H. Aslim: Masjid Agung Makin Cantik, Harus Dijaga Bersama

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kawasan pusat Kota Tasikmalaya sedang bernafas lebih lega setelah Pemerintah Kota Tasikmalaya merapikan puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini melingkari trotoar di sekitar Masjid Agung. Ruang yang dulu terasa sesak perlahan kembali lapang, dan suasana di jantung kota itu tampak lebih tertata. Penataan ini bukan sekadar bersih-bersih atau menggeser pedagang, tetapi upaya menyeluruh untuk mengembalikan wajah kota, merawat ruang publik, dan memberikan kepastian berusaha bagi para pedagang yang kini menempati lokasi baru.

Langkah relokasi dilakukan melalui kerja bersama lintas sektor, setidaknya Dinas Perindag KUMKM, Satpol PP, Dishub, kepolisian, TNI, serta Dinas PUTR Kota Tasikmalaya. Sejak awal, pemerintah kota menegaskan bahwa pemindahan ini bukan tindakan mematikan usaha. Tujuannya sederhana namun krusial, yakni menjaga kawasan Masjid Agung tetap kondusif untuk ibadah, sekaligus memastikan ekonomi warga kecil tetap bergerak.

Tiga titik dipilih sebagai lokasi baru PKL, yakni depan bekas Kantor Pemda Kabupaten Tasikmalaya, area dekat Pos Polisi Tamankota, dan sepanjang Jalan Pemuda. Ketiganya dipersiapkan dengan pola penataan yang lebih teratur agar tetap strategis bagi pembeli.

- Advertisement -

Perubahan itu mendapat sorotan warga. Sham misalnya (17), siswa SMA Negeri 1 Kota Tasikamlaya ini mengaku kaget saat melintas.
“Wow banget sih ini! Sejujurnya kaget pas melintas tadi. Vibes-nya benar-benar baru. Masjid Agung bukan saja jadi lebih cantik, tapi terasa lebih punya wibawa,” ujarnya. Ia menyebut suasana yang kini lebih lapang memberi kesan berbeda, sesuatu yang sudah lama dinantikan warga Kota Tasikmalaya.

Jalur pedestrian yang sempat dipenuhi lapak kini kembali pada fungsi aslinya. Anak-anak bisa bebas berlarian, dan keluarga dapat menikmati ruang terbuka tanpa harus menghindari kerumunan pedagang. Bagi banyak orang, perubahan ini bukan hanya soal tata ruang, tetapi soal rasa. Ya, rasa memiliki kota yang mulai kembali dirawat.

Apresiasi terhadap langkah pemerintah kota juga datang dari Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, S.H., M.Si. Ia menyebut penataan ini berhasil menyentuh dua sisi sekaligus: fisik dan sosial ekonomi.
“Masjid Agung hari ini jauh lebih cantik. Ini membuat kita makin bangga, karena masjid adalah ikon Kota Tasikmalaya,” ujarnya. Menurut Aslim, langkah pemerintah kota menunjukkan keseriusan dalam memperbaiki wajah kota sekaligus menjaga aktivitas pedagang kecil tetap berjalan.

Namun ia mengingatkan bahwa pekerjaan pemerintah tidak akan berarti bila tidak dibarengi dukungan masyarakat.
“Membuat hal baru itu memang sulit, tetapi yang jauh lebih sulit adalah menjaganya,” katanya. Aslim mengajak semua pihak untuk ikut serta menjaga hasil penataan ini agar tidak kembali seperti dulu.

Salah satu bentuk dukungan itu, menurutnya, sederhana saja: warga tetap berbelanja di lokasi PKL yang baru.
“Kalau pembeli mau datang ke lokasi baru, pendapatan pedagang akan tetap terjaga. Bahkan bukan tidak mungkin lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.
Aslim menegaskan bahwa relokasi harus berjalan beriringan dengan keberlanjutan ekonomi, dan itu hanya terjadi bila masyarakat mau ikut menggeser aktivitas belanjanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan. Meski petugas kebersihan bekerja setiap hari, tanpa kedisiplinan warga, semua upaya akan terasa sia-sia.
“Mau seratus kali drainase diperbaiki, ketika perilaku kita tidak mendukung, kita tetap buang sampah sembarangan, maka perbaikan drainase hanya akan jadi mubazir,” katanya, menggarisbawahi bahwa urusan kenyamanan kota bukan semata tugas pemerintah.

