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto menyatakan kegiatan tersebut diarahkan untuk membangun kebiasaan pengelolaan sampah dan pendidikan lingkungan melalui praktik langsung di sekolah. Pelaksanaan WCD tahun ini juga melibatkan kerja sama dengan River Cleanup Indonesia dan Self Learning Institute.
Data Disdik Jabar menunjukkan kontribusi masing-masing daerah berbeda dalam jumlah sekolah peserta. Untuk Kabupaten Ciamis, posisi kedua dalam jumlah sekolah pendaftar membuat daerah tersebut berada tepat di bawah Bogor dalam partisipasi satuan pendidikan pada kegiatan tahun ini.
Dinas Pendidikan Jawa Barat juga menyatakan dokumentasi kegiatan, jumlah partisipan, serta data sekolah peserta telah dihimpun dalam laporan pelaksanaan WCD 2026. (NS/AS)







