2417 Porsi Kupat Tanjung Tasikmalaya Pecahkan Rekor MURI

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kupat Tanjung Tasikmalaya resmi memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) setelah disajikan sebanyak 2.417 porsi dalam perayaan Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-24. Rekor tersebut ditetapkan dalam acara Karnaval SCTV yang digelar di lapangan eks Terminal Cilembang, Minggu (20/10/2025), disaksikan langsung oleh ribuan warga yang memadati area acara.

Momen pemecahan rekor itu menjadi simbol kebanggaan bagi warga Tasikmalaya. Selain sebagai bagian dari perayaan hari jadi, kegiatan tersebut juga menjadi ajang promosi kuliner khas daerah. Kupat Tanjung Tasikmalaya, yang selama ini dikenal sebagai hidangan tradisional warga, kini resmi mendapat pengakuan nasional sebagai salah satu sajian khas daerah yang layak dibanggakan.

Rekor yang Sarat Makna

Angka 2.417 porsi bukan sekadar jumlah acak. Panitia menjelaskan, angka 24 melambangkan usia Kota Tasikmalaya yang ke-24 tahun, sementara angka 17 melambangkan tanggal hari jadi yang jatuh pada 17 Oktober. Dengan demikian, setiap porsi kupat yang disajikan tidak hanya merepresentasikan kekayaan kuliner, tetapi juga semangat kebersamaan dan kebanggaan terhadap identitas daerah.

Pemerintah Kota Tasikmalaya menerima langsung piagam penghargaan dari MURI atas pencapaian ini. Penyerahan dilakukan oleh perwakilan MURI kepada Wali Kota Tasikmalaya di tengah suasana meriah. Dalam sambutannya, wali kota menyampaikan bahwa pemecahan rekor ini bukan semata untuk prestise, tetapi juga untuk mengangkat citra kuliner Tasikmalaya agar lebih dikenal secara nasional.

Kupat Tanjung Tasikmalaya bukan sekadar makanan, tapi warisan budaya yang lahir dari kearifan lokal. Dengan rekor ini, kami berharap kuliner khas Tasik semakin dikenal luas dan menjadi kebanggaan masyarakat,” ujar Wali Kota.

Pemecahan rekor ini melibatkan kolaborasi antara pemerintah kota, Indonesia Chef Association (ICA) Kota Tasikmalaya, pelaku UMKM, dan para perajin ketupat di kawasan Tanjung. Semua pihak bekerja sejak pagi untuk menyiapkan ribuan porsi kupat tahu yang disajikan kepada masyarakat secara gratis.

Air Tanjung, Rahasia Rasa yang Unik

Salah satu ciri khas Kupat Tanjung Tasikmalaya terletak pada bahan bakunya, yakni air Tanjung. Ini air alami dari daerah Tanjung yang dipercaya memberi cita rasa gurih dan tekstur ketupat yang lebih kenyal. Air inilah yang selama bertahun-tahun menjadi rahasia kenikmatan kupat tahu khas Tasikmalaya.

Para perajin ketupat di daerah Tanjung sudah dikenal turun-temurun sebagai pembuat ketupat terbaik di Priangan Timur. Proses pembuatannya dilakukan secara tradisional dengan janur muda dan direbus perlahan hingga matang sempurna. Dalam sajian rekor MURI kali ini, kupat dipadu dengan tahu goreng, tauge, bumbu kacang khas, dan ditaburi bawang goreng serta kerupuk, menghasilkan perpaduan rasa yang menggugah selera.

Dari Tradisi ke Wisata Kuliner

Pemecahan rekor MURI ini menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Kupat Tanjung Tasikmalaya sebagai ikon kuliner daerah. Pemerintah kota berencana menjadikan acara serupa sebagai agenda tahunan untuk menarik wisatawan dan memperkuat sektor ekonomi kreatif.

Bagi para pelaku usaha kecil, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi langsung. Banyak perajin ketupat, pedagang tahu, dan pembuat bumbu lokal mendapat pesanan besar menjelang acara. Bahkan, sejumlah pedagang mengaku omzet mereka meningkat signifikan berkat partisipasi dalam kegiatan tersebut.

Rekor MURI bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan langkah awal untuk membawa kuliner khas Tasikmalaya ke panggung yang lebih luas. Jika dikelola dengan baik, Kupat Tanjung Tasikmalaya dapat menjadi daya tarik utama wisata kuliner, sejajar dengan kuliner khas daerah lain di Indonesia.

Dengan semangat kebersamaan dan rasa bangga terhadap produk lokal, warga Tasikmalaya membuktikan bahwa dari sebuah ketupat pun, lahir sebuah rekor yang mengharumkan nama daerah. (AC)

PRIANGAN TIMUR

Sambutan Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya Akui Sempat Ingin Mundur

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sambutan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat...

Berhenti Saat Sambutan, Bupati Herdiat Tegur Bawahannya Gara-Gara Ini

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Momen tak biasa terjadi saat Bupati...

BPKPD Banjar Akui Dana Khusus Rp5,38 Miliar Dipakai Tidak Sesuai Peruntukan

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah atau...

Sebanyak 98 Titik dan 27.825 Warga Terdampak Krisis Air Bersih Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Krisis air bersih mulai meluas di...

5 Berita Positif Kabupaten Ciamis Sepanjang Juli 2026

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Di tengah tekanan fiskal dan sejumlah persoalan yang...

JAWA BARAT

9 Indikasi Korupsi Kabupaten Karawang Paling Telanjang, Belum Ada yang Digelandang?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Barang tidak pernah dikirim, tetapi dana BOS tetap...

Pemprov Setop Tambang Kapur, Bagaimana Nasib 95 Industri Pengolahan?

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Hingga Rabu (29/7/2026), penghentian sementara produksi dan...

Tiga Bulan Warga Bogor Jadi Sandera di Somalia, Siapa Bertanggung Jawab?

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Komisi I DPR RI pada Rabu (29/7/2026)...

Pilkades Sumedang Tak Sepenuhnya Digital, 337 TPS Tetap Manual

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Pilkades Sumedang 2026 mulai memasuki babak digital....

32 Angkot Listrik Bandara Husein Masih Tunggu Lampu Hijau

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sebanyak 32 angkot listrik Bandara Husein disiapkan...

Job Fair Bandung Barat: Ada Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG.  Job Fair Bandung Barat digelar di Aula...

Sekolah Nasional Terintegrasi, Apa Bedanya dari Sekolah Biasa?

Kabupaten Cianjur menjadi salah satu daerah yang mulai menjalankan...

Nyuhun Buhun Tiba di Ujung Genteng Sukabumi Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Semangat pelestarian tradisi Sunda bertajuk nyuhun buhun...

Olahraga

Popular Categories