Saat ini, Dinas PUTR Kota Tasikmalaya juga telah melakukan rehabilitasi jalan dan drainase sebagai bagian dari pembenahan kawasan tersebut.
Namun sebagaimana ditegaskan Aslim: “Pekerjaan fisik hanya separuh dari perjalanan. Separuh lainnya berada di tangan masyarakat.”

Pada akhirnya, penataan kawasan Masjid Agung Kota Tasikmalaya menjadi momentum penting bagi kota ini. Pemerintah telah menata ruangnya. Sselanjutnya, warga yang menentukan apakah kelak ruang itu tetap rapi atau kembali semrawut. Karena kota yang nyaman tidak muncul tiba-tiba, ia hadir lewat kebiasaan baik yang terus dijaga bersama.

“Tah ari aya perubahan kieu mah pan karaos aya pamarentahan kota teh. Hatur nuhun pa wali,” ujar Yudi, salah seorang Ketua RT di Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya. (AS)

Abiba Guard
Produk Digital

Abiba Guard

Abiba Guard adalah plugin keamanan WordPress yang menggabungkan pembatasan percobaan login, kendali mode darurat Cloudflare, perlindungan konten premium,…

Rp198.999Beli Sekarang
Abiba Booster
Produk Digital

Abiba Booster

Abiba Booster adalah plugin optimasi WordPress yang membantu mengelola cache halaman, mengonversi gambar JPG dan PNG ke WebP,…

Rp199.000Beli Sekarang
WAStore
Produk Digital

WAStore

WASTore – Bikin Toko Online Profesional, Terima Pesanan Langsung via WhatsApp! Punya produk tapi belum punya toko online…

Rp240.000Beli Sekarang

PRIANGAN TIMUR

Bawa Nama Internasional, Job Fair Tasikmalaya Justru Dikeluhkan Molor, Wali Kota Disorot

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Job Fair Tasikmalaya 2026 membawa embel-embel...

Urusan Sampah Warga Urug Sampai ke KDM, Di Mana Peran Camat dan Wali Kota Tasikmalaya?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Persoalan sampah yang dikeluhkan warga Kelurahan...

Hujan Hambat Pembukaan Jalan 2,6 Km Penghubung Dua Desa di Pangandaran

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pekerjaan pembukaan jalan penghubung Desa Bangunjaya...

Kerusakan Jalan di Kadongdong Garut Perlu Penanganan, Pengguna Jalur Banjarwangi–Singajaya Diminta Waspada

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kerusakan badan jalan di Kampung Batas,...

5.873 Orang Daftar Job Fair Tasikmalaya, Berapa yang Berhasil Mendapat Pekerjaan?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebanyak 5.873 pencari kerja tercatat mendaftar...

JAWA BARAT

Pemulihan Pascabencana Kuningan, Delapan Rumah Rusak Berat dan Dua Keluarga Mengungsi

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Pemulihan pascabencana Kuningan menjadi perhatian setelah...

Tanggul Sungai Cikalintu Jebol, BPBD Soroti Belum Adanya Saluran Pengalihan Air di Hulu

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Tanggul Sungai Cikalintu di Kelurahan Cipaganti,...

Pohon Tumbang di Bandung Timpa Kendaraan di Jalan Mohammad Toha

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. BANDUNG – Pohon tumbang di Bandung...

Penghargaan Digital Sumedang Jadi Momentum Uji Keamanan e-Voting Pilkades di 92 Desa

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Kabupaten Sumedang menerima penghargaan transformasi digital...

Monyet Liar Masuk Permukiman Desa Bunder Purwakarta, Warga Khawatirkan Keselamatan Anak

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Kawanan monyet liar dilaporkan masuk ke...

Central Medical Unit Ujungberung Ditargetkan Beroperasi pada 2028, Ini Fasilitas yang Direncanakan

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung bersama Kementerian Kesehatan...

KITA SEHAT, Kemitraan Indonesia–Australia untuk Perkuat Sistem Kesehatan Jawa Barat

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong Program...

Futsal Porprov Jabar: Kota Bandung Hajar Kabupaten Tasikmalaya 7–3

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Kota Bandung mengalahkan Kabupaten Tasikmalaya dengan...

Olahraga

Kategori Populer